Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 406


Di negara lain di sebuah sekolah seorang gadis berjalan menuju kantin diikuti oleh satu temannya, gadis itu selalu menjadi pusat perhatian para lelaki meskipun ia sudah lama berada disana.


Dena duduk di meja sebelah pojok kantin, ya gadis itu adalah Dena dan tata salah satu teman Dena.


"Na Lo mau makan apa ni" tanya tata.


"Makan Lo boleh gak" jawab Dena nyeleneh, membuat tata mencebikan bibirnya.


"Rese Lo ya, cakep-cakep gesrek" dengus tata.


"Pesenin gue minum aja lah" ucap Dena, membuat tata melongok karena baru kali ini Dena tidak makan di sekolah nya.


"Yakin nih gak mau makan?" tanya tata.


"Dibilangin gue mau makan Lo yeee jamileh" cetus Dena.


"Yeee ngeselin Lo sarmineh" cebik tata, teman blasteran nya ini ketularan Dena yang memang humoris.


Saat tata sedang memesan makan dan minunan dua orang lelaki duduk di kursi Dena, yang memang lelaki itu teman sekolah nya hanya saja mereka berbeda kelas.


"Dena" panggil Daniel.


"Hmmmmm" sahut Dena yang cuek.


"Budek ya Lo na, gue manggil ini yaampun ini betina satu bikin gue gedek aja Lo cakep-cakep" cerocos Daniel.


"Berisik apa Lo tong" ujar Dena.


"Si entong gue Lo panggil-panggil na, jangan nanti aja kalo kita udah halal" ucap Daniel nyeleneh membuat Dena mencebik kesal.


"Jangan begitu cinta nanti gue baper bahaya" canda Andrea, yang juga teman sekolah Dena.


"Gak tertarik gue sama kadal kadaluarsa kayak Lo" ceplos Dena membuat kedua teman lelaki nya itu menganga, sementara tata tertawa terbahak.


"Diem Lo tata yang rapi" ceplos Daniel.


"Paansi Lo, gajelas banget" ucap tata menyantap makanan nya.


"Lo denger ya na ya, gue sumpahin Lo dapet cowok yang lebih rese dari si Andrea" ceplos Daniel yang mendapat tatapan tajam dari Andrea.


"Kuya, kenapa Lo bawa-bawa gue" kesal Andrea.


"Berisik lo pada, gue sembur juga Lo berdua" ucap Dena.


"Si Dena lagi galak Niel, pawang nya kaga ada si jadi garang ini betina" ucap Andrea.


"Iya bener banget ndre, pawang nya lagi ke Swiss ndre" ucap Daniel.


"Haha sabar apa na LDR bentaran doang satu Minggu palingan na David mana mau jauh-jauh sama Lo lama" canda Andrea, ya David adalah lelaki yang selalu mengganggu Dena. namun tingkah David lah yang membuat Dena lebih ceria dan cerewet melebihi kapasitas nya.


"Lo berdua bisa diem gak, lama-lama gue sumpel mulut Lo berdua" ucap Dena.


"Haha galak amat Lo cakep-cakep" ucap Daniel.


"Ngomong-ngomong nih na, Lo gak takut kalo cewek yang suka sama David balik kesini" goda Andrea.


Ucapan Daniel dan Andrea membuat Dena terdiam, Dena tidak ingin mengalah kali ini toh disini posisi nya David yang mengejar Dena. meskipun keduanya tidak memiliki hubungan, namun kedua nya berteman baik.


"Gue gak peduli" ucap Dena berlalu meninggalkan para teman nya.


"Lo sih ah, betina gue kabur kan" ucap Andrea.


"Betina Lo betina Lo, jelas-jelas itu betina nya David. cuma David yang bisa jadi pawang nya si Dena" ucap Daniel.


"Mana ada, gue juga bisa kale" ucap Andrea, sementara tata mendengus kesal dan meninggalkan kedua lelaki itu untuk menyusul Dena.


Saat tiba di dalam kelas tata melihat Dena yang sedang membaca buku, tata menepuk bahu Dena membuat Dena menoleh.


"Kenapa" tanya tata.


"Gak apa-apa" jawab Dena.


"Udah lah na, Lo gak usah mikirin omongan Andrea dan Daniel. lagian kan Lo tau udah berkali-kali David nunjukin perasaan nya sama Lo" ucap tata.


"Ya gue tau, dahlah biarin aja" ucap Dena membuat tata tersenyum, dulu Dena sempat menjadi pendiam namun saat kemunculan siswa baru yang bernama David Alexander Dena berubah menjadi periang, karena lelaki itu begitu menjaga Dena dan menemani Dena di saat Dena merasa sendiri.


.


.


.


.


.


.


.


.


Dena Anggia



***N**: gue penasaran sama itu si David 😁


A: di taklukin dong sama Dena 😂


N: cocok itumah 😂


A: ganteng gak ya kira-kira 😁😂


N: bening lah 🤣


A: suee Lo 🤣


N: 🤣🤣🤣*