The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 73. Sampai Di Kerajaan Emerald Part 2


Kesatria yang mengetahui kedatangan Putri Duchess Violeta Re Carrole langsung pergi menemui Kepala Pelayan Kerajaan.


Kepala Pelayan Kerajaan pun datang menyambut kedatangan Putri Duchess Violeta Re Carrole dan rombongannya dan mempersilahkan mereka untuk beristirahat di Istana Putri Duchess Violeta Re Carrole yang dulu pernah dia tempati.


Kepala Pelayan Kerajaan pun memerintahkan beberapa pelayan yang berpengalaman untuk melayani rombongan Duchess Carrole dan pergi menemui Raja George Hyura Emerald, Raja Kerajaan Emerald saat ini untuk membrritahukan kedatangan Putri Duchess Violeta Re Carrole.


Berita kedatangan Duchess Carrole langsung tersebar sangat cepat sampai ke telingan Ratu dan Raja Terdahulu.


Kerajaan Emerald tidak pernah memiliki Permaisuri ataupun selir karna Raja terdahulu sangat mencintai istrinya jadi dia ingi keturunannya juga hanya bisa mencintai satu orang wanita.


Jadi seorang raja hanya boleh menikahi wanita yang sangat di cintainya dan dijadikan seorang Ratu. Sehingga tidak pernah ada pertumpahan darah untuk memperebutkan tahta kerajaan.


Orang pertama yang datang menemui Duchess Carrole adalah Raja Terdahulu yaitu Kailaden Aostars Emerald yang merupakan ayah kandung Duchess Carrole.


"Putriku!" teriak Raja Terdahulu Kai berlari memeluk.


"Ayah!" teriak Duchess Carrole membalas pelukan.


Raja Terdahulu Kai memeluk putrinya sangat erat, seakan telah memendam rindu yang sangat lama.


"Bagaimana kabarmu putriku?" tanya Raja Terdahulu Kai.


Sebelum Duchess Carrole menjawab terdengar suara lain dari luar ruangan.


"Yang Mulia Raja George Hyura Emerald datang." ucap kesatria.


"Hamba menghadap Yang Mulia Raja, Semoga panjang umur dan sehat selalu." ucap semua orang yang ada di dalam ruangan itu.


Raja George pun memerintahkan semua pengawal, kesatria dan pelayan yang saat ini ada di dalam ruangan untuk keluar dan menjauh.


Raja George adalah orang yang sangat peka jadi Raja George sudah mengetahui bahwa ada sesuatu hal buruk yang terjadi sehingga adik perempuan satu-satunya datang.


"Adikku Vio, kemarilah peluk kakakmu ini. Kakak sangat merindukanmu." ucap Raja George.


"Vio pun merindukan kakak." ucap Duchess Carrole.


"Ayah dan Kakak perkenalkan ini Roan dia adalah keponakan dari Nyonya Marchioness Marria yang merupakan sahabatku. Dia lah yang mengantarku kemari dengan teleportasinya sehingga aku bisa datang dengan sangat cepat." ucap Duchess Carrole.


"Hamba mengahadap Yang Mulia Raja dan Yang Mulia Raja Terdahulu." ucap Tuan Muda Roan.


"Apakah dia calon cucu menantuku?" tanya Raja Terdahulu Kai.


Mendengar pertanyaan itu Tuan Muda Roan menjadi salah tingkah dan tersipu malu sementara Duchess Carrole yang melihat hal itu hanya tersenyum.


"Bukan ayah. Dia adalah teman Shiena tapi siapa tau apa yang akan terjadi di masa depan. Mungkin saja dia akan menjadi cucu menantumu." ucap Duchess Carrole sambil tertawa.


"Ah, dia Adalah Zee pengawal pribadi Kediaman Duke Carrole. Dia ditugaskan untuk menjaga dan melindungiku." ucap Duchess Carrole.


"Oh begitu rupanya. Baiklah." ucap Raja Terdahulu Kai.


Saat suasana sudah mulai mencair Raja George langsung menanyai maksud dan tujuan kedatangan Duchess Carrole.


"Katakanlah adikku. Apa yang terjadi? Kakak tau kedatanganmu kemari pasti adalah hal buruk yang terjadi. Jadi katakanlah dan kakakmu ini pasti akan menolongmu." ucap Raja George.


"Benar putriku, katakanlah. Tidak terjadi sesuatu yang buruk kan pada cucuku?" tanya Raja Terdahulu Kai.


Duchess Carrole yang memang sedang terdesak dan tidak ada pilihan lain hanya bisa menceritakan semua yang telah terjadi lalu memberitahukan maksud dan tujuanya.


Duchess Carrole yang bingung harus menjelaskan dari mana pun terdiam sebentar lalu menjelaskan dengan singkat.


"Sebenarnya Shiena dalam keadaan yang kurang baik. Shiena terjebak di alam bawah sadarnya. Aku ingin menyembuhkannya dengan sihir cahayaku tapi kekuatanku tidaklah cukup. Karna itu lah aku datang kemari dan meminta tolong kepada ayah untuk datang membantu menyembuhkan Shiena." ucap Duchess Carrole.


"Bagaimana bisa itu terjadi?" tanya Raja Terdahulu Kai.


"Sebenarnya saat kejadian itu terjadi aku dan Key sedang ada di istana untuk menerima hadiah kemenangan dalam acara Festival Bunga. Orang yang saat itu ada di sana adalah.Roan dan Zee." ucap Duchess Carrole sambil menangis.


Raja George dan Raja Terdahulu Kai yang melihat Duchess Violeta Re Carrole menangis menjadi semakin kesal dan gelisah.


"Kau anak muda. Roan bukan nama mu?" tanya Raja George dengan wajah menahan marah.


"Benar Yang Mulia." ucap Tuan Muda Roan sedikit takut.


"Katakan yang sebenarnya. Apa yang telah terjadi pada keponakanku?" tanya raja George.


Tuan Muda Roan pun menceritakan detail kejadian sesaat sebelum Shiene mengalami trauma berat.


"Saya datang ke Kediaman Duke Carrole karna mendapat berita bahwa Shiena baru mengalami penculikan. Saat saya datang, Kediaman Duke Carrole juga kedatangan Putra Mahkota Kekaisaran Pearl, Putra Mahkota Brian Shura De Pearl dan Putra Tertua Duke Watson, Tuan Muda Alphonso Aranta Ye Watson." ucap Tuan Muda Roan.


"Diculik? Siapa yang berani menculik cucuku akanku habisi dia?" ucap Raja Terdahulu Kai murka.


"Tenanglah ayah. Kita dengarkan dulu ceritanya." ucap Raja George menenangkan meskipun dia juga sedang sangat marah.


#Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