
Waktu pun berlalu, Pembangunan Sekolah Gratis telah selesai dibangun dan bahkan telah banyak sekali Rakyat biasa yang mendaftar untuk belajar. Tak hanya itu, fasilitas dan guru yang mengajar pun telah tersedia dan hari peresmian Sekolah Gratis untuk Rakyat Biasa pun akan dilaksanakan besok.
Lokasi Sekolah pun telah dijaga sangat ketat oleh Kesatria Istana dan Kesatria Elit mengingat Kaisar Franz yang merupakan salah satu Pendiri dari Sekolah Gratis itu akan datang dan memberikan pidato di depan semua orang. Tak hanya itu, Gadis Suci yang sangat misterius dan sangat hebat sangat dinanti kehadirannya karena semua orang sangat penasaran bagaimana sosok dan wajahnya.
Semua keluarga Bangsawan sangat berhati-hati padanya dan bahkan tidak berani untuk menyinggungnya dikarenakan kekuasaan yang dimilikinya sangat lah besar dan mungkin sebanding dengan kekuasan yang dimiliki oleh Keluarga Kaisar.
Gadis Suci diketahui memiliki kekayaan yang sangat banyak bahkan menjadi wanita terkaya di Kekaisaran Pearl atau munkin di benua itu karena tiga kerajaan bisnisnya dapat menghasilkan pundi-pundi uang yang sangat banyak tiap harinya dan mampu membuat cabang di beberapa Kerajaan tetangga yang juga sangat sukses karena barang-barangnya sangat diminati oleh Tuan, Nyonya, dan Nona Bangsawan di Kerajaan itu.
Tak hanya memiliki kekayaan yang sangat banyak, Gadis Suci diketahui memiliki Kekuatan Sihir yang sangat hebat dimana Kekuatan Sihir Cahayanya bahkan dapat menyembuhkan orang yang sedang sekarat dan dikabarkan juga dapat menyebuhkan puluhan ribu pasukan Kesatria yang sedang berperang.
Gadis Suci juga dikabarkan memiliki Sihir Penghancur yang sangat hebat yang mana dapat digunakannya untuk melindungi dirinya sendiri. Kekuatan Sihir itu dikatakan dapat menghancurkan tembok Istana yang sangat kuat dan bisa membunuh orang dengan satu serangan hingga menjadi debu.
Kaisar Franz yang telah melihat sendiri kemampuan istrinya menyadari bahwa semua yang dikatakan orang-orang adalah kebenaran. yang membuat dirinya semakin takut kehilangan Permaisuri Shiena karena khawatir akan semakin banyak orang yang mengincar Permaisuri Shiena untuk menjadi miliknya jika mengetahui identitas sebenarnya Gadis Suci.
Permaisuri Shiena yang berada di dekat Kaisar Franz sangat menyadari kecemasan yang sedang dialami oleh Kaisar Franz. Permaisuri Shiena pun datang dan meyakinkan Kaisar Franz jika itu hanya khayalannya saja karena apapun yang terjadi dirinya tidak akan berpaling ke siapapun. Kaisar Franz yang mendengarnya menjadi sangat senang.
Hari yang dinanti-nanti pun tiba, Permaisuri Shiena yang didandani oleh Marry dan Ana sangat cantik ternyata telah ditunggu oleh Kaisar Franz. Setelah selesai mereka pun pergi bersama menggunakan Kereta Kuda dengan Lambang Keluarga Kekaisaran. Semua orang yang telah hadir pun segera berdiri dan membungkukkan tubuhnya seraya memberikan hormat untuk kedatangan Kaisar dan Permaisuri Kekaisaran Pearl.
Kaisar Franz dan Permaisuri Shiena pun berjalan masuk dan kemudian duduk di tempat yang telah disediakan untuknya. Semua orang yang telah menunggu kedatang Gadis Suci harus kecewa karena acara akan segera dimulai tapi Gadis Suci pun belum terlihat.
Baron Grogolia yang merupakan Pembawa Acara untuk Peresmian Pembanguan Sekolah itu pun segera memulai rangkaian acara hingga tiba saatnya pidato yang diberika oleh Kaisar Franz. Kaisar Franz pun berdiri dan berjalan turun dari tempatnya menuju Panggung tempatnya melakukan pidato.
Kaisar Franz meminta kepada seluruh Rakyat untuk belajar dengan giat dan kembangkan potensi serta bakat yang mereka miliki untuk kemajuan diri mereka sendiri dan Kekaisaran dan jangan khawatir akan hal apapun karena Kekaisaran akan melindungi mereka karena Rakyat biasa juga Rakyat dari Kekaisaran Pearl. Semua orang pun bertepuk tangan setelah mendengar pidato itu.
Setelah selesai berpidato, Kaisar Franz turun dari tempatnya tapi tidak lari dari Panggung itu. Baron Grogolia pun memanggil Gadis Suci untuk hadir dan memberikan sebuah pidato untuk semuanya.
