The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 158. Perubahan Tuan Grogolia


"A-anda adalah....." ucap Tuan Grogolia terkejut.


"Benar, saya adalah Shiena Ve Carrole. Putri Tunggal Duke Carrole. Semua orang disini telah mengetahuinya dan ekspresi mereka sama sepertimu pada awalnya." ucap Shiena.


"Ba-bagaimana mungkin? Nona masih sangat muda tapi sudah sangat hebat dan berbakat. Anda bahkan menjadi orang dibalik kekuatan hebat ini." ucap Tuan Grogolia tak habis fikir.


"Tenanglah. Kita memiliki banyak waktu jadi kau bisa bertanya sesukamu. Sekarang, aku ingin kau ceritakan semuanya tentang rencana Tuanmu. Meskipun aku sudah tau tapi aku ingin dengar kejujuran langsung darimu." ucap Shiena.


"Baiklah. Duke Simons memerintahku untuk melakukan investasi bohong kepada Duke Carrole karena dirinya telah memberikan investasi yang besar terhadap semua bisnisku tapi sampai dua hari yang lalu aku memutuskan tak melakukan seperti yang diinginkan Duke Simons sehingga dia mencoba menghancurkan bisnis serta reputasiku. Bahkan saat ini istri dan anakku telah pergi meninggalkanku dan memilih untuk berpisah." ucap Tuan Grogolia.


Tuan Grogolia yang tak tahan akan luapan emosinya sendiri akhirnya menangis di depan Shiena dan lainnya. Baron Fromboo bersimpati kepada Tuan Grogolia karena mereka mendapatkan nasib yang sama yaitu ditinggal istri saat dalam keadaan susah.


"Apa kau ingin istri dan anakmu kembali lagi padamu?" tanya Shiena.


"Tidak! Setelah tau aku akan jatuh miskin, mereka malah meninggalkanku jadi untuk apa mereka kembali. Aku tidak butuh wanita itu meskipun ada anak kandung bersamanya." ucap Tuan Grogolia.


"Apa kau yakin anak itu adalah putra kandungmu?" tanya Shiena.


"Tentu. Kenapa Nona menanyakan hal itu?" tanya Tuan Grogolia bingung.


"Bacalah ini!" perintah Shiena menyerahkan beberapa lembar kertas.


"Tidak mungkin!" teriak Tuan Grogolia.


Tuan Grogolia sangat terkejut melihat isi kertas yang ada di tangannya. Disana terdapat banyak sekali bukti perselingkuhan Istri Tuan Grogolia bersama beberapa pria saat dirinya sedang pergi keluar kota untuk menambang batu berharga.


Tuan Grogolia sekarang mengerti maksud Shiena bahwa bisa jadi anak laki-laki yang bersama istrinya bukanlah anak kandungnya karena tidak mungkin seorang anak akan mau meninggalkan ayahnya sendiri dalam keadaan susah.


"Apa kau mengerti maksudku sekarang?" tanya Shiena.


"Ya, Nona." ucap Tuan Grogolia sedih.


Shiena yang melihat perubahan raut wajah kesedihan pada Tuan Grogolia menjadi tersenyum dan Shiena yang telah membaca fikiran Tuan Grogolia akhirnya merasa kasihan.


'Laki-laki ini sebenarnya baik hanya saja, dirinya dihasut oleh istrinya sehingga menjadi jahat.' ucap Shiena dalam hati.


"Jangan terlalu bersedih, ambil hal baiknya saja. Sekarang kau tau semua kenyataannya dan tak perlu hidup dalam kebohongan lagi. Sekarang waktunya bangkit dan lawan orang yang telah membuatmu seperti in!" ucap Shiena.


"Anda benar, Nona." ucap Tuan Grogolia dan Shiena tersenyum.


Shiena kemudian menjelaskan keinginannya untuk membeli bisnis milik Tuan Grogolia daripada memberikan investasi. Shiena beralasan bahwa dirinya membutuhkan orang yang tepat untuk melakukan penggalian pertambangan berharga yang ditemukannya.


Shiena menceritakan bahwa dirinya tak ingin menjadi sorotan langsung semua orang karena semua kekuasaan dan kekayaan yang dimilikinya yang mengakibatkan akan ada orang yang menyelidiki latar belakangnya sehingga identitasnya akan terbongkar.


Shiena tak ingin semua tau jika Gadis Penyelamat adalah dirinya. Shiena merasa saat ini bukanlah waktunya sehingga Shiena masih ingin merahasiakan semuanya.


Tuan Grogolia tampak bingung dan tak mengerti. Jika dirinya menjual Bisnisnya maka apa yang akan dilakukannya kedepannya. Sementara, Sheina yang bisa dengan mudah tau apa yang difikirkan lawan bicaranya dapat dengan mudah mengendalikan suasana.


Shiena menjelaskan bahwa Tuan Grogolia tidak perlu mencemaskan hal yang tidak penting karena Shiena hanya ingin membeli bisnisnya dan menginginkan orang untuk menjalankannya karena Shiena hanya ingin hasil dan keuntungannya. Shiena memberikan keuntungan 30% setiap bulannya kepada Tuan Grogolia yang mengelola sedangkan Shiena sebagai pemilik serta investor akan mendapatkan keuntungan 70%.


Tuan Grogolia yang akhirnya mengerti apa mau Shiena akhirnya setuju dengan mudah dan menandatangani Surat Perjanjian Sihir karena Shiena tak ingin mengambil resiko dikhianati lagi.


Setelah selesai, Shiena meminta Marry memberikan sejumlah koin emas yang telah disepakati. Tuan Grogolia menjadi sangat gugup karena baru pertama kali melihat koin emas yang sangat banyak.


