
Mela pun menarik nafas nya, entah ia mendapat wangsit darimana sehingga ia mengatakan semua yang terjadi kepada sahabatnya hari itu...
"tentu saja tuan harus nya Sisil marah sama anda mungkin seharusnya juga ia benci sama anda karna perlakuan anda terhadap nya" jawab Mela lantang
Rio yang mendengar perkataan Mela bukannya marah tapi ia semakin penasaran dan semakin memancing Mela...
"itu hal kecil apa harus dia berlebihan seperti ini?" tanya Rio lagi
(tuan mengapa kau mengatakan hal itu? apa kah tuan sedang memancing Mela agar dia mengatakan semua yang terjadi pada Sisil, tapi aku tidak berani berkata apapun) batin Nita yang berdiri disamping Mela
Rey yang melihat itu hanya menggelengkan kepala bagi Rey kedua orang tersebut sama-sama orang yang aneh, kenapa tidak Rio memperlihatkan kepedulian nya terhadap Sisil dengan cara mencari tau sementara Mela dia tidak suka dengan tindakan Rio namun malah memberikan informasi...
"hal kecil katamu tuan? kau tau karna tindakan mu dan karna ke egoisan mu tidak mendengar kan penjelasan Sisil terlebih dahulu itu membuat Sisil benar-benar kecewa" ucap Mela dengan lantang
"apa kau tau hari disaat kejadian itu Sisil yang kami kenal sebagai wanita tegar mandiri dan ceria sangat berbeda tuan, iya benar-benar terlihat hancur bagaimana tidak disaat penjelasan nya tidak diinginkan lalu tanpa melakukan kesalahan nama ibunya pun harus terseret" tambah Mela yang sedikit emosi
💞 💞 💞
Rio yang mendengar perkataan Mela tercengang iya berfikir untuk mencerna, ditengah-tengah Rio berfikir Mela mengeluarkan suaranya lagi...
"tuan disaat ayah nya saja tidak berani membentak putri kesayangannya, putri yang ia jaga sejak kepergian ibunya yang tidak pernah ikhlas melihat air mata jatuh di pipinya terkecuali air mata kebahagiaan, tapi kau dengan hebatnya menjadi orang pertama yang memaki dirinya, kau menjadi orang pertama yang tidak mempercayai nya itu benar-benar membuat nya kecewa" ucap Mela dengan jujur
"apa maksudmu?" tanya Rio tidak mengerti dengan kalimat terakhir yang di ucapkan oleh Mela
"ya disaat Sisil mulai bisa mempercayai anda, bahkan mungkin ia sudah jatuh cinta kepada anda tapi untuk pertama kalinya iya dimaki oleh peria yang ia cintai, kau tau tuan kau bisa dibilang cinta pertamanya. disaat para peria berlomba untuk mendapatkan perhatian tapi anda yang bersikap dingin yang mendapat kan hatinya" jelas Mela dengan menatap Rio
Rio yang mendengar itu benar-benar merasa terkejut dan merasa sakit di bagian dada nya, iya merasakan apa yang Sisil rasakan, ia benar-benar merasakan penyesalan yang begitu besar dalam hidupnya....
sedangkan Rio masih stand by di meja kerjanya ia memikirkan kata-kata yang di ucapkan oleh Mela...
(maafkan aku, maafkan aku.... aku mohon kembali lah padaku jangan pergi dariku aku mencintaimu kelinci nakal kembali lah, aku tidak akan rela jika melihat mu dengan orang lain) batin Rio
sementara Rey hanya memandang bosnya yang sedang melamun...
(nona kembali lah, jangan sampai kepergian mu membuat tuan muda gila. jika tuan muda gila siapa yang akan menggaji ku nanti, aku mohon kembali lah nona) batin Rey
tak lama kemudian Rio pun beranjak dari tempat nya ia berjalan keluar ruangan....
merekapun menuju parkiran dan memutuskan untuk pulang....
selama dalam perjalanan Rio tidak mengeluarkan sepatah kata pun, ia hanya melamun menatap jendela mobil. Rio terus memikirkan kesalahan nya, kenapa dia begitu bodoh tidak mendengar kan penjelasan Sisil terlebih dahulu Rio terus berkecamuk dalam fikirannya....
.
.
.
.
***Bersambung.....
jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***