
Shiena yang baru sampai di Kediaman Duke Carrole langsung bergegas masuk ke kamarnya dan melarang semua orang untuk masuk karena Shiena yang masih terkejut tak ingin ada seorang pun di sekitarnya karena saat ini Shiena merasa dirinya butuh waktu sendiri memikirkan semua hal sendiri. Shiena tak ingin terganggu akan kedatangan siapapun.
Shiena bahkan tetap ingin sendiri dan melarang semua mengganggunya termasuk Marry yang telah sampai. Marry pulang di antar langsung oleh Baron Fromboo dan semua pelayan melihat kedatangan Marry. Apalagi setelah melihat perubahan Marry yang tadinya seorang pelayab menjadi teman bermain Nonanya. Semua pelayan sangat iri terhadap Marry dan bahkan dengan sengaja menggosipkan Marry dibelakang. Marry sudah mengetahui bahwa hal ini akan terjadi tapi Marry tidak menghiraukannya karena saran dari Shiena. Shiena menyarankan Marry untuk jangan pernah memikirkan perkataan orang tentang dirimu dan teruslah melangkah maju demi masa depanmu karena jika bukan kamu yang merubahnya maka tak ada orang lain yang bisa.
Marry yang sadar jika Shiena membutuhkan watu sendiri memilih pergi dan mengerjakan tugasnya. Sementara Shiena tetap berkutat dengan isi fikirannya sendiri yang dipenuhi dengan kejutan dari Putra Mahkota Franz
Shiena percaya bahwa yang difikirkan oleh Bangsawan Muda itu jujur karena biasanya apapun yang difikirkan orang ketika Shiena membaca fikiran mereka maka yang saat itu difikirkan adalah kebenaran.
Shiena yakin jika Tuan X adalah Putra Mahkota yang dikira semua orang telah meninggal karena Shiena sendiri telah mengalaminya. Shiena yang pernah mengalami reinkarnasi yakin bahwa Putra Mahkota juga telah mengalami kejadian aneh dimana dirinya bisa hidup kembali.
Shiena ingat sebelum kembali ke masa lalu, Shiena bertemu Dewa Kematian dan Dewa Reinkarnasi. Kedua Dewa itu memberikan kemampuan membaca fikiran kepada Shiena jadi sekarang Shiena curiga Putra Mahkota Franz yang telah bertemu Dewa Kematian pasti telah mendapatkan sebuah kemampuan istimew.
Shiena ingat Putra Mahkota Franz pernah menghilang secara tiba-tiba dan beberapa detik kemudian Putra Mahkota Franz telah ada di depannya. Shiena yang memiliki Sihir Gelap tak bisa melihat Putra Mahkota Franz menggunakan Sihir yang pastinya saat itu Putra Mahkota Franz telah menggunakan Kemampuan istimewanya untuk dapat segera bertemu Shiena.
Shiena yang penasaran pun bertanya-tanya kemampuan apa yang dimiliki oleh Putra Mahkota Franz setelah hidup kembali.
Shiena yang awalnya tak pernah menyangka bahwa Putra mahkota Franz masih hidup mulai memikirkan masa depan yang pastinya akan berubah lagi. Shiena ingat bahwa di kehidupannya yang dulu, Putra Mahkota Franz benar-benar telah meninggal.
Shiena jadi bertanya-tanya tentang rencana Dewa melakukan semua hal ini. Shiena ingin bertanya tapi tak tau caranya lagipula Shiena mau berfikir ingin mati agar bisa bertemu Dewa Kematian tapi daripada itu Shiena lebih memilih menjalani hidup yang sekarang sebaik-baiknya.
Shiena yang merasa pusing karena terlalu banyak berfikir pun terbaring di ranjang. Ketika Shiena telah merasa nyaman. Shiena mendapatkan sinyal dari Zee yang telah ditugaskan memata-matai Tasya.
Shiena yang merasa ada hal yang sangat penting yang ingin di sampaikan Zee maka menyampingkan rasa lelahnya dan menerima laporan Zee.
Shiena sangat terkejut setelah melihat laporan Zee yang ternyata Anastasya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Duke Simona bahkan saat ini Anastasya tinggal di Vila milik Duke Simons. Zee juga melaporkan bahwa Anastasya telah dibelikan sebuah rumah yang sangat mewah dan besar.
