Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 355


Keesokan harinya Carl bersiap-siap akan pergi liburan seperti yang dikatakan oleh Dea, tidak ingin mengecewakan sang Daddy yang sudah menyiapkan semuanya untuk ia dan teman-temannya Carl pun memutuskan untuk pergi liburan ke pulau B.


Namun agar syerli tidak sendirian Carl meminta ijin kepada Justin dan Dea untuk mengajak ana, dengan senang hati Dea dan Justin mengijinkan nya meskipun sebelumnya ana sempat menolak.


Namun karena sejuta bujukan dari Mae dan Dea akhirnya ia mau, dengan syarat ana satu kamar dengan syerli tentu saja Dea menyetujui syarat dari ana.


Hingga tiba hari ini hari dimana Carl dan yang lain nya akan pergi, Carl pamit kepada mom, dad, onty dan uncle nya tidak lupa sang Oma yang selalu menjaga nya dulu.


"Oma aku pamit ya" lirih nya membuat mami alin tertawa geli.


"Kamu ini kaya mau pergi kemana aja, kalian cuma pergi liburan gak usah lebay" kekeh mami alin membuat Carl mendengus kesal.


"Emang Oma udah gak kangen sama aku" ucap Karl.


"Hey jangan ngaco, lagian kamu disana cuma beberapa hari aja nanti juga balik lagi" ucap mami alin.


"Tapi Oma aku masi kangen sama Oma" lirih nya.


"Udah-udah pusing Oma, dimana-mana anak muda itu akan senang jika disuruh liburan lah kamu ngapa komentar" kekeh mami alin.


"Oma ikut Carl yuk" ajak nya membuat semua orang tertawa.


"Abang liat anak nya, belum cocok punya adik kalo manja begini" kekeh mami alin.


"Udah bang gak apa-apa nanti kan pulang lagi kesini" ucap Justin tersenyum.


"Dad aku masi kangen kalian tapi kenapa kalian tega usir aku" cebik nya, yang membuat tawa Julian pecah.


"Bocah somplak, kamu gak di usir Carl kamu di suruh liburan abisin duit Daddy kamu" ucap Julian.


"Iya bang lagian nanti kan pulang lagi" kali ini Dea yang membuka suara nya.


"Tau, lagian kamu kuliah di L* aja gak nangis-nangis kenapa liburan jadi galau begini" kekeh Julian, uncle nyebelin si asli" cebik nya.


Hingga akhirnya setelah drama Oma dan cucuk nya itu Carl pun pergi di antar oleh supir keluarga Abrisham, dalam perjalanan Carl sibuk dengan ponselnya ia menstalking sosial media seoran wanita yang ia anggap adiknya itu.


Jika usia Aiden sudah 2 setengah tahun itu artinya usia gadis ini sudah 9 atau 10 tahun bukan, lalu kenapa dia belum kembali juga ke tanah air.


Meskipun mengetahui jika gadis itu ingin menyelesaikan sekolah nya dulu Carl masih merasa heran, karena gadis itu begitu kuat tinggal di negara asing bahkan bertahun-tahun lamanya.


Saat tengah vokus carl di kagetkan oleh Kevin yangencoba mencuri pandang, hal itu membuat Carl menyembunyikan ponselnya.


"Liatin apa si Lo fokus bener" ucap Kevin.


"Gak ada" jawab Carl membuat Kevin curiga, oiya Kevin satu mobil dengan Carl sementara ana satu mobil dengan syerli.


"Bohong Lo ya, ayolah rel jujur sama gue Lo kenapa gue perhatiin Lo fokus banget sama ponsel" ujar Kevin.


"Nggak ada Lo kepo amat dah heran" ucap Carl.


"Kalo gue gak kepo ya gak akan tau apa yang lo liatin kan" kekeh nya, membuat Carl terdiam.


Ia merasa males jika harus berdebat dengan Kevin, lebih baik dirinya diam saja tidak usah membalas semua ucapan Kevin.


"Eh rel ana itu siapa si" tanya Kevin, ia ingin menanyakan ana sejak kemarin namun ia urungkan karena merasa tidak enak.


"Pengasuh nya Aiden" jawab Carl simple.


"Bencanda ni anak" ucap Aiden membuat Carl menatap nya sinis.


"Apa nya yang becanda" tanya Carl.


"Terserah kalo Lo gak percaya" ujar Carl membuat Kevin tiba-tiba yakin bahwa ana pengasuh Aiden, Karena Carl tidak terlihat sedang berbohong.


"G*la ya rel pengasuh nya Aiden aja bening begitu" ucap nya membayangkan wajah ana, namun tiba-tiba ia teringat wanita yang sering lewat di akun media sosial nya.


"Eh tapi Masi cakepan adik media sosial gue" kekeh nya, padahal Kevin tidak mengenal wanita itu.


"Hmmmmm" sahut Carl menatap Kevin.


"Iya cakep tapi sayang Masi kecil haha, gue kan bukan pedofil yang bakal sikat anak di bawah umur meskipun dia cantik" kekeh Kevin membuat carl penasaran.


"Oohh" ujar nya membuat Kevin menganga karena respon Carl, ia tidak habis fikir dengan sahabat nya ini.


"Ooh doang begitu" ucap Kevin.


"Ya terus harus gimana lagi gue, harus bilang coba mana gue liat begitu" sahut Carl, meskipun penasaran Carl lebih memilih diam daripada di Katai oleh sahabat nya itu.


"Ya iya Lo kepo dikit apa rel jangan datar begituz kadang heran gue Lo datar amat kaya dinding" ucap Kevin membuat carl cuek bebek.


Kevin pun memilih diam daripada ia terus berbicara namun tidak di respon dengan baik, sudahlah pasrah saja fikirnya daripada di tendang keluar dari mobil.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€—


A**: tebak gaes siapa wanita yang di bicarakan oleh Carl dan KevinπŸ˜‚


N: kalo feeling gue nih ya kesana yang cantek itu loh πŸ˜‚


A: ah Lo mah pasti tau aja Uun 🀣


N: iyalah gue kan sekongkol sama elo 🀣


A: sueeeπŸ˜‚


N: πŸ˜‚πŸ˜‚*