Tuan Grogolia dan Shiena pindah ke ruangan lain untuk membicarakan bisnis mereka dengan lebih rinci sementara Tuan Valkrim dan Baron Fromboo kembali ke urusan mereka masing-masing.


Disela-sela percakapan bisnis, Shiena melihat gerak-gerik, bahasa tubuh dan isi fikiran Baron Fromboo dan Marry menjadi tidak biasa. Shiena yang telah bertekad akan membuat Marry senang memberikan Marry kesempatan untuk pergi bersama Baron Fromboo dengan alasan memantau pekerjaan Baron Fromboo. Marry yang mendapatkan tugas itu menjadi sangat senang dan raut wajahnya menjadi merah.


"Saya harap anda senang berbisnis dengan saya." ucap Shiena dengan lembut.


"Tentu saja, Nona. Nona, maafkan saya. Maafkan keikhlafan saya yang telah mencoba menjebak Tuan Duke. Saya sungguh-sungguh tidak bermaksud seperti itu, Nona. Saya dipaksa oleh Tuan Duke." ucap Tuan Grogolia.


'Hmmm, jika aku tidak mengancam dan mengusikmu. Kau pasti akan menjalankan tugas dari Duke Simons seperti kehidupanku yang dulu.' ucap Shiena dalam hati.


"Tak masalah, Tuan. Kita lupakan saja hal itu. Mari kita bicarakan bisnis kita. Saya harap anda tidak mengkhianati atau menjebak saya." ucap Shiena.


Tuan Grogolia yang mendengar perkataan Shiena menjadi tidak enak hati karena Tuan Grogolia tau bahwa Shiena tidak sepenuhnya percaya dan memaafkannya.


"Tentu saja, Nona. Saya berjanji, saya tidak akan melakukan hal itu terhadap, Nona." ucap Tuan Grogolia.


Shiena yang mendengar sumpah dan janji Tuan Grogolia hanya tersenyum sinis. Shiena yang telah mengalami banyak sekali kepahitan dikehidupannya yang lalu menjadi pribadi yang baru yang tak mudah percaya pada orang lain dengan mudah.


"Apa kau ingat dengan Goa yang pernah kau katakan kepada ayahku?" tanya Shiena.


"I-iya, Nona." jawab Tuan Grogolia takut.


"Jangan takut, aku tak akan membahas masalah itu. Bukankah aku sudah bilang kita akan bicara masalah bisnis." ucap Shiena


"Ya, Nona." ucap Tuan Grogolia segera.


"Tidak jauh dari sana terdapat Goa yang memiliki banyak sekali batu berharga. Aku sudah menyelidikinya. Aku ingin kau mencari tau, siapa pemilik wilayah itu dan lakukan transaksi untuk memberli wilayah itu berapa pun harganya." ucap Shiena.


"Baik, Nona." ucap Tuan Grogolia.


"Aku juga ingin kau memberikan laporan masalah harga wilayah dan kepemilikannya kepada Baron Fromboo karena dia yang akan memberikan laporan itu langsung padaku dan jika ada yang bertanya siapa investormu sekarang. Jangan pernah kau katakan identitas asliku. Apa kau mengerti?" tanya Shiena.


"Ya, Nona. Saya akan mengingatnya." ucap Tuan Grogolia.


"Bagus. Aku akan mengirimkanmu surat kapan akan melakukan penambangan itu dan pastikan mencari banyak pekerja baru yang dapat di andalkan dan dapat di percaya." ucap Shiena.


"Pasti, Nona."


Setelah selesai membicarakan bisnis Shiena berencana untuk pergi tapi Shiena tiba-tiba berbalik dan mengatakan bahwa Duke Carrole tidak akan mempermasalahkan investasi yang tidak jadi itu


Tuan Grogolia yang mendengar hal itu menjadi sangat senang dan segera kembali ke rumahnya menggunakan kereta kuda bersama asisten pribadinya.


Tuan Grogolia memberitaukan kepada Asistennya bahwa bisnisnya tidak terancam bangkrut bahkan akan menjadi semakin besar karena mendapatkan bantuan dari Gadis Penyelamat. Sang asisten yang telah bersama Tuan Grogolia selama sepuluh tahun sejak kecil menjadi sangat senang.


Asisten Tuan Grogolia adalah anak yatim piatu yang diambil dan dipekerjakan oleh Tuan Grogolia. Asistennya sangat menghormati Tuan Grogolia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya sendiri dan sekarang Tuan Grogolia yang hidup sendiri saat dalam keadaan terpuruk akhirnya sadar bahwa sang asisten adalah orang paling berharga baginya karena selalu bersamanya dalam keadaan apapun.


Tuan Grogolia akhirnya memiliki pemikiran untuk mengangkat asistennya sebagai putranya dan menjadikannya ahli warisnya tapi sebelum itu Tuan Grogolia berencana mengetesnya terlebih dahulum Tuan Grogolia pun memerintahkan asistennya untuk menjalankan tugas yang diberikan Shiena sekaligus menyebarkan gosip kepada semua orang termasuk Bangsawan Atas bahwa dirinya telah dibantu oleh gadis Penyelamat.


Tuan Grogolia berencana membalas perbuatan Duke Simons yang dengan tega menghancurkan bisnisnya dan ingin membuat mantan istri dan putranya yang selama ini dianggap sebagai darah dagingnya ternyata adalah anak hasil selingkuhan sang istri bersujud dikakinya untuk meminta kembali.


Tuan Grogolia sekarang berubah seperti yang dikatakan Shiena Orang yang baik akan mendapatkan kebaikan sedangkan orang jahat akan mendapatkan kesengsaraan dan malapetaka.


#**Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘**