The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 322. Penculikan


Ketika Kaisar Franz sedang mengurusi Bangsawan yang bermasalah. Ada seorang pelayan datang ke kamar Permaisuri Shiena membawakan Vitamin untuk diberikan kepada Permaisuri Shiena. Kesatria yang berjaga pun tidak curiga dan membiarkan pelayan itu masuk.


Pelayan itu pun meletakkan vitamin ke atas piring lalu memberikannya kepada Permaisuri Shiena yang telah mulai sadar dari tidurnya. Permaisuri Shiena yang tidak curiga pun segera meminum obat yang diberikan.


Setelah meminum obat itu, Permaisuri Shiena merasa sangat mengantuk dan lelah sehingga membuat dirinya tidak sadarkan diri lagi. Pelayan itu pun melihat keadaan Permaisuri Shiena lalu pergi dari kamar itu.


Setelah kepergian pelayan itu, ada dua orang Kesatria yang datang secara tiba-tiba lalu menyerang Kesatria penjaga. Dalam waktu singkat dua orang penjaga itu pun kehilangan nyawanya. Kesatria itu pun mengangkut Kesatria Penjaga masuk ke dalam kamar dan menyembunyikannya.


Dua Kesatria itu pun mengangkut Permaisuri Shiena dan menculiknya dari Istana Kekaisaran. Namun, saat kedua Kesatria itu ingin meninggalkan Istana, Kesatria Elit yang bertugas melindungi Permaisuri Shiena pun datang mencegahnya.


Dikarenakan perbedaan Kekuatan Kesatria Elit pun kalah sehingga menyebabkan dua orang Kesatria yang menculik Permaisuri Shiena berhasil kabur. Dua orang itu pergi menggunakan teleportasi Sihir sambil membawa Permaisuri Shiena bersama mereka.


Ketika sadar, Kesatria Elit pun segera melaporkan hal ini pada Kaisar Franz. Kaisar Franz yang mengetahuinya menjadi sangat marah. Kaisar Franz pun pergi menuju kamar Permaisuri Shiena dan mendapati bahwa dua orang Kesatria yang berjaga telah meninggal sedangkan Marry dan Ana dalam keadaan tidak sadarkan diri.


Kaisar Franz pun memanggil Tuan Eit untuk menyelidiki masalah ini. Kaisar Franz pun mengumpulkan Jenderal Istana beserta kesatria Istana dan Kesatria Elit untuk menyebar ke seluruh Wilayah Kekaisaran Pearl untuk mencari keberadaan Permaisuri Shiena.


Kaisar Franz yang sangat khawatir dengan keadaan Permaisuri Shiena pun ikut mencari keberadaannya. Kaisar Franz memerintahkan Kepala Penyelidik Kekaisaran untuk menyelidiki penculikan Permaisuri Shiena dan menemukan pelakunya.


Duke Laurence yang telah menyebarkan mata-mata di Istana Kekaisaran untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu pada Permaisuri Shiena dan benar saja. Duke Laurence mendapatkan berita yang sangat mengejutkan bahwa Permaisuri Shiena telah diculik oleh dua orang yang tidak dikenal.


Duke Laurence pun mengumpulkan Kesatria Keluarga Laurence untuk membantu mencari keberadaan Permaisuri Shiena dan menangkap pelaku Penangkapan itu.


Duke Laurence yang merasa membutuhkan bantuan orang lain pun segera meminta bantuan kepada Menara Sihir. Menara Sihir yang mengetahuinya pun dengan cepat membantu dengan memberikan Murid Menara Sihir Senior yang memiliki kemampuan mengumpulkan informasi.


Tak hanya Duke Laurence, Duke Watson yang juga mengetahui Permaisuri Shiena telah diculik ikut merasa khawatir dan panik. Duke Watson bergerak meminta Jenderal Keluarga Watson yang tidak lain adalah adik kandung dari Duke Watson untuk memimpin pasukan Kesatria Watson untuk mencari keberadaan Permaisuri Shiena.


Duchess Watson yang sedang hamil besar pun mengetahui itu dan menjadi cemburu. Duchess Watson pun mulai berfikir jika Duke Watson masih memiliki perasaan pada Permaisuri Shiena. Duchess Watson yang merasa sedih pun tidak bisa menutupi perasaannya hingga dirinya menangis.


Pelayan Pribadi Duchess Watson pun merasa kasihan dan mencoba menghibur Duchess Watson tapi tidak berhasil. Duchess Watson tetap menangis dan bahkan memerintahkan semua pelayan untuk pergi meninggalkannya sendiri.


Duchess Watson yang merasa telah dikhianati dan dibohongi oleh Duke Watson pun kehilangan nafsu makannya hingga ketahuan oleh Duke Watson. Duke Watson yang tidak mengerti pun bertanya pada Pelayan Pribadi Duchess Watson.


