
Kabar tentang kesembuhan Shiena telah tersebar dengan cepat. Semua orang merasa senang karna mereka semua berada di pihak Shiena.
Kaisar yang telah mendengar kabar itu memerintahkan ajudannya mengirimkan hadiah untuk kesembuhan Shiena.
Kaisar melakukan itu untuk membuat semua bangsawan dan rakyat berfikir bahwa kaisar adalah orang yang bijaksana dan tidak pendendam. Namun kenyataannya, Kaisar sangat marah karena kelancangan yang telah dilakukan oleh Duke Carrole.
Kaisar beranggapan bahwa Duke Carrole telah berencana untuk berkhianat dengan meminta bantuan kepada Kerajaan Emerald sehingga membuat Kerajaan Emerald menyiapkan pasukan untuk berperang dengan Kekaisaran Pearl.
Kaisar ingin sekali menghancurkan Keluarga Duke Carrole karna rasa malu yang diterima tapi Kaisar sadar bahwa ada pendukung yang sangat besar di belakangnya yang tidak boleh di singgung.
Kaisar yang menyadari itu hanya bisa menunggu kesempatan agar bisa menghancurkan Keluarga Duke Carrole sampai ke akarnya.
Di lain tempat, Di Kediaman Duke Watson, Duke Watson telah mendapatkan kabar bahwa pertunangan Shiena Ve Carrole dan Putra Mahkota Kekaisaran Pearl telah di batalkan dan saat ini Shiena telah sadar dan sembuh.
Selain itu, Duke Watson juga mendengar kabar bahwa kepercayaan bangsawan dan rakyat terhadap Putra Mahkota menjdi semakin menurun.
Duke Watson dan istrinya Duchess Watson sudah sangat tidak menyukai Putra Mahkota meskipun Putra Mahkota adalah keponakannya. Duchess Watson selalu melihat semua perbuatan Ratu Monica kepada Permaisuri.
Permaisuri adalah teman Duchess Watson satu-satunya di dalam istana. Jadi ketika Duchess Watson tau bahwa Ratu Monica pelakunya. Duchess Watson sangat marah dan tidak terima namun tak bisa melakukan apapun.
Duchess Watson yang sudah mengetahui bahwa putra dari Ratu Monica menjadi Putra Mahkota menjadi semakin tidak senang dan menyebarkan banyak berita buruk tentang Putra Mahkota untuk merusak reputasinya.
Setelah bertahun-tahun melakukannya, Duchess Watson mendengar bahwa orang-orang di pengadilan Kekaisaran mulai meragukan Putra Mahkota menjadi Kaisar. Mereka takut bahwa Kekaisaran ini akan hancur jika di pegang oleh Putra Mahkota.
Orang-orang pengadilan yang merupakan bangsawan kelas atas yang terdiri dari Duke dan Marquess mencari calon pengganti yang tak lain adalah Putra Tertua Duke Watson yang merupakan keponakan langsung Kaisar.
"Suamiku, aku ingin putra kita menjadi kaisar di masa depan dan menggantikan kakakku." ucap Duchess Carrole.
"Aku tau suamiku tapi Brian tidak lah cocok. Alphonso kita lah yang sangat cocok untuk tahta itu bahkan banyak bangsawan kelas atas yang mendukungnya." ucap Duchess Watson meyakinkan.
"Aku tau kau membenci Putra Mahkota karna ibunya tapi kau tidak boleh berkata begitu." ucap Duke Watson tegas.
Duke Watson yang tidak ingin mendengar pernyataan apapun dari Duchess Watson malah memilih untuk pergi meninggalkan Duchess Watson sendiri di ruangan itu.
"Aku tidak akan berhenti disini. Aku tidak rela jika dia menjadi Kaisar. Anak seorang pembunuh tidak lah pantas menjadi Kaisar apalagi sifat yang seperti itu. Seandainya kau masih hidup sahabatku. Aku pasti samgat senang." ucap Duchess Watson sedih.
Di ruang kerja pribadi Tuan Muda Alphonso, kesatrua pribadi Tuan Muda Alphonso datang menghadap dan memberi kabar bahwa saat ini Nona Shiena Ve Carrole telah sadarkan diri.
Tuan Muda Alphonso yang mengetahui itu menjadi semakin senang dan berencana mengunjungi kediaman Duke Carrole besok sehingga Tuan Muda Alphonso meminta Kepala Pengurus Rumah Tangga Kediaman Duke Watson mengirimkan surat ke Kediaman Duke Carrole.
Di kediaman Keluarga Marquess Laurence yang juga telah mendapatkan kabar gembira itu menjadi heboh. Marchioness Maria bergegas mencoba menghubungi Duchess Carrole untuk mengkonfirmasi kabar tersebut.
Duke Carrole yang sedang sibuk bersama Shiena pun tak mendengar panggilan Marchioness Maria.
Marchioness Maria tidak merasa sedih karna di abaikan, dia langsung memerintahkan Kepala Pelayan untuk membuat surat kunjungan ke Kediaman Duke Carrole yang isinya mengatakan bahwa Marchioness Maria dan Tuan Muda Roan akan datang untuk berkunjung.
Marchioness Maria pergi ke Ruang Kerja Tuan Muda Roan dan mengabarinya hal ini. Tuan Muda Roan menjadi bersemangat dan tidak sabar untuk bertemu Shiena keesokan harinya.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