The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 239. Berita Besar


Bangsawan yang merasa khawatir akan kegagalan pada rencana mereka bergegas mengirimkan Kesatria untuk mengabarkan berita buruk ini kepada Duke Simons. Untunglah, setelah selesai Penobatan Kesatria yang penjaga pintu keluar Istana tidaj ada dan penjagaan Istana menjadi longgar dan tidak ketat lagi.


Kesatria yang diperintahkan Bansgawan Fraksi Oposisi bergegas menemui Kepala Pelayan Rumah Tangga Kediaman Simons. Dia pergi menggunakan kuda agar dapat sampai lebih cepat. Kepala Pelayan Rumah Tangga Keluarga Simons tak bisa percaya begitu saja dengan kedatangan Kesatria yang terburu-buru tapi setelah Kesatria itu menunjukkan lambang Keluarga Bangsawan Atas. Kepala Pelayan Rumah Tangga pun segera mempersilahkannya masuk.


Kesatria itu tak memiki banyak waktu sehingga langsung memberi tau yang terjadi di Istana. Kepala Pelayan Rumah Tangga sangat terkejut akan berita itu dan timbul perasaan tidak percaya hingga Kepala Pelayan Rumah Tangga memberikan perintah untuk mencari tau informasi yang diberikan.


Setelah beberapa jam beralalu, Kesatria Keluarga Simons datang dan mengabarkan bahwa yang dikatakan Kesatria Bangsawan atas itu adalah kenyataan. Kepala Pelayan Rumah Tangga pun bergegas menghubungi Duke Simons menggunakan Pesan suara dari alat sihir tapi tak ada jawaban.


Kepala Pelayan yang tak putus asa segera mengirim utusan untuk bergegas menyusul Duke Simons dan mengabarkan berita itu secara langsung.


Sementara itu, Duke Simons yang menaiki kereta kuda selama beberapa hari akhirnya sampai diperbatasan. Anastasya yang tertidur dikereta segera terbangun ketika mendengar suara keramaian.Duke Simons dan Anastasya segera disambut hangat oleh Kesatria dan Pelayan ketika sampai di Istana Kerajaan Zambrud. Kepala Pelayan Istana Kerajaan Zambrud segera pergi membawa Duke Simons dan Anastasya ke kamar yang telah disediakan untuk beristirahat.


Anastasya dibawa oleh Pelayan terbaik dan sangat profesional di Kerajaan Zambrud. Anastasya mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Anastasya dibawa kesebuah kamar yang indah, luas dan juga mewah. Anastasya juga dilayani dengan sangat baik hingga Anastasya merasa betah berada di Istana itu.


Anastasya dimanjakan dengan Gaun yang mewah, Sepatu dan perhiasan yang mahal yang telah tersedia di dalam kamar itu. Anastasya juga mendapatkan hidangan cemilan yang sangat lezat dan juga berkualitas tinggi. Raja Michael sengaja memperlakukan Anastasya spesial agar dirinya dapat tergoda untuk menghianati Duke Simons sesuai rencana.


Raja Michael yang tau situasi yang terjadi di Kekaisaran Pearl memutuskan untuk tidak langsung menemui Duke Simons dan Anastasya dengan alasan sibuk dan akan punya waktu keesokan harinya.


Pada malam hari, Duke Simons dan Anastasya makan di ruang makan Kerajaan berdua karen Raja Michael tak bisa ikut. Anastasya yang sangat mendambakan hidup layaknya seorang Permaisuri Kaisar sangat senang dilayani oleh banyak pelayan dan juga dayang.


Duke Simons yang melihat raut wajah Anastasya telah kembali seperti semula menjadi sangat senang. Setelah selesai makan mereka berdua kembali ke kamar masing-masing.


Raja Michael sengaja berjalan-jalan di Paviliun tempat Anastasya berada. Raja Michael ingin melihat wanita yang menjadi tunangan keponakannya yang dikatakan oleh Kaisar Franz sebagai wanita yang cantik tapi juga licik.


Ketika Anastasya sampai di kamarnya, Anastasya yang tak bisa tidur memutuskan untuk berjalan-jalan dan melihat ada seorang pria muda dan tampan yang sedang berjalan-jalan bersama dua orang Kesatria.


Anastasya yang tak mengenali pria itu menjadi penasaran akan statusmya dan Anastasya membuat rencana untuk dapat bertemu dan berkenalan dan untungnya Raja Michael yang sangat mengenal trik yang digunakan Anastasya berpura-pura terjerat padahal kenyataannya Anastasya lah yang telah masuk perangkap.


Anastasya yang melihat Raja Michael berjalan mendekatinya pura-pura terjatuh dan terkilir. Raja Michael pun bergegas menemuinya dan membantunya.


"Lady! Apa anda baik-baik saja?" tanya Raja Michael.


"Kaki saya sakit, Tuan." ucap Anastasya pura-pura sakit memegang pergelangan kakinya.


Raja Michael pun membawa Anatasya ke sebuah ruangan yang tak jauh dari sana. Raja Michael meletakkan Anastasya di atas sofa. Lalu kedua kesatria yang ikut dengan Raja Michael segera pergi setelah mendapatkan tugas.


"Biarkan kami saja yang membantu Lady ini Yang Mulia." ucap Kesatria pertama.


"Tidak masalah. Dia sedang terluka di Istanaku maka sudah tugasku membantu. Kalian bawakan aku segelas air." perintah Raja Michael.


"Baik Yang Mulia." ucap kedua Kesatria bersamaan.


'Apa Yang Mulia? Itu artinya dia adalah Raja Kerajaan Zambrud. Aku kira Raja di Kerajaan ini sudah tua tapi ternyata masih muda dan tampan. Aku dengar dari Pelayan di Istana ini bahwa Raja mereka masih single dan itu artinya jika aku bisa mendapatkan hatinya bisa saja aku menjadi Ratu di Kerajaan ini. Tidak masalah menjadi Ratu di Kerajaan lain lagipula tak ada yang tau apa yang terjadi di Kekaisaran Pearl.' fikir Anastasya.


"Yang Mulia? Apakah anda Yang Mulia Raja Kerajaan Zambrud?" tanya Anastasya.


"Benar sekali, Lady!" ucap Raja Michael sopan.


"Ya ampun! Maafkan kelancangan hamba Yang Mulia!" ucap Anastasya kaget.


Anastasya pun buru-buru berdiri lalu tiba-tiba terjatuh dan ditangkap langsung oleh Raja Michael. Kesatria yang diberikan tugas membawa air minuk mengetuk pintu lalu Raja Michael membantu Anastasya duduk kembali.


"Minumlah dulu!" ucap Raja Michael.


"Terima kasih Yang Mulia." ucap Anastasya.


Anastasya pun mulai menjalankan aksinya, Anastasya mulai menggoda Raja Michael dengan suara dan gerak tubuhnya hingga akhirnya Raja Michael yang juga pria biasa tak tahan akan godaan itu tapi Raja Michael bersumpah jika meskipun dirinya tergoda akan tubuh wanita, janji dan hutang budinya akan terbayar apapun yang terjadi.


"Yang Mulia sangat lah tampan. Saya fikir Yang Mulia sudah tua tapi ternyata masih sangat muda." ucap Anastasya.


"Benarkah itu?" tanya Raja Michael.


"Tentu saja Yang Mulia." jawab Anastasya.


Anstasya kemudian tiba-tiba berteriak dan tak sengaja menjatuhkan air yang ditangannya ke baju Raja Michael. Anastasya yang pura-pura panik meminta maaf. Raja Michael pun berdiri dan ingin pergi keluar tapi ditahan oleh Anastasya yang pura-pura terjatuh ketika menarik tangan Raja Michael lalu mereka berdua pun jatuh bersamaan di atas ranjang dengan posisi Raja Michael di atas.


Anastasya yang sudah merencanakan ini, telah menurunkan Gaunnya yang dibagian atas sehingga ketika Raja Michael terjatuh diatasnya. Raja Michael akan kesulitan menghindari godaan itu dan benar saja Raja Michael yang melihat milik Anastasya tak berhenti menatapnya. Anastasya yang mengerti mencoba memancing Raja Michael.


"Apakah Yang Mulia tak ingin mencoba menyentuhnya?" tanya Anastasya.


"Menyentuhnya?" tanya Raja Michael.


"Tentu saja. Bukankah Yang Mulia tertarik?" tanya Anastasya.


"Bukankah kau adalah tunangan dari keponakanku?" tanya Raja Michael.


"Apakah itu menjadi masalah bagi seorang Raja dari Kerajaan besar?" tanya Anastasya memancing.


Anastasya sangat marah karena diperlakukan seperti wanita panggilan yang akan ditinggalkan sendiri jika telah selesai urusannya. Anastasya pun memakai kembali pakaiannya dan kembali ke kamarnya.


Pelayan yang bertugas melayani Anastasya bergegas membantu Anastasya bersiap-siap dan mengganti pakaiannya. Lalu, tiba-tiba ada Kesatria daru Kerajaan Zambrud datang membawakan sekotak perhiasan dan sepucuk surat.


Anastasya kemudian mengambil kotak itu dan membukanya. Ternyata didalamnya terdapat sebuah kalung yang sangat indah dan elegan dengan batu zambrud kecil yang mengelilinginya dan ada bandulan batu Zambrud besar di tengahnya yang memberikan kesan mewah dan mahal.


