The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 74. Sampai Di Kerajaan Emerald Part 3


Setelah mendengar perkataan Raja George, Raja Terdahulu Kai mulai meredakan amarahnya dan mendengarkan penjelasan itu dengan seksama.


"Saya dan Tuan Muda Alphonso datang ke Kediaman Duke Carrole karna mendapat berita bahwa Shiena sakit tapi nyatanya adalah Shiena di culik dan itu disebabkan oleh keteledoran dan ketidakmampuan Putra Mahkota dalam melindungi Shiena. Jadi kami memprovokasi Putra Mahkota sehingga dia menjadi marah. Shiena yang mengetahui hal itu mencoba menenangkan Putra Mahkota tapi dia malah di dorong hingga hampir jatuh dan diteriaki cukup keras sehingga membuat Shiena menjadi seperti ini." jelas Tuan Muda Roan.


Raja George dan Raja Terdahulu Kai menjadi sangat marah setelah mendengar penjelasan itu.


"Ini tidak bisa di terima. Apa Putra Mahkota itu tidak tau siapa Shiena? Shiena itu cucu ku. Keturunan dari Keluarga Kerajaan Emerald. Apa mereka ingin memulai perang?" teriak Raja Terdahulu Kai marah.


"Benar ayah. Aku tidak terima jika keponakanku mengalami hal ini. Mereka harus menerima akibatnya." ucap Raja George.


"Ayah, kakak tenanglah. Hal ini tidak perlu sampai seperti ini." ucap Duchess Carrole menenangkan.


Duchess Carrole tau resikonya jika meminta bantuan kepada keluarganya di Kerajaan Emerald karna jika kakak dan ayahnya tidak setuju maka akan memicu perang dan hal itu akan menyengsarakan semua orang.


Duchess Carrole yang memiliki hati yang baik, tidak ingin melihat adanya perang karna merasa kasihan kepada semua rakyat yang pastinya akan menderita, baik Kerajaan Emerald atau Kekaisaran Pearl keduanya adalah keluarganya sekarang.


Duchess Carrole mencoba menenangkan dan menjelaskan kembali.


"Ayah, aku kemari untuk meminta tolong menyembuhkan Shiena. Kesembuhan Shiena lebih penting saat ini." ucap Duchess Carrole sambil menangis.


"Kau benar, cucuku jauh lebih penting saat ini. Ayah akan ikut denganmu ke Kediaman Carrole untuk menyembuhkan Shiena tapi Keluarga Kekaisaran harus mendapatkan balasannya. Aku tidak terima jika cucuku mengalami hal ini." ucap Raja Terdahulu Kai.


"Ayah benar adikku. Kakak pun tidak terima jika keponakan kakak satu-satunya mengalami hal ini. Kakak akan mengirimkan seratus ribu pasukan bersenjata lengkap ke Perbatasan Wilayah antara Kerajaan Emerald dan Kekaisaran Pearl. Jika kita tidak mendapatkan keadilan makan, kita akan ada perang saat itu juga adikku." ucap Raja George.


"Kakak, aku rasa hal ini tidak perlu di lakukan. Aku kemari untuk meminta bantuan penyembuhan shiena dan pembatalan pertunangan Shiena dan Putra Mahkota dan bukan meminta deklarasi perang." ucap Duchess Carrole.


Duchess Carrole sangat khawatir dengan nasib semua orang jika perang benar-benar terjadi.


"Kau tidak usah khawatir putriku. Ayah akan ikut bersamamu untuk menyembuhkan Shiena dan membantumu untuk membatalkan pertungan Shiena. Jika Kaisar dan Putra Mahkota bodoh itu masih ingin melanjutkan pertunangan itu makan kita akan menggertak mereka dengan perang." ucap Raja Terdahulu kai.


"Kakak juga yakin bahwa Kaisar bodoh itu pasti akan membatalkan pertunangan itu karna dia adalah kaisar yang pengecut sama seperti putranya." ucap Raja George.


"Baiklah ayah kakak jika seperti aku setuju. Tapi aku mohon jangan sampai memicu perang karna kita juga akan mengalami dampaknya." ucap duchess Carrole.


Tuan Muda Roan dan Zee yang awalnya khawatir karna akan terjadi perang ternyata sekarang bisa bernafas dengan lega karna perang tidak akan terjadi dan Shiena akan selamat lalu pertunangan itu kemungkinan dapat dibatalkan.


"Baiklah kakak." ucap Duchess Carrole.


"Untuk kalian berdua akan ada pelayan yang akan mengantar tempat istirahat kalian." ucap Raja George.


"Maafkan kelancangan hamba Yang Mulia. Hamba adalah pengawal pribadi Duchess. Hamba tidak bisa jika jauh dari Duchess. Hamba akan tetap di sini menjaga Duchess. Hamba akan menunggu di depan pintu jika Duchess membutuhkan sesuatu." ucap Zee.


"Baiklah. Kau seorang kesatria yang bertanggung jawab dan juga setia. Aku mengizinkannya." ucap Raja George.


Setelah itu, Mereka semua beristirahat di ruangan masing-masing sementara Raja George dan Raja Terdahulu Kai telah memerintahkan pasukan terbaiknya untuk pergi ke perbatasan untuk bersiap-siap dengan semua kemungkinan yang ada.


Keesokan paginya, Duchess Carrole, Tuan Muda Roan dan Zee telah bersiap dan saat ini berkumpul di ruang istirahat Duchess Carrole.


Raja George dan Ratu datang bersamaan lalu di susul Raja Terdahulu Kai yang telah bersiap untuk berangkat ke Kediaman Carrole.


"Apakah semuanya telah siap?" tanya Tuan Muda Roan.


"Tentu saja." ucap Raja Terdahulu Kai, Duchess Carrole dan Zee.


Sebelum kembali ke Kediaman Duke Carrole, Duchess Carrole berpamitan kepada Raja George.


"Kakak, aku harus kembali sekarang. Jaga kesehatanmu dan aku pasti akan merindukanmu." ucap Duchess Carrole sambil memeluk Raja George.


"Kau juga harus jaga kesehatan. Kau tidak usah khawatir masalah Kekaisaran Pearl. Kakak dan seluruh rakyat Kerajaan Emerald akan selalu mendukungmu. Adik bawalah gelang ini. Gelang ini adalah alat komunikasi rahasia milik Keluarga Kerajaan kita yang dibuat oleh penyihir terbaik. Jika kau membutuhkan bantuan apapun langsung katakan saja. Apa kau mengerti?" tanya Raja George sambil merenggangkan pelukan.


Setelah selesai berpamitan dan mereka pun kembali ke Kediaman Duke Carrole. Mereka sampai di ruang kerja Duke Carrole. Disana Duke Carrole sudah menunggu kedatangan mereka.


#Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