Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
Extra part


Acara sudah selesai, semua rekan-rekan bisnis Gabriel yang tadinya. berkumpul di lapangan beserta Gabriel dan keluarganya pergi ke sebuah restoran yang ada di belakang landasan pacu.


Gabriel menjamu seluruh tamu-tamu dengan makan bersama, ia menyewa satu restoran full untuk tamu-tamu yang hadir. Ketika semua rekan bisnis dan semua tamu yang hadir di Landasan lacu sedang asyik makan dan bercengkrama, Gabriel membawa Amelia ke salah satu ruangan khusus yang ada di atas. Ia ingin memberikan kejutan untuk istrinya.


“Dad, Apakah ini masih masih jauh?” tanya Amelia ketika mereka sedang berjalan ke atas, Gabriel sengaja menutup mata Amelia dan membantu istrinya untuk berjalan.


“Tidak, baby. Sebentar lagi, kita sampai,” ucap Gabriel saat menaiki anak tangga. Dan akhirnya, Gabriel dan Amelia sampai di depan ruangan yang telah Gabriel siapkan.


Gabriel membuka pintu, kemudian ia melepaskan penutup mata yang dipakai oleh istrinya, membuat Amelia langsung menutup mulut. Amelia menatap tak percaya dengan pemandangan di depannya, sudah tersaji kue dan lilin serta dekorasi yang sangat indah.


Seketika Amelia berbalik, kemudian ia memeluk Gabriel. “Dad, dari kapan kau menyiapkan ini?” tanya Amelia dengan mata yang berkaca-kaca. Selalu seperti ini, setiap tahun Gabriel selalu memberikan kejutan yang tak terduga. Jika biasanya orang lain akan memberi kejutan pada malam hari. Tapi berbeda dengan Gabri, Gabriel selalu memberi kejutan di waktu-waktu yang tak terduga . Seperti pada pagi hari, atau waktu-waktu di mana Amelia tidak menduganya.


“Ayo masuk!” kata Gabriel, ia menuntun tangan Amelia untuk maju ke arah dalam, dan ia langsung menarik kursi lalu mempersilahkan Amelia duduk.


Saat Amelia duduk, Gabriel berlutut dihadapan istrinya Kemudian ia mencium tangan istrinya. Amelia membungkukkan tubuhnya, kemudian ia langsung mencium bibir Gabriel.


“Dad, kau selalu membuat kejutan yang tak terduga,” ucap Amelia sambil membelai pipi Gabriel. Gabriel terkekeh.


Gabriel menuangkan wine ke gelasnya, ia juga menuangkan soda ke gelas Amelia. Kemudia. Gabriel menyalakan lilin yang ada di atas kueh, lalu menyerahkannya pada pada Amelia.


“Ayo tiup Baby, dan buatlah harapan!” ucap Gabriel, Amelia memejamkan matanya. Ia berdoa dalam hati, kemudian ia langsung meniup lilin yang ada di kue ulang tahunnya.


•••


“Daddy, ... Daddy!” Panggil Grisya. Ia memanggil sang ayah saat sampai di Mansion. Tadi setelah acara makan siang bersama, Grisya pergi bersama seseorang. Sedangkan Gabriel dan Amelia sudah kembali ke rumah.


“Grisya ada apa? Kenapa kau mencari Daddy?” tanya Amelia. Grisya tak menjawab, ia menyipitkan matanya saat melihat leher sang ibu yang memerah. Karena setelah mereka makan siang dan kembali ke rumah, Amelia dan Gabriel langsung bercinta.


Sayangnya, Gabriel lupa, tentang sesuatu. Ia malah memberikan jejak di tubuh istrinya. padahal Ia tahu anak-anaknya begitu kritis. Apalagi Grisya. “Mom, lehermu Kenapa?”.tanya Grisya dengan polos. Gadis yang sekarang menginjak usia 19. tahun itu menatap sang ibu lekat-lekat, hingga Amelia memejamkan matanya, ia berusaha memutar otak untuk menjawab ucapan Grisya.


“Ah, lupakan, mana Daddy Mom?” tanya Grisya.


Scroll gengs Tinggalin komen karena di bawah ada kisah Grisya dan Nick yang bikin baper