
di salah satu mall kanita sedang berjalan dengan kedua sahabatnya yaitu ria dan Lala kanita masuk ke sebuah aksesoris handphone tanpa ia sadari bahwa ia terpisah dari Lala dan ria saat kanita sedang memilh softcase handphone seseorang menghampiri nya dan menarik tangan nya...
"ihhhhh apaansi lepasin gak ihhhh lepasin" ucap kanita lalu menghentakkan tangan nya agar terlepas saat ia melihat wajah orang yang menarik tangan nya ia sangat terkejut
"kak Eza" ucap kanita pelan ya yang menarik tangan kanita adalah Eza
"iya kan ini aku" jawab Eza
"kakak ngapain disini" tanya kanita
"aku habis meeting gak sengaja liat kamu disini" jawab Eza lagi
"terus kakak nyamperin aku gitu" tanya kanita
"iya kan aku mau ngomong sama kamu" Jawab Eza kanita yang sudah merasa suasana hati nya jauh lebih baik pun mampu bersikap biasa saja seperti orang yang tidak ada masalah lebih tepatnya tidak pernah terjadi apa-apa
"iya silahkan" ucap kanita Eza yang melihat itu merasa bingung jika biasanya cewek akan ribet jika sesuatu sudah terjadi tapi tidak dengan kanita ia begitu tenang
"kan aku dan sabil_" belum selesai Eza bicara kanita sudah memotong nya
"tidak ada apa-apa begitu" ucap kanita dan tersenyum
"iya kan plis aku sama Sabil gak ada hubungan apa-apa" jelas Eza
"gak usah kakak kasih tau aku udah tau kok" balas kanita Eza pun bingung jika sudah tau kenapa gadis ini terus menghindar saat Eza mencoba mendekati nya
"terus kenapa kamu ngejauhin aku" tanya Eza
"gak apa-apa kaya nya kak Sabil suka sama kakak mangkanya aku jauhin kakak buat jaga perasaan nya kak Sabil" jawab kanita tersenyum
"kan yang aku mau itu kamu bukan Sabil" ucap Eza
"kan plis ok aku tahu kamu sudah lama saat Sabil ninggalin aku dan aku lebih pilih ke luar negeri buat ngurus perusahaan papa, dan disana aku sering lihat kamu kan dan aku juga tahu bahwa kamu dulu seorang model remaja" ucap Eza menjelaskan kanita yang mendengar itu merasa tiba-tiba gugup karena setahu kanita tidak ada yang mengetahui dirinya seorang model selain Sisil, Rio dan Sabil tapi Eza rasanya ia belum pernah cerita dan kanita pun tahu ketiga orang yang mengetahui dirinya sebagai model itu bukan orang yang ember mereka selalu menjaga privasi orang lain
"kakak maksud kakak apa" tanya kanita
"iya kan aku tahu kamu aku dulu benar-benar merasa sendiri dan tidak sengaja aku melihat kamu di sebuah gedung pemotretan namun aku tidak mengetahui nama kamu dan saat aku tahu nama kamu Kanita Adinda Pratama dan saat aku mencari kamu pihak manajemen bilang kalau kamu pindah ke negara ini kan" jelas Eza menatap kanita satu
"kakak maaf" lirih kanita
"aku bersyukur saat aku kembali dan tidak lama aku berada disini aku bertemu lagi sama kamu wanita yang membuat semangat hidupku kembali dan untuk saat ini aku tidak akan membiarkan kamu pergi lagi" ucap Eza
"Kaka tapi kak Sabil" jawab kanita
"kan Sabil pasti ngerti aku mohon ijinkan aku untuk terus dekat sama kamu" mohon Eza
"baiklah kita bersikap seperti biasa saja" ucap kanita lalu tersenyum Eza pun mengangguk sungguh ia merasa tidak salah pilih kanita benar-benar gadis yang beda yang pernah ia temui ia bersyukur masih mengingat wajah gadis mungil yang tidak sengaja ia lihat di negara X dan saat ia kembali si gadis ada di negara nya bahkan menjadi adik ipar sahabat nya sendiri...
.
.
.
.
.
.
jangan lupa like, vote dan komen nya 🙏😉 komen yang baik-baik aja ya bahasanya kalau author banyak salah nya mohon dikasi tahu 😊