Permaisuri Shiena yang mendengar namanya dipanggil pun turun dari singgahsananya lalu berjalan ke arah Kaisar Franz. Kaisar Franz pun menyambut kedatangan Permaisuri Shiena dan menuntunnya menuju tempat pidato. Semua orang yang tidak mengetahui siapan Gadis Suci sebenarnya menjadi sangat bingung sementara yang lainnya hanya diam sambil tersenyum.
"Kalian semua yang hadir disini pasti sangat bingung kenapa aku bisa berdiri disini padahal sebenarnya Gadis Suci lah yang seharusnya disini. Baiklah. Aku akan menunjukkan sesuatu pada semuanya." ucap Permaisuri Shiena.
Permaisuri Shiena tanpa ragu menunjukkan perubahan baju yang dipakainya yang dalam sekejap saja telah berubah menjadi serba putih dengan beberapa warna emas di beberapa sisi. Tak lupa dengan cadar putih yang menutupi setengah wajahnya dan jepitan rambut yang menjadi ciri khas Gadis Suci.
Semua yang meliha kejadian itu sangat terkejut dan tak menyangka dengan apa yang sedang difikirkan oleh mereka saat ini. Permaisuri Shiena yang telah mengganti pakaiannya menjadi Gadis Suci perlahan membuka cadar putih yang ada diwajahnya. Semua orang yang melihatnya menjadi deg-degan bahkan seluruh Rakyat Kekaisaran Pearl sangat berharap jika Gadis Suci itu adalah Permaisuri Shiena.
"Hidup Yang Mulia Permaisuri Shiena."
"Semoga Yang Mulia Permaisuri Shiena sehat selalu."
"Semoga Yang Mulia Permaisuri Shiena selalu dilimpahkan kebahagiaan."
Kebahagiaan yang diutarakan oleh seluruh Rakyat dan Bangsawan di Kekaisaran Pearl berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh Zero. Murid Menara Sihir yang telah memenangkan Juara Utama pada Ujian Menara Sihir. Zero sangat terkejut saat datang dan memasuki Ruang tempat Peresmian Sekolah Gratis untuk Rakyat biasa menyadari bahwa pria yang sempat diajaknya bertengkar adalah seorang Kaisar dan wanita canti yang disukai olehnya adalah Permaisuri Kekaisaran Pearl.
'Bagaimana ini? Nasibku pasti sudah tamat. Bagaimana bisa aku mengajak Yang Mulia Kaisar bertengkar? Lalu, bagaimana bisa aku jatuh cinta pada wanita cantik yang ternyata adalah Yang Mulia Permaisuri? Nyawaku sudah tamat. Aku pasti akan segera dihukum Penggal.' ucap Zero dalam hati pucat.
Setelah selesai memberikan kejutan pada semua orang, Permaisuri Shiena memberika pengumuman yang membuat semua Rakyat yang telah mendaftar untuk belajar di Sekolah itu semakin semangat untuk mengubah masa depan mereka.
"Sekolah ini akan mendapatkan dukungan tetap oleh Keluarga Kekaisaran, Kediaman Duke Carrole, Kediaman Duke Watson dan Kediaman Duke Laurence. Sehingga bagi siswa yang memiliki bakat akan direkomendasikan untuk bekerja pada Keempat Keluarga Bangsawan itu." ucap Permaisuri Shiena.
Perkataan terakhir Permaisuri Shiena menambah semangat semuanya. Anak-anak yang berasal dari Pemukiman kumuh menjadi sangat terkejut dan juga bersemangat. Mereka tidak menyangka jika Nona Cantik yang telah membantu mereka adalah seorang Permaisuri Kekaisaran Pearl dan juga seorang Gadis Suci.
Pria dewasa yang awalnya tidak percaya dengan kebaikan Bangsawan menjadi pucat pasi karena khawatir nyawa mereka akan segera melayang dan itu disebabkan karena ketidaksopanan mereka terhadap Permaisuri.
Permaisuri Shiena yang menyadari ada beberapa orang yang sangat terkejut dan takut kehilangan nyawanya karena telah salah menilai orang pun tersenyum hangat. Permaisuri Shiena tidak pernah berfikir untuk menghukum atau merenggut nyawa seseorang yang tidak bersalah apalagi orang itu hanyalah korban dari kesalahpahaman.
Permaisuri Shiena pun turun dari tempat pidato dan langsung disambut oleh Kaisar Franz yang ternyata telah menunggunya seperti seorang Kesatria dari tadi. Kaisar Franz dan Permaisuri Shiena pun memotong pita bersama-sama sebagai tanda Sekolah Gratis untuk Rakyat biasa Resmi dibuka.
#**Bersambung#
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..
🥰😊😍😘
Terima kasih**