Pelayan itu awalnya tidak ingin bicara tapi setelah Duke Watson mengancam akan mengusir mereka jika tidak bicara akhirnya Pelayan itu pun menceritakan semuanya. Pelayan itu mengatakan bahwa Duchess Watson telah salahpaham tentang hubungan Duke Watson dan Permaisuri Shiena.


Duke Watson yang tau pun menepuk wajahnya lalu memerintahkan pelayan itu untuk kembali ke tempatnya masing-masing. Duke Watson pun memutuskan untuk menemui Duchess Watson untuk menjelaskan semuanya.


Duke Watson pun menjelaskan bahwa dirinya saat ini sudah tidak memiliki perasaan apapun pada Permaisuri Shiena. Duke Watson menjelaskan bahwa dirinya membantu mencari Permaisuri Shiena karena telah menganggap Permaisuri Shiena sebagai seorang teman dan juga adik.


Duke Carrole, dan Duchess Carrole yang mengetahui bahwa Permaisuri Shiena telah diculik pun bergerak mengumpulkan Kesatrianya dan berusaha untuk menemukan Permaisuri Shiena.


Baron Valkrim, Baron Grogolia dan Viscount Fromboo yang merupakan bawahan langsung dari Permaisuri Shiena pun mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menemukan Permaisuri Shiena. Marquess Strolana yang juga bawahan Permaisuri Shiena mencoba mengendalikan berita tentang Permaisuri Shiena yang hilang agar tidak membuat kepanikan dimana-mana.


Berita tentang hilangnya Permaisuri Shiena pun telah menyebar dengan cepat ke seluruh Kekaisaran Pearl tapi berkat bantuan Marquess Strolana akses informasi tentang Permaisuri Shiena terbatas.


Berita hilangnya Permaisuri Shiena menjadi angin segar bagi semua Nyonya dan Nona Bangsawan yang ingin memasukkan Putri mereka ke Istana sebagai Ratu atau Selir bahkan mungkin menjadi Permaisuri selanjutnya menggantikan Permaisuri Shiena.


Kaisar Franz yang sedang sangat stress memikirkan keberadaan dan keselamatan Permaisuri Shiena tidak bisa makan dan tidur dengan tenang. Kaisar Franz yang saat itu sedang berjalan di Istana menuju Ruang Kerjanya sangat terkejut melihat banyaknya Nyonya dan Nona Bangsawan yang ada di dalam Istana Kekaisaran.


Kaisar Franz pun memanggil Kepala Pelayan Istana untuk mencari tau apa yang terjadi. Kepala Pelayan itu pun menjelaskan bahwa Nyonya dan Nona Bangsawan itu datang ke Istana untuk menemui Kaisar Franz.


Kaisar Franz yang bingung karena tidak meminta siapapun datang pun memerintahkan Kepala Palayan Istana memanggil semua Nyonya dan Nona Bangsawan itu menghadapnya untuk mencari tau alasannya.


Nona Bangsawan yang melihat kedatangan Kaisar Franz segera menjaga sikap dan memperbaiki riasannya yang membuat Kaisar Franz menjadi risih hingga akhirnya Kaisar Franz mengetahui bahwa Nyonya Bangsawan itu datang untuk memberikan Putri mereka untuk dijadikan wanita Kaisar.


Kaisar Franz yang sangat marah mendengarnya segera mengusir Nyonya dan Nona Bangsawan itu dari Istana. Kaisar Franz juga memerintahkan Kesatria Istana untuk melarang semua Nyonya ataupun Nona Bangsawan untuk tidak memasuki Istana.


Sementara itu, Lady Celestial yang merupakan keponakan Kaisar Franz berniat datang ke Istana untuk menghibur Kaisar Franz sekaligus mencari kesempatan untuk menjebak Kaisar Franz agar bisa mendapatkan posisi di Istana sebagai wanita milik Kaisar.


Lady Celestial yang telah dihukum oleh Kaisar Franz tidak boleh memasuki Istana sebelum 3 bulan dan menikah, tidak perduli dan masih bersikeras untuk pergi ke Istana. Meskipun Lady Celestial telah memiliki tunangan dan akan segera menikah dengan seorang Viscout. Lady Celestial tidak mencintainya dan menganggap pernikahan itu hanya cara agar dirinya bisa bebas.


Lady Celestial yang telah berdandan dengan sangat cantik dan menggoda dan bersiap pergi ke Istana menggunakan kereta kuda ternyata telah diketahui oleh Marchioness Granka.


Marchioness Granka pun memerintahkan pelayan untuk menangkap Lady Celestial dan mengurungnya di dalam kamar sampai hari pernikahannya dilangsungkan. Marquess Granka yang mendapatkan kabar itu diam saja karena Marquess Granka tau jika saat ini Kaisar Franz sedang sangat stres sehingga tidak boleh diganggu.


#**Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


🥰😊😍😘


Terima kasih**