
Rio pun memutuskan untuk pergi ke restoran milik sahabatnya Eza, tidak hanya Eza yang berada di resto tersebut Gio juga ada disana....
sesampainya Rio di restoran besar dan mewah tentunya ramai juga pengunjung nya, ia masuk ke ruang privat menghampiri kedua Sahabat nya tak lupa juga Rey yang selalu membuntuti Rio...
Rey pun dekat dengan kedua Sahabat Rio bahkan kalau sudah kumpul mereka sering bercanda dan mengobrol bersama...
"Lo kenapa yo?" tanya Eza kepada Rio yang dari pertama datang terlihat kusut
"palingan juga lagi galau iya ga Rey" balas Gio yang di angguki oleh Rey
"haha Lo bisa galau yo? siapa yang bisa bikin Lo galau" ucap Eza sambil tertawa namun Rio hanya terdiam dengan fikiran nya sendiri
"alah paling cwe yang dia bela kemarin" celetuk Gio yang mengira Rio galau karna Ella Rey yang mendengar itu tentu saja membantah nya dan Rey keceplosan mengatakan kenapa bos nya galau
"tidak bukan, bukan karna wanita itu. bos Rio galau karna wanita yang ia marahi kemarin" ucap Rey jujur, Eza yang mendengar itu tentu saja penasaran ada apa dengan Rio
"apa maksudnya" tanya Eza bingung
"jadi gini za kemarin si Rio marah-marah sama cewe di resto XX, gara-gara si cewe n*m**r salah satu cewe lain" ucap Gio menjelaskan
"terus-terus" tanya Eza semakin penasaran
sementara Rey hanya diam dan menyimak saja karna ia tidak tahu kejadian yang sebenarnya seperti apa begitu juga dengan rio, karna kemarin Rio belum tau apa yang sebenarnya terjadi ia hanya melihat saat Sisil menampar Ella...
💞 💞 💞
gio pun kembali menjelaskan kejadian yang sebenarnya, dan Gio pun bertanya kepada Rio apakah Rio mengenal gadis itu atau tidak....
"oiya Lo kenal mereka ga Yo?" tanya Gio Rio pun mengangguk
"siapa namanya biar gue gampang jelasin nya, biar Lo ga salah paham lagi" ucap Gio
"jadi gini Rio Artadinata, Lo simak kata-kata gue dengan baik!" tegas gio yang di angguki oleh Rio, Eza dan Rey
"prisylla itu ga salah! prisylla lagi duduk aman dan damai sama kedua sahabat nya mereka sedang membicarakan soal Lo Rio, terus tiba-tiba si Ela datang dan nyiram kepala prisylla dengan segelas air putih sampai bikin kepala dan baju prisylla basah" tegas Gio sementara Rio mencoba memahami yang gio katakan
"terus-terus" ucap Eza yang masih penasaran
"nah mereka ribut kan tuh sementara si prisylla benar-benar sabar menanggapi si Ela sampai si Ela kesel dan berniat nyiram si prisylla lagi, gue refleks dan ngelindungin si prisila sampe jus yang seharusnya kena ke muka prisylla tapi malah kena badan gue" tegas gio
"lalu bagaimana kejadiannya sampai nona Sisil menampar Ela mas Gio" tanya Rey menyelidik
"nah kalo itu pas si ela mikir kalo gue itu cadangan nya Prisylla kalo dia lagi jauh dari Rio, sampai si Ela ngatain si prisylla cewe ******* dua kali, menurut gue wajar kalo dia kaya gitu karna dia mau melindungi harga dirinya di hadapan peria asing yaitu gue" balas Rio dengan jelas
Rio yang mendengar penjelasan gio terkejut ia merasa sangat menyesal atas apa yang telah iya lakukan, Rio sadar bahwa ia sudah berjanji tidak akan membuat Sisil menangis apalagi merasa sakit hati, tapi atas tindakan nya Rio yakin Sisil pasti merasa sangat kecewa terhadap nya....
.
.
.
.
.
***Bersambung.....
jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***