Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 420


Saat berjalan masuk kedalam rumah Keanu mengedipkan matanya kepada Dena seakan meledek, bahwa dirinya bisa lebih dulu mendapatkan restu dari keluarga Dena.


Melihat itu Dena menganga ia tidak menyangka jika Keanu memiliki nyali untuk bertemu dengan kedua orangtuanya, dan kedua Abang nya.


"Isihhh, kak Dea ngapain si bawa dia masuk" Grutu Dena.


"Mau kenalin ke ayah kali calon mantu nya udah dateng" goda Mei, membuat Dena melengos.


Sementara Keanu yang tadinya percaya diri langsung menghentikan langkahnya saat melihat keluarga Dena yang sedang berkumpul, jangan lupa Keanu memiliki komitmen pada dirinya sendiri jika dia berani datang ke rumah seorang wanita tanpa di minta dan berani berhadapan dengan keluarga nya maka Keanu memiliki keseriusan tersendiri.


Semua orang menatap Dea yang menggandeng tangan Keanu, Justin awalnya merasa cemburu namun saat Dea mengatakan bahwa Keanu teman Dena maka semuanya tersenyum menyambut kedatangan Keanu dengan baik.


"Kamu" ucap Justin.


"Tenang dad, dia teman nya Dena tapi aku gak tau namanya belum kenalan tadi" ucap Dea memotong, ia takut jika suaminya marah.


"Benarkah" tanya semuanya.


"Hmmmmm" jawab Dea tersenyum, sementara Dena menginjak kaki Keanu yang kini berada di samping nya.


"Haiiissssshhh" desis Keanu yang merasakan kaki nya sakit, sementara Dena menatap Keanu tajam.


Keanu membuka masker dan topi nya hingga membuat Sisil dan yang lain nya tertegun, memang benar yang di ceritakan Dena jika senyum Keanu begitu manis bagaikan gula.


"Selamat malam, maaf saya mengganggu waktu kalian" ucap Keanu sopan, dan menyalami semuanya.


"Tidak apa-apa nak, silahkan duduk" ucap Rio mempersilahkan.


"Makasi tuan, eh om" ucap Keanu, membuat semuanya tersenyum.


"Siapa nama kamu nak" tanya Rio, haduh Keanu menjadi gugup karena berasa sedang di interogasi sama calon mertua.


"Nama saya Keanu om" jawab nya.


"Keanu?" ucap Rio mengulang.


"Iya, Keanu Kavindra Richard om" balas nya membuat Justin, Rio dan Dio saling memandang.


Bagaimana tidak mereka sebagai seorang pengusaha justru sangat mengenal keluarga Richard, keluarga yang terkenal dengan kesultanan nya. tapi tunggu Keanu terlihat biasa saja dan sederhana tapi mereka tau pakaian yang di kenakan Keanu berharga fantastis.


"Kau putra dari keluarga Richard" tanya Justin.


"Ah, iya saya putra dari keluarga Richard" jawab nya membuat Dena termenung, ia tau keluarga itu terkaya dan dikenal di negara ini mungkin negara lainnya pun.


"Apa kau_" ucap Dio terhenti saat Keanu memotong nya.


"Ah, tidak aku tidak turun ke perusahaan. itu adalah milik dad ku" jawab Keanu lagi-lagi membuat Dena mematung.


"Oiya sampai lupa, tuan muda Richard perkenalkan saya ayah nya Dena, ini bunda nya. dan itu kakak dan Abang nya Dena" ucap Rio membuat Keanu tersenyum.


"Panggil saya Keanu saja om jangan perlakukan saya berlebihan" ucap nya, sikap Keanu yang rendah hati ini membuat Rio dan Sisil kagum. namun mereka tau jika Keanu tidak akan di mengusik jika tidak di usik.


"Ya baiklah" jawab Rio tersenyum, Dena pun duduk di samping Keanu itu begitu terlihat cocok di mata Rio.


"Kamu sudah lama mengenal Dena" tanya Justin.


"Tidak bang, saya baru mengenal nya beberapa hari ini" jawab Keanu, Keanu meyakini jika Dena kesayangan keluarga nya.


Lelaki itu menatap Dena yang berada di samping nya lalu tersenyum, rasanya Dena memang seseorang yang ia cari selama ini. ah Keanu jadi berbunga-bunga kan.


