
Sebelum pulang ke Kekaisaran Pearl, Anastasya telah memberi tau Duke Simons melalui alat komunikasi sihir sehingga Duke Simons dapat menyambut Anastasya ketika sampai bahkan Duke Simons telah menyiapkan menu makan malam yang terbaik untuk menyambut Anastasya.
Anastasya sangat malas menghadapi Duke Simons karena saat ini Raja Michael adalah target utamanya tapi karena masih belum bisa mendapatkan Raja Michael makanya Anastasya masih berpura-pura menyukai Anastasya.
Anastasya yang tak bisa menahan dirinya yang marah dan kesal karena Anastasya akan segera menjadi Permaisuri Kekaisaran Pearl dan memiliki status dan derajat yang lebih tinggi darinya menjadikan Duke Simons sebagai pelampiasannya.
Duke Simons yang mengerti alasan Anastasya marah hanya diam dan membujuk Anastasya. Duke Simons membujuk Anastasya akan membelikannya Gaun baru pun ternyata berhasil. Anastasya yang tak ingin kalah dari Shiena mengundang beberapa Nyonya dan Nona Bangsawan untuk datang ke Kediaman Simons untuk pesta kebun.
Anastasya mulai membuat dirinya terkenal kembali di Pergaulan Atas dan membersihkan namanya sekaligus mencari celah untuk memfitnah dan menjelek-jelekkan Shiena.
Anastasya meminta izin Duke Simons untuk membuat pesta Pergaulan Atas dan karena kesibukannya Duke Simons langsung mengizinkan dan memerintahkan Kepala Pelayan Rumah Tangga Keluarga Simons yang membantu Anastasya.
Anastasya yang menginginkan Acara Minun teh itu menjadi yang berkesan dan mewah memerintahkan Kepala Pelaya Rumah Tangga menyiapkan undangan terbaik dengan tinta emas. Anastasya juga menginginkan cemilan yang manis dan juga mewah yang dan Anastasya juga meminta Taman Kaca untuk di dekorasi dengan banyak bunga yang masih segar dan wangi lalu Anastasya juga berniat mengundang seniman terbaik dan berbakat dengan bayaran yang sangat mahal.
Kepala Pelayan Rumah Tangga sangat bingung dengan pengeluaran yang diminta Anastasya yang sangat banyak sementara saat ini keuangan di Kediaman Simons sedang tidak stabil. Kepala Pelayan Rumah Tangga tak hanya harus mengatur keuangan untuk Pesta Anastasya tapi juga permintaan yang aneh-aneh dari Kesatria Kerajaan Zambrud yang menyamar menjadi Pekerja kasar.
Kepala Pelayan Rumah Tangga tak melaporkan hal ini pada Duke Simons karena saat ini Kepala Pelayan Rumah Tangga yakin jika Duke Simons sedang berusaha mencari solusi dari masalah keuangan sehingga Kepala Pelayan Rumah Tangga memutuskan menuruti semua permintaan Anastasya.
Sesuai dengan instusi dari Kepala Pelayan Rumah Tangga, Duke Simons telah menyadari jika telah terjadi masalah pada keuangan di Kediamannya tapi karena teringat jika dirinya akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak dari bisnis yang telah diinvestasikannya Duke Simons menjadi tenang tapi tidak untuk beberapa Bangsawan yang menjadi pengikutnya yang mengalami kesulitan keuangan ditambah saat ini pihak Kekaisaran sedang menambah pajak barang-barang mewah yang dimiliki oleh Bangsawan yang menambah buruknya keuangan.
Semua Pengikut Duke Simons telah berusaha untuk membuat keadaan keuangan mereka stabil tapi karena banyaknya pengeluaran membuat mereka meminta bertemu dengan Duke Simons untuk membicarakan masalah yang mereka hadapi sekarang. Duke Simons yang telah memprediksi hal ini memberikan solusi akan mengganti semua uang yang telah dikeluarkan setelah semua rencana berhasil. Semua pengikut Duke Simons tak memiliki cara lain selain percaya dan menunggu sambil mengawasi gerak-gerik di Kediaman Simons dengan bantuan istri dan putri mereka.
Anastasya yang telah mengirimkan undangan pesta tehnya segera bersiap karena tibalah waktunya Pesta Minum Teh Anastasya akan segera dilaksanakan. Anastasya sebagai Tuan Rumah telah berdandan dengan sangat cantik. Semua pelayan telah bersiap dan bekerja sangat keras mempersiapkan semuanya dan berharap Anastasya tidak akan marah karena semua telah berjalan dengan sempurna.
