The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 31. Kelompok Wolf Wild


"Hey, teman-teman gadis ini sangat takut sampai-sampai dia bingung mau bicara apa" ucap salah seorang dari mereka sambik tertawa mengejek.


"Hay nona cantik, apa kau sendiri? Mau kami temani?" ucap mereka.


"Aku bersama seseorang pria dan tidak sedang sendiri jadi sebaiknya kalian pergi dari sini." ucap Shiena.


"Ayo lah pergi bersama kami saja. Kami pasti akan membuatmu senang." ucap salah seorang dari mereka.


"Si-siapa kalian sebenarnya?" ucap Shiena gagap.


"Wah ternyata nona cantik kita ini tidak tau siapa kita." ucap mereka dengan tawa.


"Apa nona tau lambang ini?" ucap salah satu dari mereka.


"I-itu. Bukankah itu dari kelompok Wolf Wild?" ucap Shiena gemetar.


Kelompok Wolf Wild adalah sekelompok orang jahat yang tinggal di daerah Wilayah Amore. Mereka bertindak kasar dan merampas semua milik rakyat padahal mereka tau di wilayah mereka sedang dalam kesulitan.


'Kelompok Wolf wild Sepertinya aku pernah dengar dimana ya?" gumam Shiena.


"Nah, jika nona cantik sudah tau. Ayo ikut lah dengan kami dengan tenang." ucap mereka.


"Maaf tapi aku tidak bisa. Sebaiknya kalian pergi dan jangan menggangguku!" ucap Shiena


'Agh benar, kelompok Wolf Wild ini adalah kelompok orang yang berencana membunuh Nyonya Maria.' ucap Shiena dalam hati


Shiena yang terkejut pun hanya terdiam mencoba pergi.


'Haih, dimana Putra Mahkota dan para pengawal? Apa yang sedang mereka lakukan sih?' ucap Shiena dalam hati.


"Ayolah ikut kami saja." ucap salah seorang dari mereka dan mencoba menarik tangan Shiena paksa.


"Lepas." ucap Shiena kasar.


"Jangan melawan, Sudah ikut saja lah nona cantik." ucap mereka


Shiena yang mencoba meronta-ronta dan meminta tolong orang yang sekitar tapi tidak ada yang menolong.


'Ada apa ini? Kenapa mereka yang melihat hanya diam dan tidak membantu?' tanya Shiena dalam hati.


"Berhentilah memberontak gadis manis. Mereka tidak akan menolongmu?" ucap ketua Wolf Wild.


"Apa maksudmu?" tanya Shiena.


"Apa kau tidak lihat? Mereka semua mengabaikanmu karna kami adalah kelompok yang sangat di takutin. Tidak ada yang berani melawan kami." ucap mereka.


Akhirnya Shiena di bawa paksa oleh segerombolan pria itu yang ternyata adalah anggota Wolf Wild.


Anggota Wolf Wild sangat di takuti karena mereka sangat kejam, sadis dan tanpa ampun jadi tidak ada yang berani melawan mereka.


Rakyat sering mengadu kepada pihak keamanan kekaisaran tapi sampai sekarang tidak ada yang membantu.


Menurut kabar beberapa orang Pengawal kerajaan dan beberapa bangsawan terlibat sebagai orang di belakanh Wolf Wild.


Itu lah sebabnya rakyat tidak ada yang bertindak untuk membantu ketika ada yang menjadi korban dari Wolf wild.


'Aku tidak boleh diam saja. Jika mereka diam saja, maka aku yang akan menolong diriku sendiri. Aku harus segera lari dan bersembunyi dan memanggil Zee.' ucap Shiena dalam hati.


Ketika tangan Shiena sedang di tarik paksa. Shiena pun menggigit tangan orang itu dan berlari sangat kencang ke arah hutan.


Di dalam hutan perampok itu tak berhenti mengejar tapi Shiena ingat ketika dia memimta izin kepada ayahnya, Duke Carrole untuk pergi bersama Putra Mahkota dan Guru. Ayahnya memberikan sebuah batu Emerald berwarna hijau daun.


《Flashback on》


"Shiena!" pangggil Duke Carrole


"Iya ayah. Ayah lupa memberimu sesuatu. Ambillah ini." ucap ayahnya sambil mengeluarkan benda.


"Batu Emerald? untuk apa?" tanya Shiena.


"Itu adalah batu emerald dengan ukiran emas. Batu itu adalah lambang jika kau adalah keturunan Kerajaan Emerald. Meskipun kau tidak berada di sana tapi kau tetap lah Keponakan Raja Kerajaan Emerald. Jika kau dalam bahaya, teteskan darahmu di batu itu." ucap Duke sungguh-sungguh.


"Aku kan hanya pergi bersama Putra Mahkota dan Guru dan lagi aku pasti punya pengawal ayah. Aku tidak membutuhkan batu ini. Batu ini, ayah saja yang simpan." ucap Shiena percaya diri.


"Kau tidak bisa percaya pada siapapun kecuali dirimu sendiri. Ingatlah pesan ayah!" ucap Duke dengan senyum penuh kasih sayang.


"Hmmm, baiklah. Terima kasih ayah." ucap Shiena senang lalu mencium pipi ayah.


《flashback off》


Shiena berhenti berlari karna dibelakangnya adalah danau yang cukup dalam.


"Ayo lah gadis manis. Kau mau lari kemana?" ucap penculik.


"Dibelakangmu itu adalah danau dan dalamnya tidak ada yang tau. Jadi, lebih baik kau menjadi gadis yang penurut dan ikuti kami. Kami akan mengajakmu bersenang-senang." ucap salah seorang dari mereka.


"Tidak akan! Jangan bermimpi!" ucap Shiena marah.


Akhirnya Shiena mengeluarkan batu Emerald pemberian Duke, ketika dia ingin meneteskan darahnya tiba-tiba ada sesorang yang datang.


#Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite.


Terima Kasih.


❤🥰😘