The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 253. Rencana Kehancuran I


Kaisar Franz yang tau dari Raja Michael bahwa Anastasya telah kembali ke Ibukota segera menyusupkan mata-mata yang merupakan Kesatria Elit Perempuan. Kesatria itu diperintahkan Kaisar Franz untuk menyamar menjadi Pelayan di Kediaman Simons.


Dari mata-mata itu, Kaisar Franz mendapatkan informasi yang sangat berguna. Informasi itu menjelaskan tentang masalah Keuangan yang dihadapi oleh Kediaman Duke Simons dan beberapa Bangsawan yang berada di bawah Kekuasaannya. Mereka semua sedang mengalami kekurangan uang karena disebabkan Prajurit Kerajaan Zambrud.


Kesatria Kerajaan Zambrud yang sengaja diperintahkan oleh Raja Michael untuk mengacaukan keseimbangan keuangan milik Keluarga Duke Simons dan pengikutnya. Kesatria itu berulah dengan berbagai macam permintaan yang aneh-aneh seperti tak mau tidur di satu kamar dengan lebih dari tiga orang sehingga mereka terpaksa harus menyediakan banyak kamar akibatnya banyak Kesatria dan Pelayan di Kediaman itu yang tidur berhimpitan.


Tak hanya itu, Kesatria Kerajaan Zambrud yang selalu berlatih setiap hari, selalu membuat pakaian mereka kotor dan penuh keringat membuat pelayan yang membersihkan pakaian mereka protes sehingga membuat Kepala Pelayan Rumah Tangga membeli banyak pakaian agar pelayan tak selalu mencuci pakaian Kesatria setelah selesai berlatih.


Kesatria itu juga memiliki porsi makan yang sangat banyak dengan makan tiga kali sehari tak seperti Kesatria pada umumnya yang makan hanya dua kali sehari. Akibatnya koki harus membeli bahan makanan dengan jumlah banyak dan juga harus memasak makanan lebih banyak setiap harinya.


Oleh karena alasan ini lah banyak Kepala Keluarga Bangsawan dari pengikut Duke Simons pusing memikirkan pengeluaran mereka yang lebih banyak dari biasanya setelah kedatangan Kesatria Kerajaan Zambrud.


Kaisar Franz yang mengetahui masalah ini pun memanfaatkan kesempatan untuk menjatuhkan Duke Simons dan yang lainnya. Kaisar Franz pun memanggil Penasehat Kekaisaran untuk menjalankan rencana yang telah dipersiapkan olehnya.


"Hamba menghadapa Yang Mulia Kaisar. Semoga Yang Mulia selalu sehat dan panjang umur." ucap Penasehat Kekaisaran.


"Apa paman telah membaca pesanku sebelumnya?" tanya Kaisar Franz.


"Ya Yang Mulia." jawab Penasehat Kekaisaran.


"Bagus. Aku ingin Paman mengatur dan mengurus semua persiapan untuk Acara Hari Kedewasaanku dan Acara Pengangkatan Beberapa Rakyat penting menjadi Bangsawan dan naiknya status beberapa Bangsawan. Oh ya, aku ingi Acaranya berlangsung dengan sangat mewah dan meriah karena pada hari itu juga aku ingin mengumumkan kepada semua orang tentang rencanaku yang akan segera mempersunting Shiena Ve Carrole. Aku ingin mengumumkan Pertunangan kami nanti di Acara itu." titah Kaisar Franz.


"Baik, Yang Mulia. Saya akan segera melaksanakan perintah Yang Mulia dengan sangat baik ." ucap Penasehat Kekaisaran.


"Baguslah. Kau boleh pergi dan kembali dengan tugasmu Paman." ucap Kaisar Franz.


"Terima kasih Yang Mulia." ucap Penasehat Kekaisaran meninggalkan ruangan.


Setelah memberikan perintah,  Penasehat Kekaisaran melakukan tugasnya dengan cepat dan teratur. Beberapa media Surat Kabar di Ibukota dengan cepat nenyebarkan berita tentang Pengangkatan beberapa orang menjadi Bangsawan dan Naiknya status Bangsawan dari beberapa Bangsawan. Berita itu semakin hangat setelah semua media terutama Surat Kabar milik Shiena yang dipimpin oleh Keluarga Count Strolana memuat berita tentang Pengumuman Pertuangan Shiena dan Kaisar Franz yang akan terjadi saat Acara Kedewasaan Kaisar Franz. Sehingga berita itu menyebar semakin kencang yang membuat banyak Nona Bangsawan dari berbagai kalangan menjadi patah hati karena telah kehilangan kesempatan untuk menjadi Permaisuri Kaisar di masa depan.


