
di Istana Kekaisaran Pearl, Kaisar yang telah mengetahui semua yang telah terjadi pada Shiena menjadi sangat murka pada Putra Mahkota karna akibat semua perbuatannya yang dapat menyebabkan kehancuran pada Kekaisaran ini.
"Apa yang kau katakan itu benar?" tanya Kaisar.
"Benar Yang Mulia. Saya dapat mengkonfirmasi bahwa semua yang hamba katakan adalah kebenaran." ucap Kepala Kesatria Kekaisaran.
Praakkkk
(Suara benda pecah)
Kaisar memecahkan vas bunga yang berada di dekatnya karna marah.
"Cepat panggil Putra Mahkota sekarang" perintah kaisar.
"Baik Yang Mulia." ucap Kepala Kesatria Kekaisaran.
Kepala Kesatria Kekaisaran pun pergi mencari dan menyampaikan perintah dari kaisar untuk membawanya menghadap Kaisar.
Tak butuh waktu lama, Kepala Kesatria Kekaisaran pun menemukan Putra Mahkota dan menyampaikan titah kaisar untuk Putra Mahkota segera menemui Yang Mulia Kaisar Kekaisaran Pearl.
"Hamba menghadap Yang Mulia Putra Mahkota, Semoga kejayaan selalu menyertai anda." ucap Kepala Kesatria Kekaisaran.
"Jangan berbasa basi, katakan saja secara langsung kenapa kau kemari?" tanya Putra Mahkota.
*Dasar! Dalam situasi genting seperti ini, dia bahkan masih saja sombong!* fikir Kepala Kesatria Kekaisaran.
Kepala Kesatria Kekaisaran sangat marah dengan kesombongan Putra Mahkota tapi dia tidak bisa melakukan apapun. Kepala Kesatria Kekaisaran hanya bisa bersabar lalu menyampaikan titah kaisar.
"Hamba ingin menyampaikan titah Yang Mulia Kaisar bahwa Yang Mulia Putra Mahkota diminta untuk segera menghadap Yang Mulia Kaisar di Aula besar." ucap Kepala Kesatria Kekaisaran.
"Baiklah. Ayo kita pergi sekarang." ucap Putra Mahkota.
Kaisar yang awalnya ada di ruang pribadinya langsung mengganti pakaiannya dan pergi ke Aula Besar menemui Putra Mahkota.
Putra Mahkota datang terlebih dahulu daripada Yang Mulia Kaisar tapi tidak menunggu waktu lama, kaisar pun datang dan duduk di singgasananya.
"Hamba menghadap Yang Mulia Kaisar. Semoga panjang umur dan sehat selalu." ucap Putra Mahkota sambil membungkuk.
"Bedirilah!" ucap Kaisar.
Putra Mahkota yang mendengar hal itu langsung berdiri sesuai perinta Yang Mulia Kaisar.
"Apa kau tau apa alasan aku memanggilmu kemari?" tanya Kaisar.
"Hamba tidak tau Yang Mulia. Mohon Yang Mulia menerangkan." ucap Putra Mahkota.
"Kau pandai bersilat lidah juga Putra Mahkota. Apa kau tidak akan menjelaskan apa yang terjadi pada Shiena Ve Carrole?" tanya Kaisar.
Putra Mahkota yang awalnya sudah menduga bahwa dia di panggil pasti menyangkut Shiena tapi tidak tau jika Yang Mulia Kaisar terang-terangan mengatakannya yang membuat Putra Mahkota bingung akan mengatakan apa.
"Shiena saat ini sedang sakit tapi percaya Yang Mulia bahwa hal ini tidak akan mengganggu karna hal ini terjadi karna kesalahpahaman saja. Hamba akan segera menyelesaikan kesalahpahaman ini sesegera mungkin." ucap Putra Mahkota tenang.
"Hmmm, apa kau fikir aku ini adalah Kaisar yang bodoh sehingga tidak tau semua perbuatanmu?" ucap Kaisar marah.
Setelah mendengar pernyataan dari Yang Mulia Kaisar, Putra Mahkota menjadi cemas.
"Hamba mohon ampun Yang Mulia. Hamba tidak bermaksud apapun." ucap Putra Mahkota cemas.
"Hah, kau anak pembuat onar. Kau adalah Putra Mahkota dan calon Kaisar di masa depan tapi tindakanmu sungguh tidak ada yang bisa andalkan andaikan kakakmu masih hidup saat ini dia lah yang akan menjadi Putra Mahkota. Aku tidak ingin melihatmu. Pergi dari sini!" usir Kaisar.
Kaisar saat ini memiliki dua orang istri seorang Permaisuri dan seorang ratu. Kaisar sangat mencintai istri sahnya yaitu Yang Mulia Permaisuri Athena Shilka Pearl dan memberikan semua perhatiannya pada sang permaisuri dan mengabaikan ratunya.
