
Setelah selesai pertandingan Ronde kedua, Panitia Penyelenggara Pertandingan Ujian Menara Sihir mengumumkan bahwa Ronde Ketiga ditunda hingga besok pagi karena akan ada perbaikan arena pertandingan.
Tuan Muda Roan ingin segera pergi menemui Shiena dan Nyonya Maria tapi Tuan Muda telah berjanji akan melihat keadaan Catherine untuk terakhir kali sebelum pulang. Akhirnya, Tuan Muda Roan, James dan Carl pergi ke ruang perawatan bersama.
"Bagaimana keadaannya?" tanya Carl.
"Nona Catherine sedang koma sekarang akan sangat sulit menyembuhkannya. Nona Catherine juga akan sulit menggunakan Sihir Airnya lagi karena Titik Energi Sihir Nona Catherine telah rusak karena tersambar petir yang kuat." ucap Perawat.
Tuan Muda Roan, James dan Carl yang mendengar penjelesan dari perawat menjadi sangat marah dan ingin sekali membalaskan dendam Catherine kepada Wax pada pertandingan ronde ketiga nanti. Ketika Tuan Muda Roan, James dan Carl tentang cara mengalahkan Wax, Shiena dan Nyonya Maria datang untuk menjenguk Catherine.
"Roan, bagaimana keadaan Catherine?" tanya Nyonya Maria cemas.
"Keadaannya tidak baik bi. Catherine sedang koma saat ini dan meskipun sembuh Catherine tak akan bisa menggunakan sihir lagi." jelas Tuan Muda Roan.
"Ya ampun. Kasian sekali." ucap Nyonya Maria sedih.
"Bagaimana bisa tak bisa menggunakan sihir lagi kak?" tanya Shiena bingung.
"Itu semua karena tersambar petir yang besar dan mengakibatkan titik energi sihir Catherine menjadi rusak." ucap James datar.
"Apa itu bisa disembuhkan?" tanya Shiena khawatir.
"Tidak!" ucap Tuan Muda Roan menggelengkan kepala.
"Kasihan sekali." ucap Nyonya Maria menutup mulutnya.
"Catherine pasti akan sangat sedih nantinya. Apa benar-benar tak ada cara untuk membuat.Catherine bisa menggunakan sihirnya kembali?' tanya shiena penuh harap.
"Aku tak tau." jawab Tuan Muda Roan.
"Ada! Aku dengar kekuatan Sihir Cahaya milik keluarga Kerajaan Emerald sangatlah kuat dan dapat menyembuhkan apapun. Mungkin itu bisa menyembuhkan Catherine." ucap Carl ceplas ceplos.
Shiena yang mendengar itu hanya bisa terdiam. Shiena yang merupakan anggota keluarga Kerajaan Emerlad secara langsung dan juga memiliki elemen energi Sihir Cahaya memungkinkan dapat menyembuhkan Catherine. Shiena ingin menyembuhkan Catherine tapi Shiena tak bisa melakukannya karena Shiena selalu ingat pesan Duke Carrole untuk tidak memberi tau siapapun tentang kemampuannya. Shiena pun telah berjanji pada Duke Carrole dan tak ingin mengecewakan Duke Carrole sehingga memutuskan untuk tak membantu Catherine. Shiena ingin memikirkan hal ini baik-baik karena itu pasti akan berpengaruh di masa depan. Shiena sadar bahwa saat ini masa depan telah berubah sangat berbeda.
Masa depan telah berubah tapi Shiena tak yakin apa akan berubah lebih baik atau lebih buruk dan Shiena berharap masa depan akan berubah menjadi lebih baik. Shiena sadar karena keputusannya yang membatu menyelamatkan Nyonya Maria dan Tuan Muda Alex mengantarkan Shiena bisa melihat Ujian Menara Sihir dan bisa bertemu bahkan mungkin berteman dengan Catherine, James dan Carl.
Tak hanya itu, karena keputusannya bersikap baik kepada Tuan Muda Alphonso membuat Tuan Muda Alphonso memiliki perasaan lebih padanya saat ini. Shiena bahkan bisa pergi ke Gedung Balai Penelitian Kekaisaran. Keputusan yang Shiena ambil saat ini pasti akan berpengaruh di masa depan.
Shiena tak bisa membaca masa depan tapi Shiena bisa membaca fikiran orang lain. Shiena dapat mengetahui siapa orang yang tulus berbuat baik dan siapa orang yang memiliki niat jahat dibalik senyum baiknya. Hal itu semua dapat membantu mengubah masa depan menjadi lebih baik.
Shiena yang hanya terdiam mencoba memasang wajah sedih karena Shiena sadar bahwa yang lain mulai curiga bahwa Shiena memiliki kekuatan Sihir yang dapat menyembuhkan Catherine. Shiena tak ingin terburu-buru melakukan sesuatu. Shiena ingin memikirkan semuanya baik-baik lagipula saat ini Catherine masih dalam keadaan stabil meskipun dalam keadaan koma. Tak ada hal yang membahayakan atau dapat merenggut nyawanya sehingga Shiena harus segera menolongnya.
