Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
345


Setelah Stuart membawa Simma ke kamar Gaby Gabriel dan Gisel saling pandang.


“Gisel kau pergi ke kamar duluan oke. Kakak akan mengobrol bersama Gabriel sebentar,” kata Gaby pada Gisel. Ia rasa, ia harus membicarakan hal ini dengan sang kakak.


Gisel mengangguk kemudian ia menatap Gaby dan Gabriel secara bersamaan. Gadis yang kini menginjak remaja itu mengernyitkan keningnya saat melihat wajah Gabriel tampak tegang.


setelah Gisel pergi,. Gabriel kembali mendudukkan dirinya di sofa, di susul Gabby yang mendudukan dirinya di Sebelah Gabriel.


“Gabriel. Apa kau memikirkan apa yang aku pikirkan?” tanya Gabby.


Gabriel tak menjawab. Ia malah menunduk dan mengusap kasar wajahnya.


“Kau pergilah temani Gissel, aku akan berbicara pada Daddy,” kata Gabriel. Setelah mengatakan itu, Gabriel pun bangkit meninggalkan Gabby dan berjalan ke arah kamar ayah dan ibunya.


•••


Gabriel berdiri di dekat pintu kamar ayah dan ibunya, sudah 30 menit berlalu, Gabriel menunggu. Namun, sang ayah belum keluar juga.


10 menit kemudian, terdengar suara derap langkah. Gabriel menegakan tubuhnya karena ia tau bahwa itu langkah sang ayah.


“Kau mengagetkan Daddy,” kata Stuard.


“Dad, aku butuh penjelasanmu,” kata Gabriel tanpa basa-basi.


Sejenak, Stuard terdiam. tatapan mata putranya begitu tegas. Kini, ia dan istrinya tak bisa lagi mengelak.


“Kau yakin kau ingin tau?” Tanya Stuard, Gabriel mengangguk mantap.


“Ajak Gabby, kita berbicara di ruang kerja Daddy,” kata Stuard.


•••


“Dad!” panggil Gabriel yang gemas karena Stuard tak kunjung bicara.


Stuard menghela nafas berat. Ia tak menyangka , hari ini akan tiba. Hari di mana ia harus membongkar rahasia yang sudah ia sembunyikan selama bertahun-tahun. Rahasia yang ingin ia bawa sampai mati.


“Gabby ... Gabriel ....” Dan mengalirlah semuanya dari mulut Stuard. Stuard menceritakan semuanya secara rinci, termasuk apa yang terjadi pada Simma dan Josh di masa lalu.


Tubuh Gabby dan Gabriel bagai tersengat petir, Awan gelap seakan mengeliling mereka. Kenyataan ini begitu menyakitkan untuk mereka.


“Da-dad, ka-kau bercanda kan?” Tanya Gabriel terbata-bata.


“Dad, kau pasti berbohong pada kami,” kata Gabby, tangain gadis itu tumpah, karena rasanya ... ini begitu menyakitkan.


Batin Stuard tercubit saat mendengar reaksi Gabby dan Gabriel. Ia bangkit dari duduknya dan duduk di tenagah-tengah Gabby dan Gabriel.


Setelelah duduk di tengah-tengah, Stuard membawa Gabby dan Gabriel kedalam pelukannya. Hingg kini, ia merangkul.Gabby dan Gabriel secara bersamaan.


“Demi apapun di dunia ini. Daddy menyayangi kalian, kalian adalah putra-putri Daddy, tak perduli kalian bukan darah daging Daddy, yang pasti kalian, Giselle dan Mommy adalah hidup Daddy.”


Rasa getir menyelimuti keduanya. Tangis mereka berdua tumpah. Air mata semakin deras mengaliri wajah mereka, mereka bersamaan memeluk Stuard. .


Seminggu kemudian


Setelah menumdapat laporan dari anak buahnya yang mengatakan bahwa Ariana baru saja menikah, Nafas Josh memburu, ia langsung bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan kerjanya. Emosinya sudah di ubun-ubun. Bagaimana mungkin Ariana menikah tanpa ijinnya.


Ia mengendarai mobil dengan kecepatan penuh saat sampai di gereja ia langsung menghampiri Ariana dan menarik tangan putrinya kemudian ...


Ini nanti flashback nikahnya Justin sama Ariana di next babya. Karma Josh di next bab ya 💃💃💃


Gengs yang punya aplikasi si kuningg boleh ya di tengok ceritaku di sana dengan judul sugar Daddy meet sugar baby. Di sana koinnya bisa beli pake pulsa.