
Shiena pergi ke hutan untuk mulai berlatih. Shiena mencoba mengeluarkan sihir api ke arah sebuah pohon dan pohon itu pun terbakar tapi tak lama kemudian pohon itu menghilang bersamaan dengan api yang membakarnya. Pohon itu kembali utuh dan berdiri kokoh di tempatnya semula.
Sekarang Shiena menyadari apa yang telah dikatakan oleh Duke Carrole bahwa Shiena dapat berlatih dengan tenang dan aman tanpa memikirkan bagaimana cara memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan.
Shiena terus berlatih Sihir Penggabungan antara Sihir Api dan sihir Tanah yaitu Sihir Magma. Shiena yang terus mengalami kegagalan tak pernah berhenti menyerah hingga waktu berubah menjadi gelap.
Shiena pun memutuskan kembali ke dalam rumah dan beristirahat di kamarnya dan mengisi ulang energi sihirnya yang telah terkuras cukup banyak. Shiena berfikir keras penyebab kegagalannya dalam berlatih padahal shiena telah mematuhi perkataan Duke Carrole untuk berlatih perlahan tapi tetap tidak bisa melakukannya dengan benar.
Shiena pun teringat dengan perpustakaan yang dikatakan oleg Duke Carrole. Shiena pun masuk ke dalam perpusatakaan dan memutuskan untuk membaca semua buku yang berhubungan dengan sihir untuk mendalami pemahamannya tentang sihir.
Sihir adalah sebuah energi yang tercipta dari dalam tubuh. Sihir bisa dihasilkan dari konsentrasi yang kuat. Pada umumnya, anak-anak berusia di atas sepuluh tahun baru bisa mengeluarkan sihir mereka tapi itu sangat lemah. Mereka harus terus berlatih untuk menguasai sihir tersebut dengan mudah.
Namun, ada juga kasusu berbeda pada anak-anak jenius yang tak perlu menunggu waktu sepuluh tahun tapi ketika berumur lima tahun sudah bisa menggunakan sihir dan bahkan bisa menguasai sihir itu dengan mudahnya hanya dalam beberapa bulan.
Shiena yang memiliki kemampuan membaca fikiran di untungkan dalam konsentrasi sehingga shiena dapat menguasai semua elemen sihir dengan mudah namun cukup sulit menggabungkan dua elemen sihir atau lebih menjadi satu dan membuatnya menjadi elemen sihir yang baru.
Penggabungan sihir tidak hanya mengandalkan konsentrasi yang tinggi tapi juga ketahanan fisik dan ketahanan mental sangat diperlukan. Orang yang ingin berlatih Sihir Penggabungan harus memiliki fisik dan jiwa yang kuat serta fikiran yang jernih. Shiena yang sadar akan kesalahannya pun memutuskan untuk beristirahat dan tidur lalu melanjutkan berlatih keesokan harinya.
Keesokan harinya, Shiena telah bersiap untuk berlatih kembali. Kali ini, Shiena benar-benar berkonsentrasi dan menenangkan fikirannya. Karena telah beristirahat semalaman tentu saja, Shiena memiliki fisik dan mental yang prima.
Shiena mencoba menggunakan Sihir Penggabungannya dan ternyata setelah usahanya Shiena pun berhasil membuat Sihir Penggabungan: Sihir Magma. Meskipun Shiena hanya bisa mengeluarkan beberapa tetes magma, hal itu adalah kemajuan yang sangat bagus setelah berpuluh-puluh kali gagal.
Shiena yang telah berhasil semakin menjadi bersemangat dan berlatih setiap hari dan juga ketika Shiena merasa tubuhnya telah lelah. Shiena memutuskan untuk makan dan minum lalu tidur untuk beristirahat atau ke perpustakaan membaca buku-buku tentang sihir.
Shiena sekarang telah mengetahui kunci dari keberhasilan dalam trik latihannya dan ini semua berkat sang ayah, Duke Carrole.
Tak terasa telah berlalu selama lima hari di dalam cincin ruang. Shiena telah menguasai setengah dari sihir magmanya. Shiena dapat mengeluarkan satu per sepuluh cairan magma dari tangan dan mulutnya. satu per sepuluh magma sama dengan isi air dalam satu buah danau.
Shiena pun memutuskan untuk kembali ke dunia nyata dan keluar dari cincin ruang. Meskipun Shiena hanya tidak kembali beberapa jam di dunia nyata tapi bagi Shiena yang berada di dalam cincin ruang, waktu telah berjalan cukup lama. Selama apapun Shiena pergi, jika kembali shiena akan muncul di dalam ruang kerja Duke Carrole.
