
Di kediaman Abrisham terlihat Julian tengah menjaga Aleta karena Mae sedang sibuk mengurusi Axel, Julian tersenyum melihat keaktifan putrinya itu.
"El" panggil Julian.
"Hmmmmm dad" sahut nya.
"Lagi apa si?" tanya Julian.
"Lagi main ini dad" ucap Aleta.
"Daddy tinggal ke kamar ya kalo El sibuk terus, masa dad nya di cuekin" cebik Julian, membuat Aleta menghentikan kegiatan nya.
"Daddy ih masa marah, El cuma lagi main doang" kesal Aleta.
"Hari ini Abang ai sama baby twins mau pulang El" ucap Julian membuat Aleta menoleh.
"Benarkah" tanya nya antusias.
"Hmmmmm" sahut Julian, dan itu berhasil membuat Aleta berlari ke pangkuan sang Daddy.
"Aku ingin memberi hadiah untuk baby twins" celoteh nya, membuat Julian menatap Aleta lembut.
"Apa yang ingin kamu beli queen? baby twins masih terlalu kecil untuk kau beri mainan" ucap Julian membuat Aleta berfikir.
"Oiya ya, Daddy lalu aku harus memberikan apa untuk baby twins" ujar nya.
"Berikan apa yang menurut El bagus" ucap Julian mengelus kepala Aleta.
Saat ayah dan anak itu tengah berbincang Mae datang memberikan Axel kepada Julian, dengan senang hati Julian menerima putra tampan nya itu.
"Wesss, jagoan nya Daddy" ucap Julian membuat Axel tertawa senang.
"El makan dulu yuk" ajak Mae, biasanya Aleta akan di suapi oleh suster nya namun kali ini Mae ingin menyuapi anak nya itu.
"No mom El sudah makan sama mbak Riri" tolak Aleta.
"Tidak apa-apa, kali ini mom yang suapi" bujuk Mae.
"Tidak, El masih kenyang jika el kebanyakan makan nanti tubuh El gendut seperti mom" ceplos Aleta membuat Mae dan Julian menganga, jika Julian tidak berani mengatai postur tubuh Mae sedikit membesar maka tidak dengan Aleta. putrinya itu justru akan ceplas-ceplos seperti Julian dulu.
"Mana ada mom gendut, mom itu gak gendut" ucap Mae tidak terima, beginilah Mae dan Aleta ibu dan anak tapi lebih terlihat seperti adik dan kakak.
"Mom gendut dikit, tanya aja Daddy" ucap Aleta membuat Julian terbelalak, kali ini Mae menatap tajam suaminya itu sementara Julian bingung harus berkata apa.
"Jawab jujur" ucap Mae membuat Julian mengernyit.
"Apa" tanya Julian.
"Udahlah sayang gak usah di bahas, aku tuh lagi gak mau debat sama kamu cuma masalah berat badan. mau kamu berisi ataupun kurus kamu tetap istri aku dan ibu dari anak-anak aku" ucap Julian, ia sengaja mengatakan berisi karena tidak ingin istrinya itu merajuk.
"Benarkah" tanya Mae.
"Hmmmmm, lagian nih ya kalo kamu berisi itu lebih bagus sayang lebih enak kalo di ajak olahraga" ucap Julian mengecilkan suara nya, agar Aleta dan Axel yang masih kecil dan polos itu tidak mendengar perkataan nya.
"Dasar mesum" cebik Mae membuat Aleta menoleh.
"Mom mesum itu apa?" tanya Aleta polos membuat Mae menganga karena keceplosan.
"Oh itu sayang tempat penyimpanan barang-barang antik dan langka" jawab nya asal membuat Julian terkekeh, Julian tau yang di maksud Mae namun istrinya itu menjelaskan soal Muse*m.
"Ngaco kamu" kekeh Julian.
"Biarin aja" balas Mae tersenyum manis membuat Julian gemas, Julian menarik kepala Mae dan mencium kening istrinya itu hingga membuat senyum Mae kembali mengembang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: gaesss Julian sama Mae uwuuu banget gak sii 😂
N: bukan main Thor pengen satu yang kaya Julian 😂
A: berdoa ya semoga nanti suami Lo baik kek Julian 😂
N: iya Thor amin 😁*