
"Satu-satunya cara adalah dengan masuk ke dalam dunia bawah sadarnya dan memperlihatkan semua kejadian yang kebahagiakan." ucap Raja Terdahulu Kai.
"Lalu kejadian apa yang harus diperlihatkan ayah?" tanya Duchess Carrole.
"Ayah pun tidak tau.Batas waktunya adalah besok siang. Jika besok siang Shiena tidak bisa sadar juga maka kita tidak tau sampai kapan dia akan seperti itu." ucap Raja Terdahulu Kai.
Setelah mendengar perkataan Raja Terdahulu Kai, Duchess Carrole tidak bisa menahan dirinya lagi sehingga langsung menangis tersedu-sedu memikirkan nasib putrinya sedangkan Duke Carrole selalu di sampingnya untuk menguatkan.
Keesokan paginya, berita tentang keadaan Nona Shiena Ve Carrole tersebar dikalangan atas. Semua bangsawan kalangan atas yang dari awal tidak menyukai Putra Mahkota menjadi semakin tidak menyukainya karna sikapnya.
Putra Mahkota semakin tersudut karna posisnya dapat di ambil oleh sepupunya jika dia tidak memiliki kemampuan yang bagus.
Kaisar sekarang memiliki saudara perempuan yang menikah dengan Duke Watson, berdasarkan keturunan Kekaisaran Putra Tertua Duke Watson adalah sepupu Putra Mahkota dan keponakan Yang Mulia Kaisar.
Di pagi hari yang cerah di Kediaman Duke Carrole, Duke dan Duchess tidak bisa tidur dengan tenang semalam dan memikirkan cara untuk menyelamatkan putri mereka.
Duke Carrole, Duchess Carrole dan Raja Terdahulu Kai pergi ke kamar Shiena setelah selesai sarapan pagi.
"Ayah, bagaimana dengan kenangan saat aku pertama kali melihat Shien lahir, saat dia pertama kali tersenyum, merangkak, berjalan dan memanggilku ibu. Bukankah itu adalah kenangan yang sangat membahagiakan." ucap Duchess Carrole.
"Iya Ayah. Kami ingin memperlihatkan bahwa kami sangat bahagia melihatnya hadir kedalam hidup kami." ucap Duke Carrole.
"Itu bisa saja dilakukan jika kalian sudah sepakat." ucap Raja Terdahulu Kai.
"Tentu saja ayah." ucap duchess Carrole percaya diri.
Raja Terdahulu Kai, bersiap untuk melakukan mantra agar Duchess Carrole dan Duke Carrole bisa masuk ke dalam alam bawah sadar Shiena.
Sementara itu, Duke Carrole memerintakan kesatria terbaik untuk berjaga dengan sangat ketat di sekitar manor utama dan memerintahkan semua pelayan keluar dari kamar Shiena.
Setelah semua selesai, Raja Tedahulu Kai meminta Duke Carrole memegang tangan Kanan Shiena dan Duchess Carrole memegang tangan Kiri Shiena sambil menyalukan energi mereka melalui genggaman tangan itu.
Raja Terdahulu Kai yang telah selesai merapalkan mantra pun langsung mengarahkan sihir cahayanya ke tangan Duke Carrole dan Duchess Carrole yang masih kosong.
Muncul lah cahaya yang sangat terang mengitari seluruh kamar Shiena sampai terlihat keluar dari jendela. Semua Kesatria, Dayang dan Pelayan yang melihat hanya bisa terdiam dan berdoa semoga nona mereka bisa sadar kembali.
Setelah sinar cahaya itu menghilang, Duke Carrole dan Duchess Carrole masuk ke dalam alam bawah sadar Shiena.
Duke Carrole dan Duchess Carrole tidak bisa melihat apapun selain gelap yanh tak berujung.
"Apa kita sudah ada di alam bawah sadar putri kita suamiku?" tanya Duchess Carrole.
"Sepertinya begitu istriku." ucap Duchess Carrole.
"Aku tidak tau. Sebaiknya sekarang kau gunakan sihir cahayamu untuk mencari dimana keberadaan Shiena." ucap Duke Carrole.
"Kau benar suamiku. Aku akan mencoba melakukannya." ucap Duchess Carrole.
Duchess Carrole memusatkan kekuatan sihir cahayanya untuk mencari keberadaan Shiena.
Setelah beberapa menit, akhirnya Duchess Carrole bisa merasakan keberadaan Shiena berada.
Duchess Carrole menarik tangan Duke Carrole dan berlari untuk bisa segera menemukan keberadaan Shiena.
Tak butuh lama, Duke Carrole melihat sebuah bola kristal berwarna hitam pekat yang sangat besar di tengah-tengah kegelapan.
"Tunggu sebentar istriku. Lihatlah apa itu?" tanya Duke Carrole sambil menghentikan Duchess menarik tangannya lalu menunjuk sebuah bola kristal hitam yang sangat besar.
"A-apa itu suamiku? Besar sekali." ucap Duchess Carrole terkejut.
"Aku juga tidak tau. Tapi dimana putri kita Shiena?" tanya Duke Carrole.
"Aku merasa Shiena ada di dalam bola kristal hitam besar itu suamiku." ucap Duchess Carrole khawatir dan takut.
"....." Duke Carrole.
Duke Carrole dan Duchess Carrrole yang mengetahui bahwa Shiena ada di dalam bola kristal hitam besar menjadi cemas.
"Apa yang harus kita lakukan suamiku?" tanya Duchess Carrole.
"Kita harus mengeluarkan putri kita dari sana dan membawanya kembali ke dunia nyata." ucap Duke Carrole.
#Bersambung#
**Ayo ditebak.. 😁
Kira-kira apa yang akan dilakukan Duke Carrole dan Duchess Carrole untuk mengeluarkan Shiena dari Bola Kristal Hitam Besar?🤔
Yang tau jawabannya komen dibawah ya.. 👇😁
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘**