
Permaisuri Shiena yang sangat tau jika Perperangan terjadi maka Kekaisaran akan mengalami masalah keuangan karena semua keuangan akan dialihkan untuk memenangkan perang.
Baron Grogolia, Baron Valkrim dan Viscount Fromboo yang diminta datang oleh Permaisuri Shiena mendapatkan perintah untuk mengalihkan beberapa persen keuntungan untuk diberika kepada Kekaisaran untuk membantu biaya akomodasi Kesatria yang berperang.
Marquess Strolana yang bertugas mengatur surat kabar Kekaisaran diminta untuk tidak membuat Rakyat dan Bangsawan lain menjadi panik sehingga menimbulkan banyak masalah pada beberapa bagian.
Permaisuri Shiena yang tau jika Duke Carrole harus pergi berperang bersama Kaisar Franz dikarenakan dirinya adalah Jenderal Utama Kekaisaran Pearl sehingga mengharuskannya untuk maju ke medan perang membuat Permaisuri Shiena menjadi dilema.
Permaisuri Shiena berharap Kaisar Franz dan Duke Carrole dapat kembali dengan selamat dan dapat berkumpul lagi nantinya.
Raja Philiph yang telah bergerak lebih dulu dengan menyerang dua titik perbatasan Kekaisaran Pearl dan Kerajaan Shafir dengan tujuan dapat dengan mudah menghancurkan Kekaisaran Pearl setelah kedua perbatasan itu ditaklukan.
Dua Wilayah perbatasan itu pun telah meminta bantuan kepada Kaisar Franz melalui alat sihir sehingga membuat Kaisar Franz harus bergegas mengirimkan bantuan makanan, dokter, obat-obatan dan Kesatria Istana menuju perbatasan.
Kaisar Franz, Duke Carrole, Jenderal Istana dan Tuan Eit yang telah siap dengan baju perang mereka masing-masing akhirnya bergerak menuju ke Perbatasan Wilayah antara Kekaisaran Pearl dan Kerajaan Shafir.
Kaisar Franz membagi pasukan bantuan menjadi dua bagian yaitu Kaisar Franz dan Duke Carrole bergerak ke Wilayan Perbatasan bagian Timur sedangkan Tuan Eit dengan Kesatria Elit dan Jenderal Istana dengan Kesatria Istana pergi ke Wilayah Perbatasan bagian Barat.
Perbatasan Wilayah Barat terletak di antara sekitar gunung dan lembah sehingga membuat Kesatria musuh sulit menjangkau tempatnya sehingga membuat Wilayah Barat dapat bertahan cukup lama dari serangan Kesatria Kerajaan Shafir.
Namun hal itu berbanding terbalik dengan Wilayah Perbatasan Timur yang telah kehilangan tiga perempat pasukannya dan bahkan persediaan obat-obatan dan makanannya telah sangat menipis dengan jumlah korban yang sangat banyak.
Kaisar Franz dan Duke Carrole yang mengetahui kondisi Wilayah Timur sangat lah membutuhkan bantuan akhirnya mereka menggunakan seluruh tenaganya untuk memacu kuda dan bergerak ke tempat tujuan.
Dalam waktu singkat, Pasukan bantuan untuk Wilayah Timur pun tiba. Pertarungan sengit pun dimulai. Kaisar Franz yang menjadi Pemimpin seluruh pasukan memberikan perintah untuk menghabisi seluruh Kesatria musuh.
Pertarungan berjalan sangat sengit, Raja Shafir yang juga berada di Perbatasan Wilayah Timur menjadi sangat marah melihat kedatangan Kaisar karena rencana dirinya yang sebentar lagi akan bisa ditaklukkan mendapatkan ancaman besar dengan adanya bala bantuan dari Kekaisaran Pearl.
Raja Philiph yang tidak ingin kalah dalam pertarungan itu pun memerintahkan Kesatria yang tersisa untuk maju ke medan perang membantu Kesatrian lain yang telah maju lebih dulu yang dipimpin oleh Jenderal Kerajaan Shafir.
Duke Carrole yang merupakan Jenderal Utama dari Kekaisaran Pearl mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaganya untuk dapat mengalahkan Kesatria musuh.
Duke Carrole yang memiliki Sihir Api menggunakan kekuatan Sihirnya untuk maju menyerang semua Kesatria musuh. Jenderal Kerajaan Shafir yang juga memiliki Sihir Tanah menggunalan Sihir Tanah untuk melawan Sihir milik Duke Carrole.
Pertarungan berjalan sangat alot hingga waktu pun berlalu menjadi sore. Pertarungan pun dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya.
Raja Philiph yang sangat ingin membunuh Kaisar Franz dan membalas semua Perbuatan Kaisar Franz padanya pun menarik hampir Kesatrianya yang ada di Wilayah Barat.
