Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 134


setelah menunggu selama tiga puluh menit dokter pun tiba di kediaman Eza, dan Langsung memeriksa keadaan kanita.


"bagaimana dok?" tanya Eza


"iya dok menantu saya sakit apa" kali ini mami Eza yang bertanya, mendengar pertanyaan orang di hadapannya dokter pun tersenyum.


"nona kanita baik-baik saja tuan" jawab dokter itu


"lalu kenapa dia muntah-muntah jika dia baik-baik saja" tanya Eza


"selamat nona kanita sedang mengandung dan usia kandungan nya sudah empat Minggu" jawab si dokter membuat Eza dan mami nya terkejut.


"apa hamil?" tanya Eza tidak percaya


"iya tuan ini vitamin untuk nona kanita, kalau begitu saya permisi dulu tuan" ucap si dokter dan di angguki oleh Eza dan mami nya


...


di tempat lain Sisil yang mendengar keadaan kanita pun panik (maklum gengs ema-ema riweh😁). tanpa babibu Sisil langsung menuju rumah Eza, bodoamat soal suaminya yang nanti marah karena ia kekeh pergi. namun tanpa di duga Rio sudah sampai di rumah Eza lebih dulu saat mendapat pesan jika Sisil akan ke rumah kanita.


"assalamualaikum" ucap Sisil tergesa-gesa


"walaikumsalam, eh nak Sisil ayo masuk" ucap mami Eza


"kanita mana mi? gimana keadaan nya" tanya sisil. namun langkahnya terhenti saat melihat laki-laki yang di cintainya sedang duduk di ruang tamu.


"lah kamu bukannya di kantor?" tanya Sisil Kepada Rio.


"iya aku langsung kesini saat kamu bilang mau ke rumah Eza" jawab rio


"yasalam kamu kenapa ikutin aku terus udah kayak bodyguard?" tanya Sisil


"sayang aku cuma khawatir sama kamu" ucap Rio namun Sisil tidak mempedulikan nya ia lebih memilih untuk menemui kanita. dan Rio mengikuti nya.


...


"kan sayang kamu gak apa-apa dek" tanya Sisil dan duduk di samping kanita


"aku gak apa-apa kok kak" jawab kanita tersenyum


"za Lo apain adik gue sampe muntah-muntah gitu" tanya Sisil kepada Eza


"gue pompa sil adik Lo" jawab Eza membuat Sisil mengernyitkan keningnya


"Lo kita adik gue balon bambang" ucap Sisil kesal


"kak gak gitu, aku punya kabar entah ini baik atau tidak" ujar kanita


"apa?" tanya Sisil


"aku hamil kak" jawab kanita membuat Sisil terkejut.


"apa hamil? yatuhan sayang selamat ya akhirnya kamu mau jadi mami juga" ucap Sisil memeluk kanita.


"iya kak makasih" balas kanita.


"tapi tunggu kok bisa hamil? bukannya kamu selalu minum pil kontrasepsi?" tanya Sisil


"lah iya itu gue bingung sil kok bisa apa itu pil bocor ya" tambah Eza polos


"lah bocor Lo kira kond*m" cetuk Rio


"jelasin kan. bukannya kalian udah sepakat mau tunggu anak Sabil lahir dulu. tinggal dua Minggu lagi itu baby nya Sabil brojol" ucap Sisil


"launching sayang" ujar Rio


"kamu kira judul film pake launching segala" cetus Sisil


"hahaha Lo tokcer juga ya za, canggih emang si Jerry nya elu" ucap Rio


"berisik, udah kanita jelasin ke aku oke" ujar Sisil


"i...iya aku tuh udah lama gak minum pil itu lagi kak, pas dua bulan yang lalu pil nya kan abis terus aku mau beli lagi kelupaan Mulu akunya jadi gak minum-minum dan akhirnya malah kaya gini" jawab kanita menundukkan kepalanya.


"sudahlah ini anugerah buat kamu, sekeras apapun kamu menolak kalo udah menjadi kehendak nya kita gak bisa menghindar. begitupun sebaliknya sekeras apapun kita meminta jika belum diberi kepercayaan maka kita tidak akan mendapatkan nya" ucap Sisil


"iya bener kan apa kata Sisil, buktinya aku yang ngebet banget pengen punya anak lagi tapi kakak kamu Masi belum hamil. mungkin memang takdir nya kita dua anak lebih baik sekali ngelahirin" tambah Rio


"sekarang kamu Sam Eza jaga kepercayaan itu jaga calon anak kalian, dan ingat kamu jangan terlalu banyak fikiran" ucap Sisil yang di angguki oleh kanita


"tapi kak aku mau tinggal sama kakak aja" rengek nya


"loh kenapa" tanya Sisil


"kan denger kakak, diri kamu udah bukan tanggung jawab kakak atau kak Rio lagi dek meskipun kami memang sangat menyayangi kamu tapi kamu gak bisa buat apa-apa. saat ini yang bertanggung jawab atas diri kamu itu Eza suami kamu. karena anak perempuan yang sudah menikah itu menjadi milik suaminya tanggung jawab suami nya dan surga nya itu suaminya. apapun keputusan suami kamu harus kamu ikuti selagi itu hal yang baik" ucap Sisil di angguki oleh kanita.


"iya kak aku ngerti" jawab nya


"kalo kamu mau nginep aja boleh tapi tetep harus dapat persetujuan dari Eza" ucap nya lagi


"yaampun bunda nya si Dea tumben bijak" ucap Rio memeluk pundak Sisil dari belakang


"aduh mas ihhh kecekik ini akunya" jawab Sisil tertawa


"kesambet apa kamu siang-siang udah ceramah aja" tanya Rio masih dengan posisi yang sama


"kesambet nenek gayung aku" jawab nya lagi Sisil dan Rio membuat Eza juga kanita tertawa


"oh God bini gue" ucap Rio mengecupi pipi sang istri


"yaampun mati ini akunya mas kecekik" teriak Sisil membuat Rio melepaskan pelukannya.


"bunda ayo bunda bikin adik" rengek Rio


"dihh naj*s manja banget" ucap Sisil tertawa


"bunda gak kasian sama Dio apa" tanya Rio


"yah ih Dio itu udah mau punya dik dua langsung dari para anteh nya, jadi udah kita dua anak aja ya kasian Dea kalo kebanyakan adik" jawab Sisil


"udah Yo dua aja dua" ucap Eza lagi


"iyalah anak gue dua, Lo dua, anak si Zian dua udah cukup" balas Rio


"yaudah kan aku mau pulang kamu mau nginep sekarang apa nanti aja?" tanya Sisil


"nggak kak nanti aja" jawab kanita


Sisil pulang bersama Rio meninggalkan rumah eza sungguh hari ini hatinya sangat merasa bahagia, kehamilan kanita membuat nya berfikir aman karena tidak perlu memenuhi rengekan bayi gede nya yaitu Rio sang suami yang selalu minta baby baru. Sisil tidak mau itu cukup dua anak saja yang akan membuat hari-hari nya berwarna.


.


.


.


.


.


.


***jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Alhamdulillah kankan bunting😂


A: bunting yang tak terkira iyakan🤣


N: babang Eza nya kebablasan Thor😂🤣


A: kok kebablasan 🙄


N: iya lupa ngerem dia 🤣


A: Lo kira kendaraan Mumun 😒


N: bodomamat gak peduli yang penting kankan hamil😂😂😂


A: dia yang hamil kok Lo yang kegirangan🙄


N: iyalah mau dapet ponakan baru gue 🤣


A: ponakan mele anak nya kapan Mun😒


N: nanti Thor kalo udah kawin😂


A: nikah Mun nikah😒


N: oiya lupa saking senengnya😂


A: hilih hilih😒


N: 🤣🤣🤣🤣🤣*