The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 136. Perburuan Monster Kera


Shiena yang tak ingun berlama-lama di tempat itu pun pergi ke bagian hutan terdalam di Gunung Kematian untuk menemukan Monster Kera. Tak butuh waktu lama, Shiena menemukan mereka yang sedang menyerang sekelompok orang yang juga mengincar Monster Kera tapi sayangnya orang-orang itu tak cukup kuat sehingga seolah mengantarkan nyawanya saja.


Shiena yang pada dasarnya memiliki hati yang baik dan tega melihat sesama manusia dibantai oleh monster pun menolong dan menggunakan Sihir Petir yang sangat besar dan banyak. Shiena mengeluarkan lima buah petir dari langit yang menyambar satu dari setiap Monster Kera.


Monster Kera yang dihadapi Shiena saat ini tidak lah terlalu kuat bahkan tak lebih kuat dari Monster Ular yang baru saja di hadapinya. Monster Kera itu pun langsung mati terbakar terkena sambaran petir. Semua orang yang melihat hanya bisa mematung di tempat karena terkejut.


Semuanya tak bisa bereaksi dalam beberapa menit karena melihat kekuatan yang sangat hebat dari seorang gadis cantik yang memakai pakaian putih dan emas dengan cadar putih yang menutupi wajahnya seolah tak ingin seorang pun tau kecantikan seperti apa dibalik cadar itu.


Shiena lalu mengambil semua jasad dari Monster Kera tersebut dan memasukkannya ke dalam Cincin Ruang. Shiena yang tak ingin menjadi bahan pembicaraan langsung pergi dan melanjutkan misinya menemukan banyak Monster Kera lalu menukarnya dengan koin emas agar bisa memulai bisnis barunya.


Sekelompok orang yang ditolong Shiena adalah seorang ahli sihir yang dikirim oleh Menara Sihir untuk membantu warga menyelematkan diri dari serangan Monster Kera. Mereka semua awalnya tak sadar siapa yang telah membunuh semua Monster kera dan menyelematkan nyawa mereka tapi salah seorang murid dari mereka pun mengetahuinya.


"I-itu! Bukankah dia Si Gadis Penyelamat! Orang yang telah menyelamatkan semua Peserta Ujian Menara Sihir yang cedera karena Wax!" ucap salah seorang murid.


"Benarkah? Bagaimana kau bisa tau?" tanya Tetua Pertama.


"Aku tau dari ciri-cirinya yang sama persis seperti yang diceritakan orang-orang dan apa kalian tidak lihat di atas kepalanya? Disana ada jepitan Pedang Ular dengan Emerald Hijau!" ucap Murid tersebut.


"Ya, aku melihatnya juga. Ternyata benar dia." ucap Murid yang lain.


"Kita harus mengejarnya dan berterima kasih dan memintanya bergabung dengan Menara Sihir." Ucap Tetua Pertama.


"Kami setuju Tetua." ucap semuanya bersama.


Shiena menghabis waktunya semalaman di dalam hutan di gunung kematian dan beristirahat di dalam cincin ruang untuk dapat memulihkan dirinya lebih lama sehingga Shiena terlihat tak pernah kehabisan tenaga.


Ketika matahari hampir muncul dan udara pagi telah hampir terasa. Shiena telah menangkap dua belas ekor Monster Kera dan menyimpannya di dalam Cincin Ruang. Lalu Shiena menggunakan Sihir Gelap ditambah Sihir Angin untuk terbang dan menambah kecepatan. Shiena kembali ke kamarnya tepat saat matahari muncul. Marry yang melihat Shiena telah sampai menjadi sangat senang.


Shiena lalu meminta Marry meninggalkannya sendiri dan menyiapkan air hangat dan juga makanan untuknya. Shiena ingin istirahat di dalam Cincin Ruang agar bisa memiliki waktu istirahat lebih lama karena jika istirahat di dunia nyata itu akan menghabiskan waktu sampai siang padahal dirinya harus menukar Monster Kera dengan koin emas dan bertemu dengan pengacara.


Shiena yang merasa telah cukup beristirahat pun kembali ke dunia nyata dan memanggil Marry untuk membantunya bersiap. Setelah selesai, Shiena meminta Marry menyiapkan kereta kuda untuk pergi. Shiena membawa Marry pergi bersamanya tapi ketika sampai di toko kue yang enak. Shiena menyuruh Marry duduk duluan dan memesankan teh hangat serta kue yang manis duluan. Shiena beralasan ingin pergi ke kamar mandi.


Shiena memanggil pelayan dan menanyakan dimana letak kamar mandi yang pribadi dan memberinya dua koin emas yang bagi rakyat biasa itu cukup banyak. Shiena pun pergi ke kamar mandi dan menggunakan Sihir Gelapnya untuk menyusup keluar dan tak lupa menggunakan Cincin ruang untuk mengganti pakaiannya. Marry tidak membantu ataupun menyusul karena Marry tau bahwa Shiena akan memanggilnya jika membutuhkan bantuannya. Sehingga Marry sekarang dapat bersantai.