Ratunya yang merupakan istri kedua Kaisar adalah ibu kandung dari Putra Mahkota saat ini. Ratu berasal dari keluarga terpandang dan berpengaruh sehingga tidak mudah bagi Kaisar menanganinya.
Ratu Monica Syila Chrystal adalah Putri Tertua dari Kerajaan Chrystal dan dia adalah sekutu yang sangat kuat dan sangat membantu untuk memajukan Kekaisaran karna saat itu Kekaisaran dalam masa transisi saat pengangkatan Kaisar baru sehingga semua harga kebutuhan tidak bisa kendalikan.
Ratu Monica telah jatuh cinta pada pandangan pertama saat Kaisar masih menjadi Putra Mahkota dan Ratu Monica yang sangat ingin menikahi Kaisar meminta bantuan ayahnya untuk menekan Kaisar agar menjadikannya istrinya dan hal itu berhasil sehingga Ratu Monica menikah dengan Kaisar.
Kaisar yang tidak mencintai Ratu monica pun mengabaikannya dan hanya memperhatika Permaisuri dan putranya yang masih balita. Namun saat perjamuan besar di Kekaisaran Yang Mulia Kaisar mabuk berat dan salah masuk kamar. Yang Mulia Kaisar masuk ke kamar Ratu Monica sehingga Ratu monica hamil dan melahirkan Putra Mahkota.
Ratu Monica cemburu kepada Permaisuri Athena dan khawatir akan nasib putranya sehingga membuat rencana pembunuhan terhadap Permaisuri dan putranya yang saat itu telah di angkat sebagai Putra Mahkota.
Rencana Ratu Monica berhasil sehingga sang Permaisuri Athena meninggal karna meminum racun dan anaknya yaitu Putra Mahkota meninggal karna sebuah kecelakan yang berencana saat acara Festival Perburuan.
Kaisar yang telah kehilangan Permaisuri kesayangannya dan putra tercintanya merasa sangat sedih. Kaisar melakukan investigasi sendiri karna tidak percaya pada siapapun.
Hasul dari imvestigasi itu menemukan kenyataan bahwa Ratunya sendiri yaitu Ratu Monica telah merencanakan semuanya.
Kaisar yang saat itu sangat marah dan murka langsung menaha Ratu Monica di hadapan putranya.
Kaisar membenci Putranya dari Ratu Monica tapi dia tidak bisa melakukan apapun karna dia satu-satunya keturunannya dan jika anak itu tiada maka Kekaisaran Pearl tidak akan memiliki keturunan dan itu akan menyebabkan kehancuran pada Kekaisarannya.
Ratu Monica di tuduh bersalah atas kematian Permausuri dan Putra Mahkota sehingga di hukum mati dengan cara di penggal.
Kaisar pun membawa putranya yaitu Pangeran Brian Shura De Pearl untuk melihat kematian ibunya dan untuk mengingatkan kepada putranya bahwa itulah hukuman karna membunuh orang yang paling di sayang Kaisar.
Setelah kematian Permaisuri Athena, Ratu Monica dan Putra Mahkota terdahulu, Pangeran Brian di angkat menggantikan kakaknya menjadi Putra Mahkota.
Semua Menteri dan juga rakyat mengetahui semua kenyataan itu dan mereka semua tidak bisa menerima kenyataan itu dan menolak keras tapi Kaisar membuat titah jika ada yang melanggar akan di hukum penggal.
Semua rakyat dan juga menteri terpaksa harus menerima perintah Kaisar tapi mereka tidak ada yang sepenuhnya patuh dan menghormati Putra Mahkota yang baru.
Pangeran Brian yang telah di angkat menjadi Putra Mahkota berusaha keras agar bisa di akui oleh semua orang tapi kenyataannya itu tidak lah mudah.
Hingga saat ini Kaisar tidak pernah memandang dan menganggap Putra Mahkota sebagai anaknya dan selalu membandingkan Putra Mahkota yang sekarang dan Putra Mahkota terdahulu.
Putra Mahkota yang telah kembali ke kamarnya melampiaskan semua kemarahannya dengan menghancurkan semua barang-barang.
Semua pelayan dan kesatria yang mendengar itu hanya bisa diam karna tidak berani dan tidak ingin menjadi sasaran.
*Aarrggghhh! Aku juga putramu. Kenapa kau selalu membanding-bandingkan aku?* fikir Putra Mahkota.
Setelah kelelahan Putra Mahkota pun tertidur di antara barang-barang yang telah di hancurkan.
#Bersambung#
Hai readers.. 3😁
Maaf author ngak up kemarin tapi sebagai gantinya bab sekarang author panjangan.. 🙏😔
Author juga punya kabar gembiran..
Besok kita akana Crazy Up.. 🥰😍❤🤩😘
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