
Di titik terakhir, Audrey tumbang. Tubuhnya diikat. Ia di gotong dan akan di bakar hidup-hidup.
Tangis Audrey luruh saat ia akan di gulingkan kedalam api. Kakinya sudah menyentuh api, nama dan wajah putrinya terngiang-ngiang di otaknya.
"Maafkan mommy Kelly," lirih Audrey saat sebentar lagi tubuhnya akan terguling kedalam api. Ia memejamkan matanya.
Suara pistol terdengar menggelegar dari luar. Tubuh Audrey yang sudah di angkat, langsung di turunkan kembali oleh anggota mafia lainnya.
Polisi melesat masuk ke dalam markas, menyergap Mafia dan anak buahnya. Audrey membuka mata, ia menangis haru saat polisi datang tepat waktu.
Ya, sebelum Audrey datang ke markas, Audrey sudah melaporkan semua kejahatan mantan bosnya. Narkoba, penjualan senjata ilegal dal lain-lain.
Akhirnya polisi pun bergerak cepat, dan datang ke markas mafia tersebut.
"Anda tidak apa-apa, Nona?" tanya seorang polisi wanita yang menghampiri Audrey.
Audrey mengangguk, rasa syukur dan tangis haru menghinggapinya. Semunya selesai. Ia bisa hidup tenang bersama putrinya.
•••
Audrey berjalan ke rumahnya dengan tertatih-tatih karena kakinya melepuh.
"Audrey kau tidak apa-apa?" pekik Sima saat Audrey masuk. Simma adalah sahabatnya termasuk pengasuh putri kecilnya.
Tanpa membalas ucapan Sima, Audrey berhambur memeluk sahabatnya.
"Audrey kau kenapa?" tanya Sima saat Audrey menangis di pelukannya.
Bukannya menjawab ucapan Simma, Audrey malah menangis semakin keras. Ia melepaskan beban dan rasa gundah yang selama ini ia pendam.
••
Setelah bercerita semua dengan Simma, Audrey berjalan ke kamar putrinya.
Ia tersenyum kala Kelly sudah tertidur lelap. Ia membaringkan tubuhnya di ranjang, kemudian ia menatap lekat-lekat wajah putrinya.
Bulir bening kembali jatuh dari pelupuk matanya saat melihat wajah Kelly. Hidung dan bibir putrinya sangat mirip dengan Zidan.
Ia sadar, siapa dirinya dan siapa Zidan. Sampai kapan pun, Kelly hanya miliknya seorang. Ia takan pernah memberitau pada Zidan karena sejatinya mereka hanyalah orang asing.
Audrey pun memutuskan untuk menerima tawaran Josh untuk bekerja di perusahaan Josh. Ia tak mungkin membawa Kelly ke Rusia. Jadi Kelly tetap berada di Argentina bersama Simma.
Saat kembali ke Rusia, Audrey langsung terkejut saat melihat apartemen Josh yang kosong. Ia mencoba menghubungi Josh. Namun, ponsel Josh tertinggal di apartemennya.
Jiwa detektip Audrey muncul. Saat ia melihat ponsel Josh. Ia mencurigai satu nama yang menelpon Josh terakhir, dan itu adalah nomer Albert, dan Audrey tau bahwa Albert adalah ayah dari Zidan.
Saat itu, Audrey membututi Albert dan akhirnya ia tau dimana Josh di sekap, dan saat itu pula, ia bertemu dengan Zidan setelah 2 tahun berlalu.
Rasa itu masih ada walaupun samar, itulah yang Audrey rasakan saat kembali lagi bertemu Zidan.
Dan setelah Josh bebas dari cengkraman Alberth, ia memperkerjakan Audrey sebagai sekretarisnya. Audrey hanya meminta Josh untuk merahasiakan tentang Kelly. Walau bagaimana pun, Josh adalah paman dari Zidan, dan Audrey harus mewanti-wanti Josh agar tak membocorkan rahasianya.
Dan setelah usia Kelly 7 tahun, masa lalu Audrey kembali datang. Salah satu rekannya sudah bebas dari penjara.
Ia menyimpan dendam pada Audrey, karena Audrey berkhianat dan menjembloskan semua kedalam penjara.
Ia sengaja datang ke Rusia untuk membalas Audrey. Saat Audrey berjalan di basement dan menuju ke arah mobil. Adrian yang tak lain rekan yang dendam pada Audrey membekap mulut Audrey dan membawanya kedalam mobilnya.
Saat di jalan yang sepi, Audrey berhasil melawan, ia berhasil melompat dari mobil Adrian. Lalu, Adrian pun menyusul turun dan mereka terlibat perkelahian. Saat Adrian tak mampu lagi melawan Audrey, Ia mengambil pisau dan menusukkannya pada perut Audrey.
"Akan ku cari anakmu, dan akan kubunuh dia!" Geram Adrian. Ia pun kembali kedalam mobilnya dan meninggalkan Audrey.
Audrey berjalan tertatih-tatih dengan memegang perutnya, dan beruntung Zidan melewat jalan tersebut dan membawa Audrey ke rumah sakit.
Flashback Off
Ah, nyueseknya jadi Audrey. 😥😥
Sudah ya mpok mpok lunas ye.kaga penasaran lagi wkwkwk
Hatekomen blok 🤣