Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
347


Karena Ariana sudah haus dan Justin belum juga kembali ke kamar, Ariana pun turun dari ranjang dan berniat menghampiri Justin.


Namun, Justin tak ada di dapur. Lalu tak lama, ia mendengar suara Justin dari dekat pintu.


“Mister!” panggil Justin.


Justin yang mendengar namanya dipanggil langsung menoleh kebelakang “Sayang ada Gabriel,” kata Justin.


Mendengar Justin memanggil Ariana sayang


Lutut Gabriel melemah. Ia bukan anak kecil, tentu ia mengerti apa yang sedang terjadi antara Justin dan Ariana.


Baru saja Ia mendapat kenyataan yang menyakitkan, tentang hubungannya dengan Ariana yang ternyata kakak beradik. Hari ini, ia kembali hancur saat mengetahui yang sebenarnya tentang Ariana dan Justin.


“Gabriel!” Ulang Ariana dengan lirih. Ia pun berjalan dan menghampiri kearah pintu untuk bertemu dengan Gabriel.


“Gabriel!” panggil Ariana saat berada di depan pintu ia menyembul dari balik punggung Justin.


Entah bagaimana lagi Gabriel harus mendeskripsikan rasa sakitnya. Ia sudah jatuh dan tertimpa tangga pula.


Kenyataan Ariana adalah adiknya saja sudah membuatnya hancur dan ditambah lagi hubungan Ariana dan Justin.


Gabriel terdiam, tubuhnya kaku, otaknya serasa mengambang. Ia tak tahu harus berbuat apa. Yang pasti, awan gelap seakan mengelilinginya.


••••


Setelah menguatkan hatinya, Gabriel pun masuk kedalam apartemen Ariana dan bercakap-cakap sebentar. Ia mendapatkan lagi kenyataan pahit kala Ariana akan menikah satu minggu lagi.


Tidak! Gabriel tidak akan menyerah ... Ia adalah pria nekad. Ia akan melakukan apapun demi cintanya pada Ariana, dan sekarang setelah pulang dari apartemen Ariana, tujuannya adalah rumah Amelia. Ia rasa ia butuh bantuan Amelia untuk melanjutkan rencananya, rencana spontan yang ia pikirkan.


•••


“Kau cantik sekali!” kata Justin, saat membuka tudung Ariana. Mata lelaki tampan itu, tampak berkaca-kaca. Akhirnya, Ariana reami menjadi miliknya.


Ariana menunduk, ia tak mampu melihat wajah Justin. Rasanya, ia tak pernah sebahagia ini dalam hidupnya.


Justin menangkup kedua pipi Ariana, Ariana mengangkat kepalanya hingga Ariana mengangkat kepalanya. perlahan ia mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir istrinya.


Zayn dan Zidan yang sedang duduk, memalingkan tatapannya kearah lain. Rasanya, mereka tak sanggup melihat adegan romantis di depannya. Hubungan Ariana dengan Zayn dan juga Zidan sudah membaik. Arleta juga sudah datang menemuinya dan minta maaf.


saat acara sudah selesai Zayn dan Zidan pun pamit untuk pulang hingga menyisakan Justin dan Ariana yang juga akan pulang ke apartemen untuk bersiap pergi ke luar negeri.


Mata Arina menatap kesana-kemari. Ia menunggu Gabriel dan Amelia yang tak datang. Padahal, mereka janji akan datang kepernikahannya. Tapi, sampai sekarang kedua orang itu belum menampakkan batang hidungnya.


“Kau kenapa, Sayang?”


“Gabriel dan Amelia tak datang.” wajah Ariana dipenuhi kesedihan karena sahabatnya tidak datang ke hari pentingnya.


Hellan nafas terlihat dari wajah Justin. Ia menghela nafas lega karena akan lebih baik jika Gabriel tak datang. Berjuta-juta kata terimakasih Justin ucapkan dalam hatinya pada Amelia yang sudah mengorbankan dirinya agar Gabriel tak melanjutkan rencananya.


“Mungkin mereka sedang sibuk.” kata Justin yang berusaha menenangkan istrinya. ia mengecup punggung tangan Ariana lalu tersenyum. “Sudah jangan di pikirkan!” kata Justin lagi.


Scroll lagi iessss


Aku update 3 bab ya.