
"Hamba tidak punya keberanian seperti itu Yang Mulia tapi kedatangan hamba kemari ingin meminta kompensasi atas perbuatan Putra Mahkota terhadap putri hamba Yang Mulia." ucap Duke Carrole.
"Sekarang kau sedang bernegosiasi denganku. Apa kau lupa siapa aku Duke?" tanya Kaisar Jonathan.
"Kau juga jangan lupa siapa diriku?" ucap Raja Terdahulu Kai.
"Kai, ini adalah masalah anak muda dan tidak ada hubungannya dengan kita orang dewasa." ucap Kaisar Jonathan.
"Hah, jadi nyawa cucuku tidak ada hubungannya denganku begitu maksudmu?" ucap Raja Terdahulu Kai sinis.
Kaisar Jonathan sudah mengetahui alur dari pembicaraan ini tapi dia bingung harus memutuskan apa. Meskipun Putra Mahkota adalah Putra dari Ratu Monica, orang yang paling dia benci tapi Putra Mahkota tidak bersalah. Dia tetap anak kandung Kaisar Jonathan. Sebagai seorang ayah, Kaisar Jonathan pastinya akan melindungi putranya begitu pula dengan Duke Carrole.
"Panggilkan Putra Mahkora kemari!" perintah Kaisar Jonathan.
Kaisar Jonathan pun memerintahkan Kepala Pelayan Kekaisaran memanggil Putra Mahkota. Tak butuh waktu lama, Putra Mahkota pun datang menhadap Kaisar Jonatha.
"Hamba menghadap Yang Mulia Kekaisaran Pearl. Semoga panjang umur, dan sehat selalu." ucap Putra Mahkota sambil setengah membungkuk.
"Berdirilah!" perintah Kaisar.
Setelah berdiri, Putra Mahkota baru menyadari kedatangan Duke Carrole dan juga Raja Terdahulu Kerajaan Emerald, Raja Terdahulu Kai.
"Hamba menghadap Raja Terdahulu Kerajaan Emerald. Semoga panjang umur." ucap Putra Mahkota.
"Hentikan basa-basinya. Ternyata kau adalah Putra Mahkota. Kau telah dua kalu menyebabkan nyawa cucuku dalam bahaya dan bahkan sekarang dia dalam keadaan koma. Aku tidak akan menerimamu sebagai cucu menantuku." ucap Raja Terdahulu Kai.
"Yang Mulia, anda tidak memutuskan sesuatu secara sepihak. Shiena adalah tunanganku dan aku tidak akan pernah memutuskan pertunangan ini." ucap Putra Mahkota kasar.
"Diam kau Putra Mahkota!" ucap Kaisar Jonathan.
"Tapi ayahanda. Shiena adalah tunanganku dan ayah telah menentukannya. Bagaimana bisa pertunangan ini dibatalkan begitu saja." ucap Putra Mahkota tidak mau kalah.
Duke Carrole yang sudah menahan diri dari tadi sudah tidak bisa menahan emosinya.
"Kau berani menghinaku! Aku adalah Putra Mahkota di Kekaisaran ini. Sebaiknya kau ingat akan statusmu dan jangan melebihi batasmu!" ancam Putra Mahkota.
"Hentikan!" teriak Kaisar Jonathan.
Kaisar Jonathan menjadi sangat marah dengan sikap Putra Mahkota yang tidak dewasa dan bertanggungjawab. Sebenarnya, jika Kaisar Jonathan memiliki putra yang lain mungkin jabatan sebagai Putra Mahkota tidak akan pernah diberikan kepada Putra Mahkota Brian.
"Jadi seperti ini sikap Putra Mahkota Kekaisaran Pearl, aku jadi ragu akan masa depan Kekaisaran ini nantinya." ucap Raja Terdahulu Kai sambil menggelengkan kepala.
Kaisar Jonathan sudah menyadari hal itu jauh sebelum Raja Terdahulu Kai mengatakannya. Putra Mahkota tidak memiliki kualifikasi yang bagus sebagai calon Kaisar di masa depan.
Bahkan masalah wilayah amore membutuhkan bantuan Shiena sehingga bisa terselesaikan dan sebelumnya Putra Mahkota tidak bisa menanganinya bahkan sampai berbulan-bulan rakyat harus menderita lama.
"Aku sudah memutuskannya. Pertunangan Putra Mahkota Brian Shura De Pearl dan Nona Shiena Ve Carrole dibatalkan." ucap Kaisar Jonathan.
"Itu adalah pilihan yang tepat Yang Mulia Kaisar." ucap Raja Terdahulu Kai.
Putra Mahkota yang mendengar pertunangannya dibatalkan menjadi tidak terima.
"Tidak bisa. Aku tidak terima." ucap Putra Mahkota.
"Diam!" teriak Kaisar Jonathan.
Putra Mahkota pun langsung terdiam dan berdiri di tempatnya dengan perasaan yang campur aduk.
#**Bersambung#
Hai readers.. Kira-kira apa yang akan dilakukan Putra Mahkota ya? 🤔 Komen dibawah ya jawabnnya.. 👇
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘**