
Rio pun menelpon Rey untuk mengurus Ella agar mempertanggung jawabkan semua kelakuan nya...
semua orang sudah pamit untuk pulang terkecuali kanita, ia tidak ingin meninggalkan kakak nya apalagi dengan keadaan seperti ini, kanita tau Rio sangat sibuk mangkanya ia memutuskan untuk menemani Sisil...
"kan kamu ga pulang" tanya sisil pelan
"mana bisa aku pulang sementara Kaka dan ponakan ku sedang terbaring di rumah sakit" jawab kanita sedih
"aku tidak apa-apa girls" jawab Sisil
"no aku akan terus nemenin kakak" ujar nya
tidak lama Rio pun masuk kedalam ruangan Sisil ia melihat kanita...
"kan kamu belum pulang" tanya Rio kanita hanya menggeleng kan kepalanya saja
"pulanglah ini sudah malam besok kau bisa kesini lagi" jelas Rio
"aku tidak akan membiarkan Kaka ku sendiri" jawab kanita dengan mata berkaca-kaca
"aku tidak akan meninggalkan kakak mu girls, sekarang kau pulang lah besok kau jaga kakak mu disini karna aku ada urusan" jelas Rio
kanita pun menoleh tanpa ia sadari air matanya menetes, Sisil yang melihat kepedulian kanita yang tidak berubah tersenyum haru begitu pun dengan Rio...
"tolong jaga kakak ku" ucap kanita beranjak dari tempat duduknya dan pergi...
"siap tuan putri aku akan menjaga kakak mu" jelas Rio
setelah kepergian kanita Rio pun duduk di kursi samping Sisil, ia menggenggam tangan Sisil...
"kenapa" ucap Sisil
"sayang apa kau tidak menyadari bahwa kau sedang hamil" tanya Rio
"tidak aku tidak tau mas, baru saja aku berniat akan melakukan tes pack setelah pulang kerja" jawab Sisil jujur
"baiklah tidak apa sekarang kau istirahat agar baby nya sehat terus" ucap Rio mencium punggung tangan Sisil
"apa baby nya baik-baik saja" tanya Sisil khawatir
"tentu baby nya kuat sama seperti bunda nya bukan" jelas Rio Sisil pun tersenyum
setelah minum obat Sisil pun tertidur pulas begitu pun dengan rio, ia naik ke ranjang rumah sakit dan berbaring di samping Sisil dan tidur sambil memeluk Sisil...
💞 💞 💞
pagi hari pun tiba Rio sudah mandi di kamar mandi rumah sakit saat keluar dari kamar mandi ia melihat kanita yang sudah berada di ruangan Sisil...
"hey girls pagi-pagi sekali kau kesini" tanya Rio sambil berjalan ke arah Sisil dan kanita
"baiklah karna kau sudah ada disini maka aku akan pergi ke kantor dulu" ucap Rio
"ya baiklah pergilah kau kakak ipar" balas kanita Rio dan Sisil pun hanya tertawa
"aku pergi dulu sayang" ucap Rio dan mengecup kening Sisil
"ya hati-hati mas" balas Sisil
Rio dan Sisil pun menoleh ke arah kanita yang sedang menutup mata dengan kedua tangan nya...
"apa yang kau lakukan" tanya Rio Kepada kanita
"menutup mataku" jawab kanita polos
"ya aku tau girls, maksudku untuk apa kau menutup matamu?" tanya Rio terheran
"untuk melindungi mataku" jelas kanita
"dari" tanya Rio dan Sisil kompak
"dari pemandangan yang membuat jiwa jomblo ku meronta-ronta" jawab kanita
sisil dan Rio pun tertawa mendengar jawaban polos kanita, sementara kanita merasa kesal karena di tertawai oleh kedua kakak nya...
"hey tenang lah Rey masih menantimu" ledek Rio lalu berjalan keluar
"haaah" jawab kanita terkejut
setelah kepergian Rio kanita berbagi cerita kepada Sisil soal teman-teman nya di sekolah bahkan soal peria yang menyukai nya, ia begitu semangat bercerita kepada kakak nya itu...
.
.
.
.
.
.
***Bersambung....
jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***