Shiena pergi ke tempat penukaran Monster Kera menjadi koin emas. Berita tentang Gadis berpakaian putih menghabisi Monster Kera telah menyebar di kalangan penyihir, pemburu serta rakyat biasa bahkan kalangan bangsawan yang berniat memburu Monster Kera pun telah mengetahui tentang berita itu. Banyak orang yang tak percaya dengan berita itu tapi tak sedikit pula yang percaya karena mengalaminya langsung.


Rakyat Kekaisaran Pearl bahkan mempercayai bahwa gadis berpakaian putih adalah Gadis Penyelamat dan mereka semakin kagum dan memujanya.


Shiena yang sedang berjalan santai menuju tempat penukaran melihat banyak sekali orang yang melihatnya dan memperhatikannya. Shiena pun mencoba membaca fikiran semua orang untuk mencari tau apa yang sebenarnya terjadi.


'Jadi berita tentangku telah menyebar. Untunglah, aku telah menyembunyikan identitasku. Aku harus cepat dan tidak boleh lebih lama lagi disini.' fikir Shiena.


Shiena yang telah sampai di depan meja registrasi mencoba menukar hasil buruannya.


"Aku ingin menukar Monster Kera dengan hadiah." ucap Shiena.


"Baiklah. Silahkan ikuti saya nona." ucap penjaga.


Shiena yang diperlakukan dengan baik menjadi senang. Shiena masuk dan disambut oleh pemilik Toko tersebut.


"Saya dengar nona ingin menukar Monster Kera. Apa boleh saya melihat Monsternya?" tanya Pemilik.


"Tentu saja." jawab Shiena.


Sheina pun mengeluarkan dua belas ekor Monster Kera dari dalam Cincin ruangnya yang membuat ruangan yang tadinya luar menjadi sempit karena penuh dengan mayat Monster Kera. Penjaga yang melihat tumpukan Mayat Monster Kera tak bisa mempertahankan keseimbangannya sehingga terjatuh kelantai dengan ekspresi terkejut. Sementara Kepala Toko tak bisa bergerak selama beberapa menit sebelum Shiena memulai pembicaraan.


"Jadi berapa banyak koin emas yang bisa aku dapatkan?" tanya Shiena.


"Ah, hmmm, i-iya.. I-ini apa benar nona yang menangkap semuanya?" tanya Kepala toko tak percaya.


"Ya apa ada masalah?" tanya Shiena cuek.


"Ti-tidak. Tentu saja tidak ada masalah." ucap Kepala Toko.


'Aku tidak boleh menyinggung nona ini. Bisa-bisa toko ini menjadi rata jika dia marah. Dia bahkan bisa menghabisi dua belas Monster Kera apalagi menghancurkan toko dan melenyapkanku. Itu pasti akan sangat mudah. Sebaiknya aku cepat-cepat selesaikan transaksinya.' fikir Penjaga Toko.


Shiena yang mendengar isi fikiran Penjaga Toko hanya bisa menahan senyumnya karena memang itu lah yang diinginkan Shiena.


Penjaga toko pun mempercepat transaksi dan memberikan 24.000 koin emas dalam bentuk kartu agar mudah dibawa dan tidak menimbulkan kecurigaan. Penjaga toko juga memberikan Kartu VIP sebagai pelanggan jika Shiena ingin menjual atau membeli sesuatu dari toko tersebut.


Shiena ingat dikehidupan masa lalunya, toko penukaran ini akan menjadi sangat berkembang nantinya sehingga memutuskan untuk membujuk Pemilik Toko untuk menyetujui investasinya. Shiena ingin menambah jaringan sosialnya untuk membantu keluarga dan dirinya di masa depan.


"Saya ingin menginvestasikan koin emas ke Toko ini. Apa kau bisa menyetujuinya?" tanya Shiena.


"Apa benar yang Nona katakan?" tanya Pemilik toko dengan ekspresi senang.


Sebenarnya Pemilik Toko sedang mencari orang yang mau menginvestasikan koin emasnya untuk perkembangan Toko Penukaran ini karena Pemilik Toko juga berencana tak hanya membeli tapi juga menjual suatu barang tapi itu membutuhkan modal yang besar. Jika ada yang mau melakukan investasi, Pemilik Toko pasti akan dengan senang hati menerimanya.


"Tentu saja." ucap Shiena tegas.


"Boleh. Boleh sekali. Tentu saja boleh nona. Mari, mari ikuti saya nona. Kita bisa bicarakan soal ini di ruanganku." ucap Pemilik Toko.


"Kalian bereskan Monster Kera ini." ucap Pemilik toko kepada pelayan.


Lalu Shiena pergi ke ruangan lain bersama Pemilik Toko. Shiena berencana menginvestasikan seluruh uangnya dan mencoba memburu Monster kera lagi malam ini.


#Bersambung#


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