"Gak usah liat-liat" cetus Dena membuat Keanu tertawa kecil.


"Liat lah kan punya mata" balas Keanu, keduanya terlihat tidak sungkan lagi membuat yang lain baper.


"Apasi kak ah elah" cebik Dena.


"Lah, kenapa si kan cuma liatin doang balas Keanu.


"Serah Lo dah" balas Dena membuat Dio tertawa.


"Kean jangan mau sama Dena, diamah galak kaga ada anggun-anggun nya" ledek Dio.


"Liat kan Kean galak diamah, gue aja takut" ledek Dio lagi.


"Dioooooooooo Artadinata" pekik Dena yang sudah mulai kesal, fiks disini Keanu lah yang tau pertama identitas keluarga Dena. begitupun sebaliknya hanya kepada keluarga Dena lah ia jujur bahwa dirinya adalah keluarga Richard.


"Artadinata" tanya Keanu membuat Dea menoleh.


"Hmmmmm, ayah ku" ucap Dena, Keanu hanya mengangguk dan tersenyum ia tidak ingin banyak bertanya.


Jadi Keanu ini anak seorang pembisnis ternama di negara nya, dan di negara kelahiran ayah nya tapi dia tidak ingin mengikuti jejak sang ayah.


Keanu lebih memilih untuk menjadi seorang dokter, karena ia ingin menolong banyak orang yang tidak mampu untuk kerumah sakit.


Dan saat bertemu dengan Dena Keanu seakan menemukan jati dirinya dalam diri Dena, yang memilih profesi yang sama dengan nya.


Begitupun dengan Dena selama ini ia mencari lelaki yang memang tidak bergantung kepada kekayaannya orang tua nya, dan ia menemukan nya meskipun Keanu akan menjadi ahli waris tapi bagi Dena Keanu tetaplah seorang dokter yang membuat nya menjadi dirinya sendiri.


Setelah waktu semakin larut Keanu ijin pulang, dan ia di antar oleh Dena ke teras keluarga Dena senang dengan kedatangan Keanu.


"Aku balik" ucap Keanu.


"Balik aja gak ada yang nyuruh kesini kan" ceplos Dena.


"Heh, gak boleh judes-judes nanti cepet tua" bisik Keanu membuat Dena melotot.


Keanu mengelus kepala Dena membuat jantung Dena kembali tidak aman gaess, Keanu masuk kedalam mobilnya dan saat mobil Keanu sudah keluar dari halaman rumah Dena memegang dada nya.


"Ini nyata kan, gue di apelin woooy gak lapuk lagi dong bontot nya bunda kalo gini caranya" ucap Dena kegirangan, para kakak yang melihat Dena pun ikut bahagia.


Ternyata benar jika Dena memang memiliki simpati kepada Keanu, meskipun jika berdekatan keduanya terlihat seperti kucing dan tikus.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


A**: udah ya gaes jangan bikin gue bingung lagi sama ni jalan cerita😁 yang bilang Dena lebih cocok sama Carl karena Carl calm kalian gak tau Keanu lebih calm. dia akan rese cuma di depan Dena doang oke πŸ˜‰


N: iyalah depan Dena, kan Dena yang udah curi hati Keanu sampai Keanu merasa gak aman πŸ˜†


A: nah kan, kalo si Dena sama Carl itu bocah kaga bakal bahagia karena merasa di jadiin pelampiasan. kalian tau si Carl udah mewek-mewek gara-gara ana balik ke negara nya 😊


N: lagian Dena kaga ada hati sama Carl πŸ˜† adik gue juga pernah kaya Dena waktu SD bilang suka sama si anu pengen sama si anu. lah pas SMA pacar nya beda lagi sampe ngelirik si anu aja kaga pernah 🀣


A: ya namanya bocah, ponakan gue juga begitu bilang cowok gue perhatian, baik pengen sama cowok gue Mulu 😊 terus kalo udah denger begitu apa iya gue harus relain cowo gue buat ponakan gue woooy🀣 ujung nya itu ponakan gue sekarang Deket nya sama cowok lain πŸ˜†


N: nah kan πŸ˜‚ celotehan bocah mah kaga usah di bikin serius, intinya kalo itu ada di posisi anak deterjen belum tentu mereka juga bakal dengerin celotehan anak nya 🀣


A: hmmmmm, lah Uun 😁*