Cinta Sang Pria Arogan

Cinta Sang Pria Arogan
399


Waktu menunjukkan pukul 2 malam, Arleta membuka matanya. Ia mengerjap-ngerjapkan pandangannya. kemudian ia menyingkirkan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.


Sejenak, ia menyandarkan tubuhnya ke belakang. Matanya menerawang ke depan dengan tatapan kosong. Ia teringat kejadian beberapa jam lalu, membuat bulir bening terjatuh dari pelupuk matanya.


Arleta bangkit dari tidurnya, riyan berjalan ke Walk in closet untuk mengganti pakaiannya dengan piyama setelah itu, ia mendudukkan dirinya di ranjang kemudian mengambil ponselnya.


Ia membaringkan dirinya dengan posisi meringkuk. Lalu, mulai memeriksa ponselnya. Tanpa sengaja, ia menekan tombol galeri.


Saat menekan tombol galery, terpampang langsung fotonya dan foto James, mantan pacarnya. Arleta tersenyum, kemudian membelai foto James, hingga bulir bening keluar dari pelupuk matanya.


Ia berpacaran dengan James selama 4 tahun. Pada awalnya, semua baik-baik saja. Mereka seperti pasangan lain pada umumnya.


Tapi semuanya berubah, kala Arleta keluar dari mansion, saat itu Arletta tak ada tempat berbicara tak ada tempat untuk mengeluarkan keluh kesahnya. hanya bisa berbicara pada James, karena berpikir James bisa menyemangatinya.


Namun, bukan yang menyemangati James, malah membuatnya semakin terpuruk. Sejak saat itu, sejak saat James tahu ia bahwa bukan adik kandung dari Zayn Smith dan Zidan Simth, James, berubah ia mulai menjauh dan menghindar.


Tak ada lagi James yang manis, yang selalu memberi perhatian, sikapnya mulai mendingin dan dia tak pernah lagi datang. James menghilang, tak ada kabar.


Cinta arleta pada James begitu besar, meskipun diabaikan. Tapi ia tetap selalu berpikir fositip. Ia bahkan rela menunggu James di apartemennya selama berjam-jam.


Namun, ia harus kembali melihat hal yang menyakitkan ketika melihat James merangkul seorang wanita, dan ia tau siapa wanita itu.


Semua menuburuk Arlete menjadi satu, penyesalan, luka dan rasa pedih. Sejak saat itu, Arleta tak pernah lagi bertemu dengan James, mereka berpisah tanpa kata.


Arleta tak menyalahkan James, ia langsung sadar diri, siapa ia dan siapa James. Ia tak ingin menyalahkan takdir. Ia menjalani hari-harinya dengan sabar dan ikhlas ya tak ingin menyalahkan siapa-siapa.


Tapi saat ia akan bangkit, ia harus kembali terpuruk kalau ia divonis mengalami tumor payudara. Ia yang tadinya ingin menabung uang yang di dapatnya untuk bisnis, harus merubah niatnya karena uang yang ia dapat, harus ia pakai untuk pengobatannya.


Mungkin orang lain akan mengira Arleta bodoh karena tak jujur pada keluarganya dan mengobati penyakitnya. Percayalah tidak sesimpel itu untuk Arleta. Karena mereka tak ada ya yang berada di posisi Arleta.


Mungkin jika Arleta jujur pada diri sendiri, Ia memang merindukan kemewahan yang selama ini selalu diberikan oleh keluarga angkatnya.


menghapus nama Smith di belakangnya ia merasa puas dan bangga ketika ia bisa mendapat uang dari hasil jerih payahnya sendiri dan itu adalah suatu hal yang paling membahagiakan bagi arleta. setidaknya ia tak menanggung beban karena ia dibiayai oleh keluarga yang telah Ia kecewakan.


suara derap langkah dari luar menyadarkan arleta dari lamunannya ya segera mematikan kemudian berpura-pura tertidur.


Tinggalin komen di bab ini plissss.


Gengs kalau kalian udh baca cerita Gabriel. pasti kalian mikrinya Amelia gadis yang lemah. Tapi Amelia hanya lemah di bab awal aja. Gak lama lagi, kalian akan menyaksikan Amelia.versi lain jadi tap faporite ya di noveo Arrogant men