Shiena yang ingat kejadian masa lalunya menjadi tau bahwa alasan Duke Simons memberikan dukungan pada Fraksi Oposisinya kepada Anastasya yang hanya seorang Putri Count dari Wilayah kecil untuk bisa menjadi Permaisuri adalah karena Anastasya memiliki hubungan spesial dengan Duke Simons tanpa sepengetahuan Putra Mahkota Brian.
Shiena ingat perkataan Tuan Grogolia bahwa Tuan yang telah memerintahkannya untuk menghancurkan bisnis Keluarga Duke Carrole adalah Duke Simons. Shiena awalnya merasa sangat aneh dengan alasan Duke Simons yang melakukan hal yang melewati batasnya. Shiena sekarang yakin bahwa Anastasya adalah orang yang telah menghasut Duke Simons melakukan hal itu pada keluarganya.
Shiena yang mendapatkan jawaban dari pertanyaannya ini akhirnya mengerti yang menyebabkan Shiena menjadi sangat marah. Shiena pun berjanji pada dirinya sendiri untuk membalas perbuatan Duke Simons.
Lalu, Shiena menanyakan kepada Zee apa ada berita lain yang perlu diketahui olehnya dan tiba-tiba Zee ingat bahwa saat sedang menikmati minum teh bersama Zee mendengar percakapan antara Countess alarsca dan Anastasya tentang kehamilan tapi Zee tak bisa mendenganya dengan jelas karena takut ketahuan.
Shiena yang mendengar laporan dari Zee tersentak kaget karena di kehidupannya yang dulu Anastasya memang sempat hamil dan mengandung anak Putra Mahkota dan karenanya Anastasya langsung dinakahi Putra Mahkota.
Namun, setelah dinikahi Putra Mahkota dan menjadi calon Permaisuri. Anastasya dengan teganya menggunakan bayi dalam kandungannya sebagai alat untuk menjatuhkan Shiena.
Anastasya yang sedang hamil muda dengan tanpa perasaan meminum racun yang dapat membuatnya keguguran lalu memfitnah Shiena yang menyebabkan Shiena dibenci semua orang termasuk Putra Mahkota.
Putra Mahkota sangat marah setelah mendengar bahwa calon anaknya meninggal dunia karena diberi racun oleh Shiena. Putra Mahkota pun menangkap dan memenjarai Shiena dan menghukumnya dengan hukum hukuman penggal bersama seluruh keluarganya.
Zee yang melihat Nona menjadi diam saja setelah mendengar laporannya menjadi sangat bingung dan mencoba memanggil Shiena berkali-kali tapi tak ada jawaban dan tiba-tiba Shiena berteriak sangat keras.
Ketika sedang mengingat kejadian masa lalunya saat Anastasya keguguran, Shiena baru ingat bahwa sebelum Anastasya berencana menggugurkan kandungannya. Putra Mahkota telah membunuh Kaisar sehingga dirinya hanya tinggal menunggu hari untuk menjadi Kaisar yang baru.
Shiena ingat jika Putra Mahkota menjadikan keluarganya sebagai tersangka pembunuhan Kaisar dan menahan semua keluarganya dan mengambil semua harta, aset dan wilayah milik keluarga Duke Carrole lalu membuat semuanya masuk ke dalam penjara dan disiksa dengan sangat kejam.
Shiena yang telah ingat kejadian buruk selanjutnya mulai curiga dengan Putra Mahkota dan Anastasya yang bertemu ketika Ujian Menara Sihir sedang berlangsung bahkan Tuan X tak bisa mengetahui apa yang mereka bicarakan karena Anastasya dengan sengaja membuat Segel Sihir agar tak seorang pun bisa masuk atau melihatnya.
Shiena telah memerintahkan Tuan X untuk menyelidiki apa rencana Putra Mahkota selama beberapa hari yang lalu tapi sampai saat ini Shiena tak mendapatkan laporan apapun.
Shiena yang mulai frustasi memerintahkan Zee untuk menghentikan mata-matanya terhadap Anastasya dan fokus kepada Putra Mahkota. Shiena memerintahkan Zee untuk menyelidiki apa yang sedang direncanakan Putra Mahkota karena Shiena merasa mendapatkan firasat yang sangat buruk.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