
Akhirnya tiba juga pernikahan Carl dan ana hingga membuat Dena jingkrak-jingkrak kegirangan, bagaimana tidak kisah nya di tanah air akan segera selesai ia akan kembali ke negara K.
Pagi ini ana yang sudah di make-up terlihat begitu cantik, setelah Carl selesai mengucapkan ijab Kabul dan terdengar kata *Sah* Dena dan Arisha menuntun ana untuk mendekati Carl.
Carl mematung melihat kecantikan ana, namun ia juga kagum akan kecantikan Dena. dua wanita yang mengganggu hidupnya ini memang benar-benar cantik.
"Hati-hati ketuker rel" ledek Julian.
"Hahaha tidak uncle" jawab Carl, Dena meninggalkan Carl dan ana yang tengah saling memandang.
"Kamu kenapa senyum-senyum" tanya Dea melihat Dena.
"Tentu saja aku bahagia, beginikah rasanya melihat orang-orang yang kita sayang bahagia. apakah aku akan merasakan semua itu" ujar nya membuat Dea merangkul Dena.
"Kakak yakin kau akan lebih bahagia" ucap Dea, oiya acara pernikahan Carl nanti malam akan di adakan di hotel milik keluarga Justin.
Dan mereka saat ini sedang bersiap-siap untu pergi ke tempat pesta, Dena akan membawa mobilnya sendiri ia tidak ingin bergabung dengan para ibu-ibu.
...
Di tempat lain seorang lelaki sedang menunggu kabar, seseorang mengetuk pintu kamar nya untuk memberikan informasi.
"Bagaimana" tanya Keanu datar, ya orang itu adalah Keanu.
"Acara akad nya sudah selesai tuan, dan sekarang para keluarga sedang menuju hotel keluarga Abrisham" jawab asisten Keanu.
"Baiklah kau boleh pergi" ujar nya kembali menutup pintu, Keanu merebahkan dirinya di atas tempat tidur.
Benarkah tindakan yang di ambilnya untuk menemui Dena, yang artinya ia memang benar-benar mencintai dena.
Keanu yang sengaja tidak datang di acara akad, ia memang berencana akan datang di acara pesta nya.
"Haihhh, baru kali ini aku benar-benar merasa g*la karena wanita. dan jauh-jauh menyusulnya" gumam Keanu tersenyum.
Kembali ke tempat Dena gaes!!!
"Dek" panggil Mei.
"Iya kak" tanya Dena, kini mereka sudah sampai di hotel dan sedang beristirahat.
"Kamu lagi ngapain" tanya mei lagi.
"Aku lagi renang kak, pake nanya gak liat aku lagi rebahan" jawab nya membuat Mei tertawa.
"Arka sama Azka mana" tanya Dena yang hanya melihat Mei saja.
"Dia sedang bersama papa nya, biarkan saja Abang kamu jagain anaknya jangan cuma bisa bikin doang" jawab Mei membuat Dena tersenyum.
"Ada apa kak" tanya Dena.
"Keanu udah ada kabar" tanya mei.
"Enggak ada, mungkin lagi sibuk. emang kenapa si pada nanyain Keanu Mulu" jawab Dena.
"Iya si, mangkanya aku pengen cepet balik aja deh serius aku udah gak betah disini" lirih nya, saat tengah asik berbincang Sisil masuk ke kamar Dena.
"Bunda" ucap Dena dan Mei bersamaan.
"Kalian belum bersiap-siap" tanya Sisil.
"Nanti aja deh, Dena capek mau rebahan dulu" jawab Dena menutup wajahnya dengan selimut.
"Kamu Masi kefikiran Keanu dek?" tanya Sisil.
"Hmmmmm" jawab nya pelan.
"Kenapa tidak di telpon saja" ucap Sisil mengelus kepala Dena.
"Gak aktif Bun, ponsel nya gak aktif" ujar Dena.
"Yasudah nanti juga dia akan kasi kabar, gak mungkin dong Keanu diemin kamu lama-lama" ucap sang bunda tersenyum.
"Bunda tau, ini kali pertama aku mengharapkan seorang lelaki tapi dengan cerdas aku menutupinya" ucap Dena.
"Anak bunda ini memang pandai dalam berakting" kekeh Sisil membuat Dena tertawa, begitupun dengan mei.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: guys makasih ya udah ikutin karya aku sampai sejauh ini, aku bener-bener makasi banget sama kalian semua 😊
N: iya Thor sama-sama ya, semangat terus 😁
A: iya un pastinya 😁*