
baca sampai bawah ya, ada part novel Gabriel.
pada protes bertele-tela. katanya cerita Ariana belum selesai sama karma buat Josh sama Briana belum tapi udah ada konfik Arleta.
Sabar ya Kaka Kaka. Aku baru mau kelarin tentang Ariana besok. Tapi sebagian dari kalian udah nge judge. Kenapa aku kasih kisah Arleta duluan karena sebentar lagi kisah Arleta pun selesai dan Ssemua bakal kebongkar. bukan berarti bertele-tele 😭😭
Kenapa aku nulis kisah Arleta dulu. Karena untuk Ariana aku belum ada ide, jadi dari pada ga update mending aku udpate yang ada di pikiranku dulu.
Asli sih, bacain komen beberapa orang bikin nyelekit banget. Terus ada yang bilang jaman marah kalau dapet komentar karena reader cape di gantung.
Plis jangan berlindung di kata “Kak jangan marah, kami hanya kasih saran bla bla bla!”
Ini belum ending. Endingnya juga cuman beberapa bab lagi. tolonglah ketikannya di jaga. Kalau ga suka ya udah tinggalin, noveltoon kan gratiskan ya. kalau ga suka ya udh skip.
Bsok kisah Ariana kelar, kisah Arleta pun kebongkar.
Gens selama aku nulis ini. Aku enggak pernah minta kalian buat vote, jadi sekarang boleh ga, aku minta bayaran sama kalian, ga mahal kok. pake komen kalian yang nyemangatin aja udh cukup
Aku bertanggung jawab dengan ucapanku yang akan taruh kisah Gabriel di sini dan aku akan usahain update Gabriel dua sampe 4 bab sehari.
Judul gabriel. “Arrogant men.” kemarin kan aku baru kasih sampai bab 5. di bawah ini ada part 6 nya. terus barusan aku udah update dua bab jadi bab 7 sama bab 8nya kalian bisa baca di lapak Arrogant men
Yang penasaran apa yang rnecana Amelia sama kenapa Stuard dan Justin ga bisa nemuin Amelia merapat ya kesana.
Bab 6 rintihan Amelia
Saat Amelia mendekat, Amelia berjongkok di hadapan Gabriel. Gabriel membuka celananya. Kemudian tampaklah senjata Gabriel yang mengeras dihadapan wajah Amelia.
Amelia menggigit bibirnya, kemudian memejamkan matanya lalu memainkankan milik Gabriel dengan mulutnya.
Gabriel mengadahkan kepalanya ke atas, tangannya menjambak rambut Amelia lalu memajukanya ke atas dan kebawah menyuruh Amelia, agar lebih dalam memasukkan senjatanya miliknya ke dalam mulut Amelia.
Saat asyik dengan apa yang dilakukannya, ketika tangannya masih menjambak rambut Amelia, Gabriel mengambil gelas berisi wine dari sisinya. Lalu, meneguknya dan matanya menatap kearah Amelia, kemudian menyeringai saat melihat wajah Amelia yang memerah dan tampak kesulitan untuk bernafas.
Tibalah detik-detik Gabriel akan mencapai puncaknya. Ia semakin menekan kepala Amelia membuat Amelia pasrah di bawahnya dan seketika itu juga air mata Amelia berderai.
“Minum ini!” Titah Gabriel setelah ia mencapai puncaknya dan Amelia sudah berdiri di hadapannya.Ia merogoh sakunya lalu melemparkan dua butir obat ke arah Amelia
Gabriel kembali menenggak wine. Ia menyeringai ”Apa kau ingin aku menghentikan pengobatan ibumu?” tanya Gabriel. Seketika wajah Amelia memerah. Ia membuka serbuk itu lalu memasukkan obat ke mulutnya dan mengambil minum. lagi-lagi Gabriel menyeringai saat melihat Amelia sudah meminum obat tersebu..
Setelah Amelia minum obat yang tadi di berikan oleh Gabriel, Amelia mendudukan dirinya di ranjang. Sedangkan, Gabriel menatap Amelia tanpa berkedip. Ia sedang menunggu reaksi obat yang di makan Amelia.
15 menit berlalu, Amelia mulai beraksi. Amelia mulai meliuk-liukkan tubuhnya. Kemudian mengipas-ngipasnya dengan tangan. Ia sudah mulai kepanasan, karena obat peranggsang yang diberikan Gabriel sedang bekerja.
Ketika Amelia terlihat mulai tak terkendali. Gabriel bangkit dari duduknya. Ia mengambil cambukan, lalu setelah itu ia melayangkan cambukan ke tubuh Amelia.
Dan sekarang, mulailah semua siksaan bagi Amelia, ia merintih, meminta, memohon agar Gabriel menghentikannya. semakin Amelia merintih semakin Gabriel puas.
Gabriel menghentikan aktivitasnya ketika melihat Amelia terhuyung ke ranjang lalu tak sadarkan diri tak lama ia melihat darah mengalir ke kaki Amelia.
Tak ada rasa terkejut di dir Gabriel, seolah melihat Amelia terkapar adalah hal biasa. Gabriel mengambil celananya dan memakainya lalu meninggalkan Amelia seorang diri
“Urus dia!” titah Gabriel pada pelayan yang biasa melayani Amelia.
•••
3 bulan kemudian
Sturad menghela nafas lega. Wajahnya berbinar. ia mengucap syukur sebanyak-banyaknya. Kala ia berhasil menemukan lokasi Amelia.
Selama 3 tahun ini, ia berjuang mencari Amelia. Dan setelah 3 tahun berjuang. Akhirnya menemukan di mana tempat putranya menyembunyikan Amelia.
Stuard mulai menelusuri aset-aset Gabriel dan ia menemukan transaksi Gabriel membeli sebuah pulau dan ia yakin, bahwa Amelia dibawa ke pulau tersebut oleh Gabriel.
beberapa waktu yang lalu, orang-orang suruhan Stuard mengintai pulau tersebut. Ternyata, pulau tersebut sangat ketat. Tapi, orang-orang Stuard adalah orang yang sangat profesiona.l hingga mereka bisa menyelusup masuk dan memastikan keberadaan Amelia. Benar saja, Amelia ada di sana.
“Siapkan pesawat. Aku sendiri yang akan menjemput Amelia!” ucap Stuard Setelah orang yang di teleponnya mengangkat panggilannya.
Setelah mengatakan itu, Stuard bangkit dari duduknya. Dan berjalan ke ruang kerjanya.
Tinggalin komen, like dan vote ya