
Gebby langsung maju ke arah Gabriel. Kemudian, ia langsung menjambak rambut saudara kembarnya dan menggoyang-goyangkan kepala Gabriel dengan keras hingga Gabriel meringis karena Gaby benar-benar menjambak rambutnya secara brutal.
Tapi Gabriel tidak melawan, ia membiarkan Gebby melakukan apa pun pada tubuhnya. Saat ini, Gebby benar-benar menyalurkan rasa kesalnya dan amarahnya dengan menjambak dan menarik kepala Gabriel kesana kemari.
Setelah ia lelah, Gebby menghentikan apa yang telah di lakukannya, lalu menatap Gabriel dengan tangis yang berlinang. Begitupun juga Gabriel, ia menatap Gebby dengan tatapan rindu.
“Gebby,” lirih Gabriel terbata-bata, untuk pertama kalinya dalam 13 tahun ini, Gebbi mendengar saudara kandungnya memanggil namanya.
Seketika itu juga Gebby menarik bantal dari belakang tubuh Gabriel, kemudian menghajar tubuh saudara kembarnya dengan membabi buta, brengsek, bajiingan, jahanamm!” teriak Gebby. “kenapa kau berubah jadi iblis, Hah! kau membuatku malu di hadapan Daddy Stuard dan Amelia!” Gebby berteriak histeris.
Setelah itu, Gebby menghentikan gerakannya, Kemudian ia melemparkan bantal yang dipegangnya ke wajah Gabriel dengan keras. Hingga Gabriel hampir saja terjatuh dari berangkat.
Gebby berusaha mengatur nafasnya
Tampilannya sudah acak-acakan, karena ia baru saja menghajar Gabriel, begitupun Gabriel yang juga berusaha mengatur nafasnya karena seluruh tubuhnya terasa nyeri akibat Gebby .
“Kenapa kau membuatku malu Gabriel, kita dibesarkan oleh Daddy Stuard, kita mendapat kasih sayang yang berlimpah darinya. Apa kau bisa bayangkan, jika dulu Mommy tidak bersama Daddy, kita tak akan bisa seperti ini. Lalu kenapa kau harus meniru tingkah ayah kandung kita, Gabriel. putrimu sudah tumbuh dewasa, apa kau ingin putrimu membencimu sama seperti kita membenci Uncle, Josh. Lalu bagaimana kau akan menghadapi Amelia setelah apa yang kau laku ....”
Ucapan Gebby terputus, ketika Gabriel tertunduk. dan tak lama Gabriel menangis tersedu-sedu, tubuh Gabriel bergetar. Ia menumpahkan tangisnya, penyesalannya semakin menjadi-jadi saat mendengar apa yang diucapkan Gebby.
Gebby menghapus air matanya, kemudian ia berjalan mendekat kearah sang kakak, saat sudah berada di berada di dekat Gabriel. Perlahan, Gebby mengangkat tangannya. Lalu, membawa Gabriel ke dalam pelukannya. hingga kini tangis Gabriel semakin menjadi-jadi. Ia langsung membalas pelukan Gebby. Hingga kini, saudara kembar itu saling memeluk setelah 13 tahun lamanya.
“Daddy, selalu mengajarkan kita untuk bertanggung jawab. jadi kumohon bertanggung jawablah atas apa yang kau lakukan pada Amelia dan Putrimu. Setelah itu, kembalilah kepada kami Jadilah Gabriel yang seperti dulu,” ucap Gebby lagi dengan tangis yang masih berlinang. Gabriel tak menjawab, ia hanya mampu mengeluarkan tangisnya sambil memeluk Gabriel.
Stuard tersenyum saat melihat interaksi Gebby dan Gabriel. Sedari Gebby masuk, ia mendengar semua. Ia bersyukur Gebby datang, setidaknya Gabriel bereaksi dan Gabriel ia bisa melihat bahwa putranya benar-benar menyesal.
Setelah urusan Gabriel dengan hukum selesai, ada satu hal yang akan di lakukan oleh Stuard. Rencana yang mungkin sungguh tak masuk akal, walaupun tidak yakin dengan rencananya. Tapi, ia akan mencobanya. Berhasil atau tidak, ia akan tetap mencobanya.
Anakku dua duanya lagi kena batuk flu yang cukup parah, jadi baru sempet update, dan sekarang aku update 3 bab. Kalian bener2 tega kalau ga tinggalin komen.😭😭