
Putra Mahkota pergi meninggalkan Shiena untuk membeli minuman dingin dan cemilan manis pun terkejut karna saat dia kembali tidak bisa menemukan keberadaan Shiena.
"Shiena, aku membawakan minuman dan juga cemilan untukmu." sambil berjalan dan tidak menyadari keberadaan Shiena.
"Shiena... Shienaa... Shienaaa" panggil Ian panik.
*Kemana dia pergi?* fikir Ian.
Putra Mahkota mencari kesekitar dan hanya menemukan gelang kaki yang diberikannya tadi pagi.
"Bukankah ini gelang kaki yang aku berikan pagi tadi. Kenapa bisa ada disini?" gumam Putra Mahkota.
Putra Mahkota yang bingung pun memutuskan bertanya pada orang-orang sekitar.
"Permisi, apa anda melihat gadis cantik berambut emas dan memakai kemeja putih dan rok biru duduk di bawah pohon itu?" tanya Putra Mahkota.
"Ah, gadis itu. Saya melihatnya tapi gadis itu di dikejar oleh Kelompok Wolf Wild dan masuk ke dalam hutan." jawab orang itu.
"Apa?" jawab Putra mahkota yang terkejut.
'Kelompok Wolf Wild, Kelompok orang jahat yang meresahkan rakyat bagian Wilayah amore' ucap Putra Mahkota dalam hati.
"Apa tidak ada yang menolong? atau memanggil penjaga atau pengawal kerajaan?" tanya Putra Mahkota geram.
"Percuma saja tuan memanggil atau meminta tolong pada mereka. Para penjaga keamanan atau pengawal itu mereka hanya peduli pada uang. Jika kami rakyat biasa membutuhkan bantuan maka kami harus menyediakan sejumlah uang barulah mereka mau bertindak." jawab orang itu.
Putra Mahkota yang sangat marah dan kesal tidak menyangka jika selama ini penjaga dan pengawal kerajaan yang bertugas tidak pernah melakukan tugasnya dengan benar.
"Maafkan kami tuan, kami hanya rakyat biasa. Kami tidak punya uang dam tidak punya kekuatan. Jika kami menolong maka keluarga kami lah yanh akan menjadi korbannya." ucap orang itu menyesal dan turut prihatin.
Mendengar penjelasan itu membuat Putra Mahkota menjadi semakin marah tapi dia tidak bisa menyalahkan rakyatnya karna yang salah adalah anak buahnya sendiri yang tidak kompeten.
"Terima kasih pak untuk penjelasannya." ucap Putra Mahkota.
"Sama-sama nak. Semoga gadis itu baik-baik saja dan bisa selamat." doa pria itu.
Putra Mahkota yang merasa sangat marah dan kesal pun pergi ke tempat yang cukup sepi lalu memanggil pengawal kerajaan yang di tugaskan untuk mengawal mereka.
"Pengawal!" teriak Putra Mahkota.
Semua pengawal pun datang setelah di panggil oleh Putra Mahkota.
"Kami menghadap, Yang Mulia Putra Mahkota Kekaisaran Pearl sang Mutiara Rembulan kekaisaran Pearl." ucap Pengawal Kerajaan.
"Dimana Shiena?" tanya Putra Mahkota marah.
"Bodoh! Jika dia bersamaku, aku tidak mungkin bertanya pada kalian!" teriak Putra Mahkota.
"Ma-maaf kan kami Yang Mulia Putra Mahkota. Kami telah lalai dalam menjalankan tugas." ucap Pengawal itu berbarengan.
Putra Mahkota yang sangat marah ingin sekali menghabisi pengawal yang bodoh dan teledor itu tapi dia tau prioritasnya sekarang adalah nyawa Shiena.
"Cepat telusiri hutan, temukan Shiena!" teriak Putra Mahkota.
Setelah memberi perintah, Putra Mahkota memanggil Robert kembali dan Putra Mahkota ikut menyusuri hutan dan mencari keberadaan Shiena.
Saat Putra Mahkota sedang mencari ada kepulan asap yang sangat besar berada di tengah hutan di dekat danau.
"Asap apa itu? Apa jangan jangan itu adalah tanda dari Shiena?" gumam Putra Mahkota.
Akhirnya Putra Mahkota berlari tergesa-gesa menuju tempat asap itu berada.
Ketika sampai Putra Mahkota tidak menemukan Shiena tapi dia melihat ada bekas pertarungan disana.
"Shiena!" teriak Putra Mahkota.
Tak lama setelah kedatangan Putra Mahkota, pengawal yang di perintahkan mencari pun datang.
Putra Mahkota yang melihat keterlambatan pengawalnya membuatnya semakin murka tapi dia harus menurunkan egonya.
"Yang Mulia Putra Mahkota" ucap salah seorang Pengawal.
"Cepat cari keberadaan shiena." perintah Putra Mahkota.
"Baik, Yang Mulia." jawab mereka serempak.
Putra Mahkota yang terdiam dan mengamati pertempuran dan menemukan bahwa mayat yang telah meninggal itu adalah salah seorang anggota Wolf Wild terlihat dari lambang kelompok mereka.
"Ini adalah mayat dari anggota Wolf Wild. Apa yang sebenarnya terjadi? Semoga kau baik-baik saja Shiena" gumam Putra Mahkota.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite.
Terima Kasih.
❤🥰😘