Anastasya yang mengundang Nona dan Nyonya Bangsawan yang berada di satu Fraksi dengan Duke Simons tak mendapatkan perlakuan buruk ataupun peekataan yang menghina dirinya malah semuanya memuji kecantikan Anastasya. Semuanya membicarakan kejelekan Shiena, semuanya berfikir bahwa Shiena adalah wanita murahan yang telah menggoda dan merayu Kaisar Franz hingga Kaisar Franz mau padanya. Anastasya yang sangat senang pun bersemangat menimpali perbincangan itu.
"Aku sungguh tidak menyukai Lady Shiena. Aku yakin dia pasti telah menggoda dan merayu Yang Mulia sehingga Yang Mulia mau bersamanya." ucap Nona Bangsawan.
"Aku fikir juga begitu. Aku tak ingin jika nanti wanita itu menjadi Permaisuri." ucap Nona Bangsawan lain.
"Kita harus melakukan sesuatu untuk menghentikannya." ucap Nona Bangsawan.
"Aku tak yakin kita bisa karena dia adalah putri seorang Duke." ucap Nona Bangsawan lain.
"Aku setuju dengan kalian tapi aku rasa Lady Shiena itu sangat cantik dan wajar saja jika Yang Mulia Kaisar menyukainya." ucap Anastasya pura-pura.
"Ya ampun Lady. Kau terlalu baik tapi menurutku Lady Shiena tak lebih cantik darimu." ucap Nona Bangsawan.
"Kau benar sekali. Lady Anastasya sangatlah cantik. Aku harap Lady Anastasya yang bersama Yang Mulia tapi kan Lady sudah memiliki Tuan Duke." ucap Nona Bangsawan lain.
"Ah Nona-nona terlalu memuji." ucap Anastasya malu-malu.
Sementara itu, Shiena yang telah berada di Ruang Rahasia tempat pertemuannya dengan para pengikutnya di Toko Pelelangan telah mengetahui bahwa Anastasya telah kembali ke Ibukota Kekaisaran. Shiena memutuskan membuat jebakan yang akan membuat Anastasya tak bisa mengelak dan terpaksa mengakui semua kesalahannya di depan semua orang karena Shiena sangat tau bahwa Anastasya itu licin seperti belut dan licik seperti rubah.
'Kali ini kau tak akan bisa lolos lagi Anastasya. Dendam di dua kehidupan ini harus terbalaskan sekarang juga!" ucap Shiena dalam hati.
Di dalam Ruang Rahasia itu telah terdapat semua pengikut Shiena termasuk Kepala Keluarga Strolana, Count Strolana. Shiena sengaja memperkenalkan Count Strolana kepada partner kerjanya karena Shiena yakin bahwa mereka dapat bekerjasama dengan baik nantinya.
Shiena yang telah berhasil membuat Duke Simons perlahan bangkrut dan tak menyadari kenyataan itu berencana menggunakan Tuan Grogolia dan Baron Fromboo untuk membuat Kediaman Simons lengah agar Kesatria pilihan shiena dapat mencari dan mencuri bukti transaksi antara Duke Simons dan bawahannya melalui Anastasya.
Shiena sangat tau jika Anastasya sangat senang dipuji akan kecantikannya dan Anastasya juga sangat silau akan berlian, permata dan perhiasan mahal lainnya yakin akan memuluskan rencananya.
Lalu Shiena menggunakan Surat kabar miliknya yang dipimpin oleh Count Strolana membuat berita yang sangat heboh saat semua kejahatan Duke Simons dan Anastasya terbongkar.
Count Strolana sangat terkejut setelah mendengarkan berita dari Shiena bahwa saat ini Duke Simons dan beberapa Bangsawan lain sedang mempersiapkan Kudeta pada Kekuasan Takhta Kaisar Franz bahwa saat ini Duke Simons sedang melakukan persekutuan dengan Kerajaan lain dan menjual beberapa wilayah Kekuasaan Kekaisaran Pearl hanya agar dirinya bisa menjadi Kaisar selanjutnya.
Count Strolana yang telah mengalami sendiri kekejaman dan ketidakadilan dari Duke Simons sangat tak ingin jika rencana jahat Duke Simons berhasil sehingga dengan sukarela membantu untuk menghancurkan Duke Simons. Count Strolana pun siap menyebarkan berita-berita eksklusif tentang rencana pemberontakan Duke Simons tapi Shiena menolaknya karena Shiena takut jika Count Strolana melakukannya maka Duke Simons tak akan jadi melakukan kudeta dan semua rencananya menjadi gagal.
Setelah memberikan instruksi kepada semua pengikutnya, Shiena pun kembali ke Kediaman Carrole. Shiena beristirahat sambil menunggu semua rencananya berhasil karena Shiena merasa semua umpannya telah termakan oleh Duke Simons dan Anastasya.
#Bersambung#
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..
🥰😍😘😚 Terima Kasih