Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 42


setibanya Sisil di kantor ia langsung menuju ke ruang kerja nya, hari ini Sisil ingin bersikap dingin kepada Rio ya karna dirinya merasa di permainkan...


Sisil juga tidak peduli jika harus diberhentikan dari tempat kerja nya nanti, lagian dia bisa mengurus hotel miliknya....


sisil mempunyai hotel yang begitu besar ia membangun hotel itu dengan hasil kerja nya selama diluar negri, karna ia tidak hanya kuliah tapi juga bekerja disana...


Rio pun datang namun Sisil tidak menyambut nya atau pun melirik nya, Sisil tetap fokus pada pekerjaan nya...


Rio yang melihat sikap Sisil yang dingin pun terheran....


(ada apa dengan nya tidak biasanya dia seperti ini) batin Rio sambil melangkah masuk keruang kerja nya...


tidak lama Sisil masuk dan memberikan beberapa berkas yang harus di periksa oleh rio....


tok tok tok.... Sisil pun masuk kedalam ruangan Rio


"selamat pagi tuan, ini ada beberapa berkas yang harus anda periksa" ucap Sisil...


belum sempat Rio menjawab Sisil sudah pergi meninggalkan ruang kerja Rio, sikap nya benar-benar mbuat Rio semakin bingung


"Rey ada apa dengan nya kenapa dia tidak seperti biasanya" tanya Rio kepada Rey yang berada di sofa ruang kerjanya


Rey yang mendengar pertanyaan Rio hanya mengangkat bahu dan menggelengkan kepalanya saja...


(mana ku tahu tuan, memangnya kau pikir aku teman curhat nya nona! mungkin kau membuat kesalahan yang tidak kau sadari, ya karna akhir-akhir ini kau selalu dibuat bodoh olehnya) batin Rey


💞 💞 💞


sementara papah sisil ia sedang menemui ibu Rio, dia menjelaskan kedekatan putrinya, ibu Rio yang mendengar itu sangat senang dengan kabar yang dibawa oleh tuan gerry...


merekapun memutuskan untuk acara lamaran Rio kepada Sisil Minggu depan, karna tidak mau menunggu terlalu lama lagi...


saat jam makan siang Sisil diminta pak Gerry untuk ke perusahaan nya, ia ingin mengenalkan Sisil kepada ibunya Rio karna Sisil belum mengenal ibunya Rio..


setibanya Sisil di perusahaan papah nya merekapun bergegas pergi menuju restoran Sisil heran dengan tingkah papah nya...


"kita mau kemana di pah" tanya Sisil


"kita mau makan siang bersama sahabat papah" jawab pak Gerry singkat Sisil pun tidak menghiraukan nya ia berfikir untuk mengikuti nya saja


setibanya mereka di restoran Sisil melihat wanita yang melambaikan tangan kepada papah nya, ya Sisil berfikir mungkin papa nya ingin menikah lagi sehingga mengenal wanita itu kepada Sisil...


merekapun berjalan menuju meja yang di tempati oleh ibunya Rio...


"sayang kenalkan ini Tante danti" ucap pak Gerry mengenalkan


"hai Tante aku Sisil" ucap Sisil sambil bersalaman dengan nyonya Danti


"kamu semakin cantik saja sayang" ucap ibu Rio


"terimakasih" balas Sisil senyum


meskipun ia kecewa tapi ia merasa tidak perlu menunjukan kekecewaan nya...


merekapun memesan makanan dan tidak lama makanan yang mereka pesan pun datang...


semua orang yang ada di meja tersebut menyantap makanan yang sudah tertata di meja tanpa bersuara...


setelah selesai makan Sisil memutuskan untuk pergi lebih dulu karna ia harus kembali ke kantor, pak gerry dan Bu Danti pun mengiyakan...


sesampainya Sisil di kantor wajahnya semakin sulit di tebak, ia bergegas ke ruangan kerja nya...


.


.


.


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya🙏😉***