Keputusan yang diambil oleh Rýaja Philiph tenyata memberikan dampak yang besar karena Kekaisaran Pearl akhirnya kalah jumlah yang sangat banyak selama perperangan itu.
Jenderal Kerajaan Shafir yang sangat bersemangat melawan Duke Carrole dan yakin akan memenangkan perang ini lalu mendapatkan bonus dan hadiah langsung dari Raja Philiph.
Jenderal Kerajaan Shafir yang tidak menyangka jika dirinya telah terkena Sihir Debu bersamaan hampir setengah dari Kesatrianya tiba-tiba merasakan sakit yang teramat parah pada dada mereka dan kesulitan bernafas.
Raja Philiph yang melihat itu menjadi sangat terkejut dan aegera menarik mundur pasukan Kesatrianya yang tersisa. Hal ini menjadi kemenangan pertama bagi Kekaisaran Pearl.
Kaisar Franz sangat senang dengan pencapaian yang dilakukan oleh Duke Carrole. Kaisar Franz kemudian menarik Tuan Eit dan Kesatria Elit ke Wilayah Timur untuk menambah kemungkinan menang dalam Perperangan esoknya.
Duke Carrole yang telah mengeluarkan banyak sekali Energi Sihir harus beristirahat total agar bisa menang kembali dalam perperangan melawan Kerajaan Shafir.
Kemenangan Pertama itu pun segera disampaikan oleh Kaisar Franz melalui alat sihir kepada Permaisuri Shiena agar dirinya tidak terlalu khawatir dan terus menjaga kesehatannya dan bayi yang ada di dalam kandungannya.
Permaisuri Shiena yang mendapatkan kabar itu menjadi sangat senang. Permaisuri Shiena mengundang Duchess Carrole untuk ke Istana Kekaisaran untuk menemaninya selama Kaisar Franz dan Duke Carrole pergi berperang.
Kabar kemenangan pertama Kekaisaran Pearl pun menyebar dengan celat berkat bantuan Surat Kabar milik Keluarga Strolana dan kekuatan penyebaran berita di Toko Pelelangan. Semua Rakyat dan Bangsawan sangat gembira mendengar kabar itu.
Sementara itu, Raja Philiph yang telah kehilangan setengah Pasukan Kesatria dan seorang Jenderal terbaiknya menjadi sangat marah. Raja Philiph pun menyusun rencana dengan menyusupkan seorang Kesatria yang bertugas menjadi mata-mata peegi ke Tenda milik Kekaisaran Pearl dengan tujuan mencari tau strategi selanjutnya yang akan dilakukan oleh Kaisar Franz dan Duke Carrole.
Tak hanya itu, Raja Philiph juga menyusupkan seorang pelayan wanita ke Tenda Kekaisaran Pearl yang bertugas memberika racun pada makanan Kesatria Kekaisaran Pearl dan Duke Carrole karena Raja Shafir jika Duke Carrole adalah Jenderal terkuat di Kekaisaran Pearl dan Duke Carrole juga Jenderal yang sangat diharapkan dapat memenangkan pertandingan.
Raja Philiph juga memberikan tugas kepada Kesatria yang bertugas mengumpulkan informasi untuk mencari tau latar belakang Duke Carrole dan mencari titik lemahnya agar bisa digunakan disaat terakhir untuk mengalahkannya dan menghabisi nyawanya.
"Kita harus bisa membuat Duke Carrole terbunuh atau paling tidak kritis karena dengan begitu maka kemenangan akan menjadi milik kita." ucap Raja Philiph pada semua Kesatrianya.
Setelah mendengarkan perintah dari Raja Philiph, ketiga orang itu pun bergerak dengan cepat melaksanakan perintah.
Jenderal Istana yang telah kehilangan nyawanya membuat Raja Philiph turun langsung ke medan Perperangan melawan Kesatria musuh dibantu Ajudannya.
Berita kekalahan Raja Philiph disambut hangat Ratu Jasmine, Selir dan Wanita Raja. Mereka semua berkumpul di satu ruangan membicarakan hasil dari Perperangan itu. Mereka semua tau jika Raja Philiph gagal mengalahkan Kekaisaran Pearl maka mereka semua akan kehilangan statusnya dan menjadi budak Kekaisaran Pearl.
Namun jika Raja Philiph yang menang maka Raja Philiph akan semakin sombong dan arogan karena telah berhasil mengalahkan salah satu Kerajaan teebesar yang ada di Benua ini.
Raja Philiph pasti akan semakin parah dan Istana Harem akan semakin dipenuhi banyak Wanita Raja yang diambil secara paksa untuk dijadikan wanitanya.
Semua Wanita Raja Philiph tidak memiliki status apapun. Mereka semua merasa seolah seorang janda karena tidak pernah diperhatikan oleh Raja Philiph karena Raja Philiph hanya menyentuh mereka satu kali pada malam pertama mereka datang lalu tidak pernah datang kembali.
#**Bersambung#
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..
🥰😊😍😘
Terima kasih**