Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
368


Zidan menggigit bibirnya saat membaca pesan dari Zayn yang mengatakan bahwa Ariana sudah tak ada di apartemennya dan kemungkinan Ariana sudah pergi meninggalkan negara ini.


Zidan mematikan layar ponselnya. Lalu menyimpan ke dalam saku dan melihat kearah sang paman yang sedang menatap ke atas dengan tatapan kosong.


Ia mencoba mengolah kata untuk memberitahukan pada josh. Walau


bagaimanapun, Josh harus tahu bahwa Ariana sudah pergi dan ia tak yakin, Ariana akan kembali lagi ke negara ini.


“Josh!” Panggil Zidan, Josh yang mendengar suara Zidan dan langsung berusaha menoleh.


Zidan menatap lekat-lekat wajah sang paman, kemudian mulai berbicara. “Zayn mengirimiku pesan, dia mengatakan bahwa apartemen Ariana kosong ada kemungkinan bahwa Ariana sudah pergi meninggalkan negara ini,” ucap Zidan. ia menatap sang paman dengan tatapan iba. Ia tahu, bahwa pamannya sedang dilanda penyesalan.


Mendengar ucapan Zidan, tubuh Josh menegang. Ia tak percaya dengan ucapan keponakannya. Ia berusaha bangkit. Namun, Zidan menahannya. “Tenanglah Josh. Ingat kondisimu. Kau tak boleh panik, kau masih dalam masa perawatan,” ucap Zidan. Tiba-tiba Josh meraung. Ia berhasil menggerakkan mulutnya kemudian menangis memanggil nama Ariana.


Bagaimana mungkin ia akan kehilangan putrinya. Tiba-tiba, semua perlakuannya pada pada Ariana melintas ke otaknya.


Bahkan ia mengingat betul bagaimana reaksi Ariana yang kecewa saat putrinya meminta merayakan ulang tahun di Bali. Namun, ia malah pergi mengabulkan keinginan Carla ke Korea, dan itu, kenangan terakhir bersama Ariana.


“Zi-Zidan, ku-kumohon, bawa Ariana pulang!” ucap Josh dengan terbata-bata. Ia berusaha untuk berbicara dan meminta keponakannya untuk mencari Ariana.


“Josh, tenanglah. Ariana pasti akan baik-baik saja bersama suaminya,” kata Zidan. Secara tidak langsung, ia mengatakan bahwa Ariana tak akan kembali ke negara ini.


“Zi-zidan ....” panggil Josh setelah ia bisa menguasai diri.


“Josh, mungkin Ariana ada di titik lelahnya. Aku tak memihak kau ataupun memihak Ariana. Tapi, aku pernah berada di posisi Ariana dan rasanya itu sangat menyakitkan. Kau berkata kau sudah berusaha adil pada Ariana dan juga Carla. Tapi, tidak Josh. Kau tidak menyadari bahwa sikapmu sangat berbeda. Maaf, jika ucapanku menyakitimu. Tapi, inilah kejujurannya. Ariana sangat tersiksa karena perlakuanmu dan Briana.” ucap Zidan. Ia menghentika ucapannya, kemudian tersenyum getir.


“Aku pernah merasakan bagaimana rasanya di asingkan dan itu sangat menyakitkan. Aku Lelaki, bahkan aku pernah merasa putus asa. Lalu bagaimana dengan Ariana, dia seorang perempuan dia pasti merasa lebih tertekan dariku.Ketika ia butuh semangat darimu Tapi kau dan Briana malah mengabaikannya. Jadi, aku mohon Josh, Setelah kau pulih. Jangan ganggu lagi Ariana. Biarkan Ariana berbahagia bersama pilihannya. Aku yakin, suatu saat, jika Ariana sudah memaafkan kalian, Ariana pasti akan datang kembali menemuimu dan menemui Briana.”


Mendengar ucapan Zidan, jantung Josh bagai dihantam godam. Sekarang matanya terbuka lebar, Kepingan-kepingan sikap buruk pada Ariana langsung menubruk pikirannya ingga ia teringat semuanya.


Zidan menggigit bibirnya, ia lepas Kontrol dan malah mengatakan unek-uneknya. Padahal, Ia tahu sang Paman baru saja mengalami serangan jantung ringan dan tak boleh banyak pikiran.


Ia mengusap wajah kasar, kemudian menatap Josh. “Maaf Josh, bukan maksudku ... ” ucapan Zidan buyar kala mendengar Josh menangis tergugu. Tak lama, pintu terbuka. Zayn masuk ke ruangan rawat Zayn. Ia baru saja kembali dari apartemen Ariana.


“Za-Zayn ...” kata Josh terbata-bata. Ia berharap Zyan mengabarkan bahwa Apa yang diucapkan Zidan adalah sebuah kebohongan dan berharap bahwa Ariana masih ada di negara ini.


.


Zidan dan Zayn saling bertatapan. Kemudian mereka berdua melihat kearah Josh. Zayn mengeluarkan benda dari sakunya. “Aku menemukan ini di apartemen Ariana. mungkin setelah kau sembuh kau bisa membukanya ucap Zayn. Ia menaruh apa yang ditemukannya di atas nakas.


Mau scroll lagi ... Boleh! aku update 3 bab