Anastasya sangat menyukai perhiasan itu lalu membaca suratnya yang ternyata adalah permintaan maaf dari Raja Michael yang meninggalkannya sendiri karena Raja Michael harus menjaga nama baiknya. Anastasya yang mengerti pun mengangguk tanda setuju.


'Aku telah berhasil mendapatkan Raja Kerajaan Zambrud dan tak lama lagi aku pasti akan menjadi Ratu di Kerajaan ini. Aku harus mencari cara untuk tetap tinggal disini dan meninggalkan Duke Simons.' ucap Anastasya dalam hati.


Hari ini rencananya Raja Michael akan datang menemui Duke Simons dan Anastasya secara resmi jadi setelah sarapan pagi. Duke Simons dan Anastasya akan pergi ke Taman terindah di Istana untuk bersantai.


Ketika sampai Duke Simons dan Anastasya telah melihat Raja Michael yang sedang duduk dengan secangkir teh di tangannya.


"Hamba menghadap Yang Mulia Raja Kerajaan Zambrud." ucap Duke Simons.


"Hamba memberi salam kepada Yang Mulia Raja semoga selalu panjang umur." ucap Anastasya.


"Jangan terlalu sopan bukankah kita adalah keluarga? Duduklah." perintah Raja Michael.


"Terimah kasih Yang Mulia." ucap Duke Simons.


Lalu, Raja Michael memerintahkan pelayan untuk menyediakan lagi dua cangkir teh dan juga kue-kue terbaik mereka. Anastasya yang telah merasakan kehangatan tubuh Raja Michael pun mencuri-curi kesempatan untuk menatap wajahnya tanpa diketahui oleh Duke Simons.


Setelahnya Raja Michael mengusir semua pelayan pergi dari Taman itu dan meninggalkan mereka bertiga disana. Duke Simons segera menjelaskan keinginannya yang ingin meminta bantuan untuk menaklukan Kekaisaran Pearl.


"Saya datang kemari karena ingin meminta bantuan Paman untuk membantuku mendapatkan Takhta Kekaisaran Pearl." ucap Duke Simons.


"Aku bisa saja membantumu tapi apa yang aku dan Kerajaanku dapatkan?" tanya Raja Michael.


"Apa yang Paman inginkan?" tanya Duke Simons.


Anastasya yang diam mendengarkan berharap Raja Michael mengatakan bahwa Raja Michael menginginkan dirinya tapi itu hanyalah sebuah harapan karena Raja Michael tak pernah menganggap Anastasya ataupun hubungan satu malam mereka.


"Aku ingin Wilayah Perbatasan dan beberapa Wilayah lainnya di Kekaisaran Pearl." ucap Raja Michael.


"Apa tak ada yang lainnya paman?" tanya Duke Simons berat.


"Baiklah aku hanya akan menginginkan perluasan wilayah perbatasan. tapi..." ucap Raja Michael terputus.


"...." Duke Simons terdiam.


"Aku akan mengirimkan bantuan sebanyak seribu Kesatria terbaik yang akan menyamar menjadi Pekerja. Aku ingin kau membiayai semua kebutuhan mereka selama mereka berada di Kekaisaran Pearl hingga waktu Perang tejadi. Bagaimana?" tanya Raja Michael.


"Tidak masalah paman." ucap Duke Simons.


"Baguslah." ucap Raja Michael.


'Jika Raja Kerajaan Zambrud benar-benar mengirimkan seribu kesatria dan ditambah kesatria-kesatria dari setiap pengikut maka Kesatria itu akan lebih kuat dan banyak daripada Kesatria Kekaisaran. Kali ini aku yakin, Kekaisaran Pearl pasti akan menjadi milikku.' ucap Duke Simons.


Lalu ketika Duke Simons sedang duduk bersantai berbincang dengan Raja Zambrud, Kesatria Keluarga Simons datang menghadap dan membisikkan berita penting yang sangat mengejutkan.


"Apa? Acara Penobatan Kaisar baru telah selesai dilaksanakan?" teriak Duke Simons terkejut.


"Benar Tuan." ucap Kesatria.


#Bersambung#


β– Noteβ– 


Selamat Hari Raya Idul Adha bagi Readers yang merayakan.. πŸ₯°πŸ˜˜


Hari ini Author kasih bonus Crazy Update mengingat besok Author ngak bisa Update karena kondisi kesehatan memburuk.. 😭😭


Doakan Author semoga bisa segera sembuh ya.. Amin πŸ˜‡πŸ€²


Jadi untuk semua BAB jangan lupa di LIKE ya.. 😍😘πŸ₯°


Terima Kasih..


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..


πŸ₯°πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜š Terima Kasih