Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 441


Di negara K hari ini Keanu, Kai dan Nathan berniat ke kantor pusat perusahaan dad Keanu, Kai yang ingin meminta tolong agar dad Keanu mau membantu membujuk mom nya agar bisa merubah sikap.


Nathan yang kesal karena di beri tugas yang begitu banyak, padahal dad Keanu memiliki anak laki-laki yang bahkan anak nya sendiri tidak mau turun tangan.


Keanu yang memiliki urusan tersendiri tau lah apa urusannya dia, ini kali pertama Keanu ke kantor pusat setelah ia dewasa.


Karena biasanya Keanu akan menemui Daddy nya di kantor cabang, anak lucknut emang ya si Kean. mentang-mentang bapak nya sayang seenak nya aje ini bocah.


Keanu tetap menutup wajahnya nya karena ia tidak ingin para karyawan mengenali dirinya, yang mengenal Keanu hanyalah para petinggi perusahaan.


Ketiga lelaki itupun menjadi pusat perhatian para karyawan, karyawan perusahaan Keanu sudah mengenal Kai dan Nathan. namun dengan Keanu mereka merasa heran karena lelaki itu menutup wajahnya.


Jelas di tutup jamileh muka Keanu kan ceritanya potokopian dari tuan Richard, kalo Keanu kaga make masker udah dijamin para karyawan nya pada bisa nebak.


"Loh kalian, ada apa kok dad berasa di demo" ucap tuan Richard yang membuat Keanu melengos malas, Daddy nya itu terkadang sellau bercanda seakan dirinya anak kecil.


"Iya dad, kita mau demo buat doser perusahaan nya Daddy" ceplos Keanu, sementara tuan Richard tertawa karena putranya.


"Hahaha, kau ini masih saja sinis kepada Daddy mu. ada apa kalian kemari tumben sampai barengan seperti ini" ucap tuan Richard.


"Aku mau protes om, kenapa tugas ku makin numpuk padahal kan om bisa minta Keanu buat bantu aku" ujar Nathan yang membuat Keanu kesal, ia ingin mengejar cita-cita nya bukan menjadi seperti Daddy nya.


"Gue gak mau ya kalo harus bantuin Lo, dan Lo tau kan apa yang gue mau" sinis Keanu kepada Nathan.


"Lo balik cuma mau protes doang Nat" tanya Kai, yang tak lain adalah kakak dari Nathan.


"Iyalah, gara-gara gue terlalu sibuk nih ya cewek-cewek gue pada kabur" dengus nya, membuat Keanu menatap Nathan sinis.


"Lo ngapain mainin cewek, Barbie banyak di toko mainan bisa tuh buat nemenin Lo kerja" cetus Keanu membuat tawa sang Daddy pecah.


Plaaakkk... Kai memukul lengan Nathan.


"Lo kapan bisa tobat si Nat, gak ada ahlak emang Lo ya. berenti Nat sebelum Lo kena batunya nya nanti" ujar Kai, disini Nathan lah yang di hakimi oleh kedua saudara nya.


"Kamu Kean, ada apa kamu datang kemari. biasanya kamu selalu menunggu Daddy dirumah jika ingin berbicara" tanya tuan Richard kepada Keanu.


"Aku mau bilang kalo beberapa hari lagi aku akan ada urusan" ucap Keanu menatap mata Daddy nya, Keanu dan tuan Richard terbiasa memberikan kode-kode melalui mata nya.


"Mau kemana Lo" tanya Nathan.


"Kepo amat si Lo, urusin aja tuh cewek-cewek Lo" balas Keanu.


"Berapa hari" tanya tuan Richard.


"Hmmmmm, sekitar 3 hari. setelah itu aku akan langsung kembali" ucap Keanu, membuat tuan Richard mengangguk dan tersenyum. bagaimana tidak ia adalah seorang ayah yang senang melihat kebahagiaan putra semata wayangnya itu.


"Oke, aku balik. bay" ucap Keanu berlalu begitu saja, membuat Kai dan Nathan melongok.


Enak ya jadi anak kesayangan holang kayah datang ngoceh gak sampe lima menit cabut lagi, dan nasib Nathan kali ini bagaimana.


"Om, sibuk" ucap Daddy Keanu yang langsung meninggalkan Nathan dan Kai, padahal merekapun sama memiliki tujuan tapi kenapa hanya Keanu yang diberi kesempatan.


Bukan tidak peduli kepada Kai dan Nathan, tuan Richard tau betul bagaimana ibu kedua ponakan nya itu.


Ia tau bagaimana keras nya ibu Kai dan Nathan yang mengutamakan harta, maka dari itu tuan Richard tidak ingin mendengar aduan dari Nathan. lebih tepatnya menghindari perdebatan dengan mom Nathan.


...


Sementara di tanah air seorang gadis tengah memainkan kaki nya di kolam renang, sang bunda yang melihat putrinya sedang galau pun menghampiri Dena.


"Hai, kamu kenapa hmmmm" tanya Sisil.


"Bunda, aku bosan dan aku ingin pulang" lirih nya.


"Hahaha, pulang bagaimana sayang disini rumah mu" ucap Sisil tertawa.


"Kaya nya ada yang galau nih" ledek Dio, yang menghampiri adik dan bundanya.


"Murung terooooos bang adik nya" kekeh Sisil.


"Elah dek disini juga cuma berapa hari doang, masa udah galau nanti juga ketemu lagi sama mas ganteng nya" goda Dio.


"Abang ih, apaansi bawel banget deh" cebik Dena.


"Tiati Lo dek" ledek Dio.


"Abang ih" kesal Dena.


"Kebayang gak Bun, nanti pas Dena balik kesana ehh mas ganteng nya udah di gaet cewek lain" ledek nya, membuat Dena menganga kesal dengan Dio.


"Abang ih, kenapa si ngomong gitu. Abang itu seneng banget si bikin Dena kesel" teriak nya membuat Mei yang sedang berada di dalam berlari ke arah kolam renang.


"Loh dek, kenapa" tanya mei, sementara Sisil menggelengkan kepalanya karena pusing melihat Dio yang selalu menggoda Dena.


"Abang tuh kak, ngeselin banget" teriak nya lebih kencang dan berlari ke kamarnya.


Ini kali pertama Dena marah kepada ledekan Dio, biasanya Dena marah tidak akan langsung pergi. tapi kali ini ia pergi meninggalkan Abang, bunda dan kakak iparnya yang mematung.


"Dio Artadinata" pekik Sisil.


"Hehe, kan niat nya becanda Bun" kekeh Dio.


"Kamu itu bisa lihat perubahan adik kamu, yaampun kenapa punya anak bikin pusing aja" geram Sisil.


"Lagian biasanya juga Dena kalo di ledekin gitu gak pernah marah" ucap Dio.


"Kamu ledekin nya soal siapa dulu bang, kalo soal yang dulu-dulu iyalah dia gak marah punya hati aja kaga sama cowok nya. tapi yang sekarang itu keliatan banget kalo Dena emang udah mulai tertarik kepada Keanu." ucap Mei.


"Jadi aku salah dong" tanya Dio.


"Tau ah, udah salah juga pake nanya lagi" dengus Mei meninggalkan Dio yang bingung, sedangkan Sisil tertawa kecil melihat Mei yang memarahi Dio.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: kira-kira Keanu ada urusan apa ya Thor 😂


A: hayoo apa coba un 🤣


N: jangan ngasi teka-teki Thor 😒


A: 🤣🤣🤣 nanti juga Lo tau jamileh 😂


N: oke gue tunggu aee dah😂*