Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 27


"Ella" teriak mela, Sisil yang mendengar nama Ela sadar dari keterkejutan nya dan mendongak menatap Ella


"oopps sorry" jawab Ela enteng


"Lo apa-apaan si norak tauga" ucap Nita dengan nada yang tinggi


"temen lo noh yang norak" balas Ela tak kalah tinggi dari suara Nita


"salah Sisil apa sama lo, perasaan selama ini dia baik-baik aja" teriak Mella tak terima dengan tingkah Ela terhadap Sisil


"Lo tau salah dia apa? dia udah rebut Rio dari gue! gara-gara dia Rio jadi jauh sama gue" ucap Ela, Sisil yang mendengar itu terkejut ya sangat terkejut karena rio yang dia kenal tipe orang yang sulit untuk di dekati...


Rio memang pernah dekat dengan Ella namun hanya sebatas atasan dan bawahan, Rio tidak menganggap Ela lebih dari itu, mungkin perasaan Ela nya aja yang berlebihan... karna saat Rio dekat dengan Ela pas banget saat Sisil belum bekerja di Mega grup dan ela menggantikan menjadi sekretaris rio sementara, disitulah Ela merasa dekat dengan Rio sampe saatnya Sisil masuk dan di tempat kan sebagai sekretaris disitu pula Ela merasa tersaingi....


"apa Lo Deket sama pak Rio? ga salah?" tanya Mela meledek


"Lo gaakan pernah tau perlakuan Rio ke gue, perlakuan nya jauh lebih baik daripada ke cewe ******* ini" ucap Ela sambil menunjuk wajah Sisil


"jaga mulut Lo ya jangan asal bicara" teriak Nita


sementara Ela yang melihat Sisil hanya diam berniat kembali Meniram Sisil dengan segelas jus yang berada di hadapan nya...


byuuurrrr.... Ela menyiramkan jus itu tapi tidak mengenai Sisil namun mengenai seorang lelaki yang melindungi Sisil secara tiba-tiba...


semua orang dibuat terkejut termasuk Sisil yang berada di pelukan lelaki itu, Mela dan Nita yang melihat merasa lega karena itu tidak mengenai Sisil namun mengenai punggung **GIO....


💞 💞 💞**


Gio adalah sahabat dekat Rio sejak SMA hingga mereka kuliah diluar negri, keberadaan Gio di restoran tersebut untuk menemui Rio dan Rey karna mereka telah janjian akan bertemu disana...


namun setibanya Gio di resto tersebut ia malah melihat keributan dan melihat Sisil yang akan disiram, itu membuat Gio refleks berlari dan menghalangi tubuh Sisil oleh tubuh nya....


"kamu tidak papa" tanya Gio kepada Sisil, dan Sisil hanya mengangguk kan kepala nya


"Anda wanita kan nona? apa pantas seorang wanita bertingkah serendah ini" ucap Gio tegas kepada Ela


"jaga mulut anda tuan, anda salah mengatakan saya rendah" ucap Ella lebih tegas


"lalu" ucap Gio menantang


"harusnya anda katakan hal rendah seperti itu kepada wanita ******* yang telah anda lindungi dan" ucap Ela belum selesai Ela bicara


Plaaakkk.... tamparan Sisil mendarat di pipi Ela dengan sangat keras hingga meninggalkan bekas merah, dan Ela memegang pipinya dengan wajah merah penuh amarah


Nita, Mela dan Gio terkejut melihat tindakan Sisil yang tidak terduga, ya karna Sisil gadis baik ia tidak pernah menyakiti orang lain tapi tidak untuk hari ini...


iya menyakiti orang lain dengan cara ******** nya dan itu pertama kali di lakukan oleh Sisil...


"jaga mulut mu, dan jangan pernah berbicara rendah seperti apa yang kau lakukan barusan" ucap sisil, tak lama Rio menghampiri mereka


semua semakin terkejut melihat kedatangan Rio, ya karna Rio datang tepat saat Sisil menampar Ella, Ela yang tau kedatangan Rio dengan sengaja memanfaatkan situasi...


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya🙏😊***