The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 47. Shiena VS Ketua Wolf Wild Part 2


Tuan Muda Alex yang tiba-tiba menyerang Shiena dari belakang menggunakan pedangnya tapi sayang Shiena mengeluarkan sihir api.


"Sihir Api: tembakan Api" ucap Shiena


Alex pun memcoba menahan api itu dengan pedangnya tapi sayang itu tidak cukup kuat sehingga mengenai tangannya.


"Aaarrrrggghhh" teriak Alex


"Pengecut! Beraninya kau menyerang dari belakang" teriak Zee.


"Hentikan! Aku yang akan mengalahkannya. Jangan ganggu." teraik Shiena.


"Ta-tapi nona." ucap Zee kecewa


"Apa kau ingin melawanku?" tanya Shiena.


"Tidak nona. Maaf Nona." ucap Zee.


Zee yang mendapat peringatan dari nona nya langsung diam dan mundur.


Disaat bersamaan, Ketua Wolf Wild mencoba menyerang Shiena dari udara. Ketua Wolf Wild terbang menggunakan sihir anginnya lalu menembakkan peluru angin dari jari telunjuknya.


*Aku tidak akan kalah dari gadis kecil ini. Aku akan mengalahkannya. Aku akan terbang dan mengincar titik vitalnya.'*fikir Ketua Wolf Wild.


'Hmmm, jadi itu rencananya. Jangan harap kau bisa mengalahkanku.' ucap Shiena dalam hati.


Shiena yang memiliki kemampuan membaca fikiran lawan hanya dengan melihatnya, membuatnya tidak pernah mengalami luka justru musuh lah yang selalu terkena serangan.


"Mustahil! Bagaimana kau bisa menghindari semua seranganku bahkan bisa menyerangku balik?" tanya Ketua Wolf Wild kesal.


"Hahahha (tawa Shiena) Hei, paman. Gerakanmu itu mudah di tebak jadi wajar saja aku bisa menghindar dengan mudah." ucap Shiena sombong.


"Dasar gadis nakal yang sombong. Aku tidak akan memaafkanmu. Akan aku buat kau membayar semuanya." jawab Ketua Wolf Wild marah.


*Aku akan menggunakan serangan pengecoh lalu aku akan tiba-tiba menyerangnya dengan jurus terkuatku. Kita lihat saja nanti. Apa gadis ini bisa menghindar?* fikir Ketua Wolf Wild dengan senyum mengerikannya.


'Hah, maaf ya paman. Aku tidak akan pernah kalah. Jika ingin menang melawanku. Jangan pernah berfikir dulu sebelum menyerang atau membuat strategi karna aku sendiri bisa membaca fikiranmu.' ucap shiena dalam hati.


Sementara Ketua Wolf Wild bertarung melawan shiena, semua kesatria bersiaga penuh untuk melindungi Tuannya.


*Aku harus membantu dan mengalahkan shiena terlebih dahulu baru aku selesaikan serangga ini* fikir Alex.


Disaat yang sama saat pertarungan antara Shiena dan Ketua Wolf Wild berlangsung sangat sengit. Mereka sudah mengeluarkan puluhan tekhnik sihir.


Ketua Wolf Wild yang berfikir Shiena sudah masuk dalam perangkapnya, lalu dia langsung mengeluarkan sihir terkuatnya. Sihir ini menguras tiga perempat tenaganya.


"Kena kau gadis nakal!" ucap Ketua Wolf Wild.


"...." Shiena tersenyum.


'Kenapa dia tersenyum? Tidak, aku tidak boleh berfikir yang tidak tidak. Dia pasti tersenyum karna tau ajalnya sudah dekat. Hahaha' fikir Ketua Wolf Wils dengan senyum mengembang.


"Rasakan ini! Sihir Angin: Amukan Pusaran Tornado" teriak Ketua Wolf Wild


Dalam sekejap mata muncul lah tornado angin yang sangat kencang, angin itu menghisap semua yang ada di dekatnya.


Semua orang memcari sesuatu untuk di pegang agar tidak terhisap ke dalam. Para kesatria menusukkan pedangnya ketanah sedangkan Nyonya Maria berpegangan erat kepada Zee dan Roan.


Dalam serangan dahsyat itu, Aula Keluarga Laurence hancur berkeping-keping. Banyak sekali bekas batu yang runtuh di sekitaran tempat.


Shiena yang ada di dalam pusaran itu mencoba menggunakan sihir angin dan sihir tanahnya tapi tidak ada yang berhasil.


Shiena pun terjebak di dalam Amukan Pusaran Angin Tornado itu.


"Nonaaaa" teriak Zee.


Tawa kemenangan dan mengejek terdengar sangat jelas di telinga semua kesatria dan keluarga Laurence.


"Dia tidak akan selamat. Itu adalah tekhnik terkuatku. Tidak akan ada yang bisa selamat dari tekhnik ku." ucap Ketua Wolf Wild sombong.


#Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