Shiena yang baru keluar langsung bertemu Duke Carrole yang sedang bekerja. shiena ingin sekali menceritakan hasil latihannya selama berada di dalam cincin ruang tapi setelah melihat Duke Carrole sangat sibuk, Shiena pun mengurungkan niatnya. Namun, tak disangka Duke Carrole yang menyapanya terlebih dahulu.
"Hmmm, apa kau akan pergi tanpa mengucapkan kata apapun pada ayahmu ini setelah kepulanganmu?" ucap Duke Carrole.
"Aku ingin sekali menyapa ayah dan menceritakan semua yang terjadi tapi aku takut mengganggu ayah bekerja karena aku melihat ayah sangat sibuk." ucap Shiena.
"Ayah, hanya sedang melihat sebuah dokumen tapi itu tidak lah penting. Bagaimana keadaanmu setelah berhari-hari tidak pulang?" tanya Duke Carrole.
"Ayah senang jika kau senang. Ayah sangat bangga padamu. Kau melakukannya dengan sangat baik shiena." ucap Duke carrole
Shiena yang telah pergi beberapa hari, telah merindukan Marry dan beberapa dessert enak yang selalu di sajikan. Jadi Shiena meminta izin kepada Duke Carrole untul kembali ke kamarnya. Duke Carrole pun memberi izin
Shiena berjalan ke kamar dan Marry datang kepadanya dan bertanya, kemana saja Shiena beberapa jam terakhir.
"Nona, Nona kemana saja? Saya mencari nona kemana-mana. Saya khawatir nona mengalami hal buruk." ucap Marry cemas.
"Tenanglah aku baik-baik saja. Hmmm, Marry aku lapar. Bisa kau siapkan makanan dan beberapa dessert enak untukku." ucap Shiena.
"Tentu saja nona. Tunggu sebentar nona." ucap Marry bergegaa ke dapur.
Shiena yang telah merasa bahwa suasananya telah tenang kembali pergi ke balkon dan melihat ke sekeliling. Shiena termenung berdiri di balkon sambil melihat danau buatan.
'Aku telah berlatih selama lima hari di dalam cincin ruang dan aku telah menguasai setengah dari sihir magma. Meskipun ini tidak lah terlalu bagus tapi ini cukup untukku melindungi diriku sendiri. Sepertinya aku harus berlatih setiap hari dan pergi masuk ke dalam cincin ruang dua hari di waktu pagi, siang, dan malam. Aku tidak bisa berlatih sekaligus berhari-hari apalagi sampai seminggu. Aku takut semua pelayan akan khawatir dan mencariku terus.' fikir Shiena.
Ketika Shiena sedang tenggelam dalam fikirannya Marry datang dengan membawa banyak makanan. shiena yang mencium bau makanan yang sangat lezat pun tersadar dari lamunannya dan mencari sumber bau lezat itu.
Shiena pun duduk mencicipi makanan itu seperti telah berhari-hari tidak makan enak. Shiena menghabiskan semua dessert yang di bawa oleh Marry seperti donat, cupcake, tiramisu, dan berbagai macam minuman serta es krim. Shiena tak menyisakan sedikit pun dan menghabiskan semuanya dan menyebabkan dirinya menjadi kekenyangan dan susah berdiri.
Marry yang melihat nonanya sangat menikmati makanan yang dibawanya menjadi sangat senang lalu mengingatkan Shiena bahwa besok Shiena ada janji dengan Tuan Muda Alphonso untuk pergi ke Balai Penelitian Kekaisaran.
Shiena yang lupa akan janjinya menjadi teringat dengan rencana lainnya yaitu membuat Kekaisaran Pearl berhutang budi kepada Keluarga Duke Carrole dan mendapatkan Lencana Pembebasan.
Dalam sejarah Kekaisaran Pearl, ada satu keluarga bangsawan yang memiliki Lencana Pembebasan yaitu Keluarga Duke Erga. Putri Keluarga Duke Erga menikah dengan Kaisar lalu menjadi Permaisuri namun dituduh oleh Ratu kesayangan Kaisar telah melakukan percobaan pembunuhan terhadapan bayi dalam kandungannya sehingga Kaisar memutuskan menghukum penggal Permaisuri dan seluruh keluarganya.
Namun hal itu tak sesuai rencana Ratu, Keluarga Duke Erga yang memiliki Lencana Pembebasan pun memiliki menggunakan Lencana Pembebasan itu untuk melepaskan Permaisuri dan Keluarga Duke Erga dari semua tuduhan. Permaisuri yang kecewa pada Kaisar memutuskan berpisah dan meninggalkan Kekaisaran Pearl bersama seluruh Keluarganya dan pengikutnya ke kerajaan lain.
Shiena yang tau akan cerita itu berencana meminta Lencana Pembebasan untuk Keluarganya agar mereka terbebas dari semua hukuman.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