
setelah perbincangan mereka di kantin Sisil pun memikirkan nya dan menjadi kan tangan nya sebagai penopang untuk wajah nya...
waktu begitu cepat berlalu kini sudah menunjukkan jam pulang kerja, karyawan yang berada di lantai dasar sudah meninggal tempat nya masing-masing setelah pekerjaan mereka selesai...
tapi tidak dengan Sisil, ia masuk kedalam ruang kerja Rio dan menunggunya di sofa...
"belum kelar mas? tanya Sisil
"sebentar lagi" jawab Rio tidak melepaskan pandangannya dari laptop
setelah 30 menit Sisil menunggu Rio pun selesai dengan pekerjaan nya dan merekapun pulang kerumahnya dengan kendaraan nya masing-masing...
setibanya dirumah Sisil langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya... setelah selesai Rio pun membersihkan dirinya....
waktu sudah menunjukkan pukul 07:00 waktunya makan malam, Sisil dan Rio pun makan dengan tenang, setelah selesai Rio pergi lebih dulu sementara Sisil membantu mba Eni merapikan meja makan...
💞 💞 💞
setelah selesai Sisil pun beranjak ke kamar nya namun tidak menemukan Rio, Sisil berjalan menuju ruang ganti pakaian ia mengganti bajunya dengan piama dan merebahkan dirinya...
Rio pun masuk kedalam kamar ia melihat Sisil yang memejamkan matanya, Rio berjalan menuju tempat tidur dan berbaring di samping Sisil...
Sisil yang menyadari keberadaan Rio segera membuka matanya dan menatap Rio yang berada di samping nya...
"kamu belum tidur?" tanya Rio
"belum" jawab Sisil menggeleng kan kepala nya
"Kenapa" tanya nya lagi
"aku nungguin kamu" jawab Sisil tersenyum
Rio yang melihat itu ikut tersenyum dan mendekatkan tubuhnya dengan tubuh Sisil, matanya saling bertatapan dan Rio mengecup bibir Sisil...
hingga mereka melewatkan malam yg sangat panjang dan penuh dengan kerja keras...
Sisil pun tidak ingin kalah ia terus bergerak membantu kegiatan sang suami.......
Rio bekerja sangat baik dan aktif sehingga membuat Sisil sebagai guru merasa kan hal aneh dan merasa terkejut...
"apa kamu sudah yakin?" tanya Rio
Sisil yang melihat wajah Rio pun ia tidak ingin mengecewakan suaminya, Sisil menjawab dengan menganggukkan kepalanya...
"hmmmm ya" jawab Sisil pelan
"baiklah aku akan pelan-pelan" ucap rio
tidak butuh waktu lama Rio melepaskan semua pakaian Sisil ia menikmati tubuh putih mulus milik Sisil...
Rio benar melakukannya malam pertama nya tentu saja membuat Sisil meringis karena merasa sakit, hingga membuatnya meneteskan air mata Rio merasa tidak tega namun semuanya sudah terlambat dan berfikir untuk segera menyelesaikan nya....
Sisil menutup mulutnya agar tidak terdengar suara tangis oleh Rio, namun Rio menyadari itu...
"maaf kan aku sebentar lagi kok" ucap Rio perlahan
Sisil pun mengangguk mengerti
"mas pelan-pelan" ucap Sisil pelan
suara Sisil membuat Rio merasa kasihan malam itu, ia terus menatap sisil suasana kamar yang pun menjadi hening membuat keduanya hanya saling menatap dengan suara sebggukan sisil...
"mas Rio maafin aku" lirih Sisil
namun Rio tidak bergeming ia hanya menatap Sisil dengan rasa bersalah karna kelakuan nya meskipun memang ini yang ia inginkan dari wanita yang sangat di cintainya, tapi rio juga masih memiliki rasa kasihan kepada Sisil.... perbuatan nya malam ini membuat Sisil kelelahan hingga terlelap di samping Rio...
.
.
.
.
.
.
.
***Bersambung....
jangan lupa like sama vote nya🙏😊***