Tak terkecuali Anastasya yang sangat marah karena berita yang beredar. Anastasya tak terima jika Shiena di umumkan secara resmi sebagai Calon Permaisuri masa depan. Anastasya merasa jika Shiena dan keluarganya harus hidup menderita karena telah membuat dirinya menjadi yatim piatu dan terpaksa harus bergantung pada pria yang tidak dicintainya.


Anastasya pun membujuk Duke Simons untuk segera melakukan kudeta sebelum Hari yang dikabarkan semua orang itu terjadi. Anastasya memberikan banyak alasan yang masuk akal untuk membuat Duke Simons setuju dengan rencananya. Duke Simons yang mendengar permintaan dan alasan Anastasya mulai memikirkan ulang semuanya karena keadaannya saat ini memang sedang sangat kacau. Duke Simons berfikir jika Kudeta itu dilakukan segera maka biaya akomodasi untuk Kesatria Kerajaan Zambrud dapat berhenti sehingga defisit keuangan dapat segera teratasi.


Duke Simons pun mendiskusikan masalah ini kepada pengikutnya yang ternyata disambut dengan sangat baik. Semua Pengikut Duke Simons setuju jika rencana Kudeta itu dipercepat sebelum Hari Kedewasaan Kaisar Franz.


Raja Michael yang mengetahui rencana Duke Simons hanya mengangguk setuju lalu melaporkan masalah ini kepada Kaisar Franz dan Gadis Suci. Kaisar Franz yang diberitahu oleh Raja Michael tersenyum senang karena rencananya untuk memancing Duke Simons telah berhasil. Kaisar Franz kemudian mengumpulkan Kepala Keluarga dari beberapa Bangsawan yang telah bersumpah setia padanya untuk memberikan perintah terkait masalah internal Kekaisaran.


Duke Carrole, Duke Watson, Marquess Laurence dan beberapa Kepala Keluarga yang masuk ke dalam Fraksi Kekaisaran dan bersumpah setia telah berkumpul di Istana sesuai instruksi dari Kaisar Franz. Mereka telah mengetahui bahwa Duke  Simons sedang merencanakan kudeta tapi tak yakin kapan hal itu akan terjadi dan ketika Kaisar Franz mengatakan bahwa semuanya akan terjadi dalam waktu dekat semuanya terkejut.


"Aku ingin kalian semua menempatkan Kesatria terbaik kalian untuk berjaga dan melindungi Kekaisaran dari Para Pemberontak. Kita akan melakukan pertempuran dengan Kesatria milik Duke Simons dan Kerajaan lain nanti." ucap Kaisar Franz.


"Apakah itu sudah dapat dipastikan terjadi Yang Mulia?" tanya Duke Watson.


"Tentu saja. Hal itu tidak diragukan lagi karena saat ini mata-mata yang aku tempatkan telah memberikan informasi yang akurat dan terpercaya sehingga kita harus bisa menagkap semua yang terlibat dan mengadilinya." perintah Kaisar Franz.


"Baik Yang Mulia." ucap Bangsawan bersamaan.


"Lalu bagaimana dengan rakyat yang tak berdosa Yang Mulia? Jika pertempuran benar-benar terjadi maka akan banyak sekali Rakyat yang tak bersalah yang akan menjadi korban." ucap Marquess Laurence khawatir.


"Jangan khawatir. Aku telah memikirkan solusinya. Aku akan memerintahkan beberapa Kesatria Elit untuk memindahkan beberapa rakyat yang berkemungkinan menjadi sasaran pemberontak ke tempat yang aman dan tentunya dengan koordinasi dari beberapa Kepala Keluarga Bangsawan. Disaat yang bersamaan aku ingin kalian menyiapkan pasukan untuk ditempatkan di beberapa tempat untuk memberikan serangan kejutan." perintah Kaisar Franz.


"Baiklah Yang Mulia kami mengerti." ucap Kepala Keluar


Setelah selesai memberi perintah, Kaisar Franz melihat persiapan untuk Acara Kedewasaannya. Tak hanya itu Kaisar Franz juga menanyakan pada Shiena apa ada sesuatu yang diiinginkannya saat Acara Pengumuman Pertunangan mereka nanti. Shiena yang tak ingin sesuatu yang menyukai bunga hanya meminta banyak bunga nantinya. Kaisar Franz pun segera memesan bunga sesuai permintaan Shiena.


Shiena yang juga saat itu telah mengetahui rencana Duke Simons dan Anastasya yang akan segera melakukan kudeta bahkan sehari sebelum Acara Kedewasaan Kaisar telah bersiap untuk membantu mengalahkan Kesatria Duke Simons menggunakan Sihirnya. Shiena telah berencana akan menyamar menjadi Gadis Suci dan tak hanya itu Shiena sengaja ikut dalam situasi itu karena tak ingin melihat Duke Carrole yang juga ikut dalam Pertarungan itu terluka nantinya.


 


 


Bersambung


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..


🥰😍😘😚 Terima Kasih