Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 326


Mau tidak mau Dea pun menghampiri dua orang yang sedang bertengkar itu, Dea melihat wajah menyebalkan milik Juna dan beralih dengan wajah penuh amarah milik Nina.


"Juna" panggil Dea, yang membuat Juna menoleh lalu tersenyum.


"Dea, mimpi apa gue ngeliat my honey disini" canda Juna.


"Jangan ngaco kamu" cebik Dea.


"Hehe canda de" ucap Juna.


"Kamu ngapain disini, dan sama Nina pula" ucap Mae, hal itu membuat Juna menatap Mae yang banyak berubah.


"Gue sama nina_" ucap Juna terdiam sebentar.


Juna pun menjelaskan permasalahan antara dirinya dan juga Nina, dimana saat itu Nina berusaha menjebak Dio dengan memberikan minuman yang sudah di campur dengan obat.


Namun untungnya bukan Dio yang meminum minuman itu melainkan Juna, karena saat itu Dio buru-buru untuk pulang karena Mei menelpon nya, dan saat kejadian itu Nina sudah menunggu Dio di kamar hotel yg ia pesan dengan keadaan gelap gulita.


Juna yang sudah tidak bisa mengendalikan dirinya, dan Nina yang tidak tahu bahwa itu Juna pun menerima perlakuan Juna hingga terjadilah malam panjang di antara keduanya.


Mendengar semua cerita Juna jetiga wanita itu tercengang dengan menatap Nina, Mei menatap Nina dengan tatapan kecewa nya. sementara Dea dan Mae bukan hanya kecewa tapi juga merasa jij*k dengan Nina.


Nina yang di tatap seperti itu hanya bisa menundukkan kepalanya saja, Mae merasa kesal dengan Nina yang terlihat bo*oh.


"Jadi kamu mau gimana Juna" tanya Dea.


"Ya gue mau tanggung jawab de, sejelek-jelek nya gue kan gue Masi punya rasa kasian. meskipun gue gak ada perasaan sama Nina" jawab Juna.


"Dan Lo Nina, kenapa Lo tega lakuin semua ini?" tanya Dea, namun Nina tidak menjawab nya ia hanya diam.


Niat nya ke mall akan bersenang-senang malah menjadi seperti ini, ada rasa kesal dan kecewa di dalam diri ketiga wanita itu.


"Gue gak nyangka ya na kalo Lo kaya begini, kecewa banget gue sama elo na" ucap Mae, membuat Nina mendongak. hanya kepada Mae lah Nina berani berdebat.


"Lo ngaca Mae ngaca" ucap Nina.


"Eh sorry kaca gue di rumah lebih dege dari pada har*a d*r* Lo" sinis Mae, Mae sudah mulai jengah dengan tingkah Nina.


"Maksud Lo apa hah" tanya Nina.


"Iyalah, Lo tau na Lo itu bener-bener di luar dugaan gue. Lo liat dong hidup gue udah seneng karena ngelepas orang yg dulu gue suka, dan Lo liat hidup Lo na. haisshhhh gue miris sama hidup Lo kaya kaga g*la iya Lo" ujar Mae, Mae memang menjadi lebih sadis dalam berkata. ia tidak memikirkan orang yang ia Katai sakit hati atau tidak, yang jelas ia tidak ingin orang yang menyayangi nya di sakiti.


"CK. jangan seneng dulu, Aleta anak Lo kan, Lo inget ini baik-baik Lo gak akan bahagia karena gue akan bikin anak Lo menderita karena cinta" ucap Nina, membuat Dea dan Mae tercengang. namun tenang Mae tidak tau nama lengkap Putri nya bukan.


"Dan Lo juga harus tau kalo anak gue gak akan kenapa-napa, pengawasan Daddy nya lebih ketat daripada intaian Lo" ucap Mae, cukup membungkam mulut Nina.


"Nama anak Lo siapa de" tanya nya.


"Carl Yudistira Abrisham" ucap Nina, membuat Dea tersenyum sinis.


"Kenapa Lo suka sama anak gue? tapi sayang na Carl gak suka sama barang second" sindir Dea membuat mata Nina berkaca-kaca, ia paling lemah dengan ucapan pedas dari Dea.


"Lo Kenapa jadi kaya gini si de, Lo bukan Dea yang gue kenal" lirih Nina.


"Apa kabar dengan kamu sayang, emang Lo Nina yang dulu? bukan gue bahkan gak kenal sama Lo. udah lah na daripada nih ya Lo luntang-lantung gak jelas, mending Lo terima kebaikan Juna. daripada Lo kenapa-napa dan gak ada yang nolong" ucap Dea.


Sungguh Nina merasa tertampar dengan keadaan yang ada, ia kehilangan Dio, kehilangan sahabatnya dan juga kehilangan hal yang ia jaga dengan baik sebelum ia menikah.


Sesakit itukah beban yang ia pikul saat ini, ia ingin Mae dan Dea baik lagi kepada nya namun apa daya Dea dan Mae justru malah merasa j*j*k kepadanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗


A**: semoga dengan kejadian ini si Nina tobat ya gaes ya 😂


N: iya lah Thor biar nyadar gitu ya Jan edan Mulu 😁


A: ia biasanya orang jahat tuh nyesel kalo dia udah kena batu nya 🤣


N: betul sekali si author ini ya 😂


A: 😂😂😂*