
Sementara di Kediaman Laurence di malam hari setelah kejadian mengerikan itu Tuan Muda Roan yang sedang duduk bersantai bersama Nyonya Maria tiba-tiba mendapatkan surat balasan dari Kediaman Duke Carrole bahwa dia diterima bertamu.
"Salam Tuan Muda Roan dan Nyonya Marchioness Maria. Maaf menggangu anda. Saya ingin menyampaikan kabar bahwa surat yang dikirim ke Kediaman Duke Carrole telah terjawab." ucap Kepala Pengawas Rumah Tangga.
"Benarkah? Berikan padaku." ucap Roan semangat.
"Ini Tuan Muda." ucap Kepala Pengawas Rumah Tangga sambil mengambil amplop surat itu dari tangan pelayan.
Tuan Muda Roan yang telah menerima surat itu langsung membuka dan membacanya.
Setelah membacanya Tuan Muda Roan sangat senang dan tergambar senyum yang sangat lebar.
Nyonya Maria yang penasaran dan tidak tahan ingin mengetahui isi suratnya pun langsung bertanya.
"Bagaimana Roan? Apa isinya?" tanya Nyonya Maria.
"Kediaman Duke Carrole menerima kedatanganku bibi." jawan Roan senang dan semangat.
"Bagus. Kalau begitu kapan kau akan pergi?" tanya Nyonya Maria.
"Besok. Besok aku akan pergi ke Kediaman Duke Carrole." ucap Roan semangat.
"Semangat sekali. Hahaha" ucap Nyonya Maria sambil tertawa.
"..." Roan malu.
Ketika Tuan Muda Roan di candain oleh Nyonya Maria akhirnya tersipu malu.
"Roan, kau harus segera menyiapkan hadiah untuk Shiena agar dia tersentuh." ucap Nyonya Maria
"Bibi benar. Tapi apa yang harus aku berikan?" tanya Roan.
"Bagaimana jika kau berikan aksesoris yang cantik dan memiliki fungsi sihir?" ucap Nyonya Maria.
"Bibi benar. Baiklah aku akan ke menara sihir sekarang. Terima Kasih bibi untuk sarannya." ucap Roan.
Tuan Muda Roan pun pergi ke Menara sihir untuk mencari aksesoris yang disukai oleh Shiena tapi memiliki fungsi yang bagus.
Setelah sampai di menara sihir, Tuan Muda Roan langsung pergi menuju Ruang Serbaguna.
Ruang sebaguna bisa juga disebut pasar menara sihir dan disini kita bisa membeli barang-barang yang dapat membantu meningkatkan sihir dari setiap elemen.
Setelah cukup puas berjalan dan berkeliling, Tuan Muda Roan tertarik dengan sebuah toko kecil yang di himpit oleh dua toko besar.
Toko kecil itu bernama Toko Elesta, meskipun toko ini kecil tapi semua barangnya memiliki kegunaan yang sangat bagus bahkan lebih bagus dari semua barang yang di jual di toko-toko besar.
Tuan Muda Roan melihat-lihat dan tertarik akan sepasang anting berwarna perak dengan permata berwarna biru muda sama persis dengan warna mata Shiena. Anting ini berfungsi sebagai tempat menyimpan barang.
"Ah, anting ini sangat indah dan pastinya cocok jika dk pakai oleh Shiena." ucap Roan.
"Tentu saja tuan. Itu adalah salah satu barang terbaik kami." ucap Pemilik Yoko.
"Aku ingin membelinya. Berapa harganya?" tanya Roan.
"Harganya 100 keping emas karna batu permata yang digunakan adalah batu emerald langka. Kita biasanya menemukan batu emerald berwarna hijau tapi ini berwarna biru laut karna berasal dari tengah laut yang terdalam." ucap Pemilik Toko.
Uang yang digunakan di Kekaisaran Pearl tidak jauh berbeda dengan negara lain. Satu keping perak seharga sepuluh keping perunggu dan satu keping emas setara dengan seratus kepinc perunggu atau sepuluh keping perak.
"Apa fungsinya anting-anting ini?" tanya Roan.
"Anting ini memiliki dua fungsi yang pertama sebagai alat penyimpanan dan yang kedua tidak ada yang mengetahuinya." ucap Pemilik Toko.
" Apa maksudmu tidak diketahui? Apa kau ingin menipuku?" ucap Roan sinis.
"Saya tidak berani Tuan. Anting ini dibuat oleh seorang ahli perhiasan terkenal lalu memberikannya kepada anak perempuannya tapi sebelum mengatakan apa fungsi kedua dari anting ini, orang itu meninggal." ucap Pemilik Toko.
"Aku memang pernah mendengar cerita itu tapi aku tidak pernah tau bahwa perhiasan itu adalah anting ini." ucap Roan.
"Tentu saja Tuan. Jadi bagaimana Tuan? Apa anda mau membelinya?" tanya Penjaga Toko.
"Aku akan membelinya." ucap Roan.
Tuan Muda Roan pun melakukan transaksi jual beli dan akhirnya membungkus dan membawa pulang hadiah itu untuk Shiena.
Keesokan paginya Tuan Muda Roan pun bersiap-siap menuju ke Kediaman Duke Carrole menggunakan kereta kuda.