Shiena pun mencari alasan agar bisa segera kembali ke Kediamannya. Shiena tak ingin lebih lama di ruang perawatan karena takut akan dapat merubah keputusannya dan shiena tak ingin menyesali semua perbuatan yang dapat menghancurkannya di masa depan.
Tuan Muda Roan pun mengajukan diri untuk mengantar Shiena kembali tapi Shiena menolak karena tak ingin mendapatkan pertanyaan ataupun permintaan tolong dari Tuan Muda Roan. Shiena pun mengatakan bahwa sebaiknya Tuan Muda Roan tetap di ruang perawatan dan pulang bersama Nyonya Maria. Shiena beralasan jika Nyonya Maria pasti memiliki banyak sekali pertanyaan tentang Kekuatan Sihir yang dimiliki Tuan Muda Roan karena selama ini Tuan Muda Roan selalu merahasiakannya.
Shiena pun kembali ke Kediamannya dan disambut oleh Marry. Marry yang telah menyiapkan air panaa untuk mandian Shiena dan telah menyiapkan segala hal keperluan Shiena. Shiena merasa sangat senang karena memiliki pelayan yang sangat setia dan juga kompeten.
Shiena membersihkan dirinya lalu memakan cemilan yang telah disediakan oleh Marry.
"Marry kau memang yang terbaik. Kau selalu tau apa yang aku inginkan." ucap Shiena senang.
"Terima kasih nona. Jika nona senang, saya pun merasa senang." ucap Marry malu.
"Hmmm. Oh ya, Marry dimana ayahku?" tanya Shiena sambil memakan dessert kesukaannya.
"Tuan Duke ada di ruang kerjanya saat ini. Saya dengar Tuan Duke kedatangan seseorang dari wilayah Amore tapi saya kurang tau nona." ucap Marry.
"Begitu rupanya. Bisa kau panggilkan Zee. Aku membutuhkan bantuannya." ucap Shiena sambil tersenyum.
"Tentu saja nona. Kalau begitu saya permisi." ucap Marry.
'Aku ingin tau siapa yang ditemui oleh ayah. Aku tak boleh membiarkan ayah terjebak dalam permainan Anastasya. Meskipun sekarang aku belum bertemu atau beradu mulut dengannya secara langsung tapi mengingat sifatnya. Aku harus lebih berhati-hati apalagi sekarang dia telah bersama Putra Mahkota.' ucap Shiena dalam hati.
Shiena yang merasa khawatir mencoba menenangkan dirinya. Shiena ingin menemui Duke Carrole secara langsung dan melihat siapa orang yang ditemui Duke Carrole lalu membaca fikirannya. Shiena ingin tau niat sebenarnya dari orang tersebut tapi Shiena tak bisa melakukannya karena aturan etika kebangsawanan yang tak memperbolehkan mengganggu pertemuan antar bangsawan atas.
Shiena pun memutuskan memberi Zee tugas untuk mengetahui apa niat dari orang yang berasal dari Wilayah Amore. Marry yang datang bersama Zee membereskan sisa-sisa cemilan Shiena. Lalu, Shiena meminta Marry meninggalkannya bersama Zee.
Setelah Marry pergi, Shiena memberikan tugas kepada zee untuk mencari tau siapa dan apa yang dibicarakan antara Duke Carrole dan orang yang sedang bersama Duek Carrole saat ini. Saat Shiena memberikan tugas atau berbicara pada seseorang, Shiena selalu menatap orang tersebut untuk membaca fikirannya untuk mengetahui apa tanggapan dan respon sebenarnya orang yang di ajaknya bicara dengan begitu Shiena dapat memutuskan untuk melanjutkan perkataannya atau menghentikannya sekarang juga.
Shiena yang membaca fikiran Zee menjadi tidak senang, Shiena tau bahwa Zee setia pada keluarganya lebih tepatnya setia kepada Duke Carrole. Shiena tak menyangka bahwa Zee tak bisa menerima sepenuhnya tugaa dari Shiena dan artinya Zee akan menutup-nutupi beberapa hal pada Shiena dan Shiena tak menyukai itu.
Shiena ingin memiliki pelayan dan pengawal yang hanya setia padanya dan akan menuruti semua perkataan Shiena. Shiena yakin bahwa Marry berada di pihaknya dan Shiena juga yakin Marry akan lebih memilih dirinya daripada Duke Carrole sebagai Kepala Keluarga Carrole. Shiena ingin memiliki seseorang seperti itu.
Shiena ingat jika dulu, Anastasya memiliki tiga orang pengawal yang bersumpah setia padanya. Pengawal itu berhutang nyawa pada Anastasya dan siap melakukan apapun yang diperintahkan Anastasya meskipun nyawa taruhannya.
'Aku harus mendapatkan tiga pengawal setia Anastasya dimasa lalu.' fikir Shiena bersemangat.
Shiena mengingat bahwa ketiga pengawal itu adalah saudara kandung. Salah seorang dari mereka menderita penyakit yang sulit disembuhkan dari wilayah utara kekaisaran. Anastasya bertemu mereka setelah mengajukan diri untuk membantu Kaisar dengan Sihir Cahayanya.
Shiena pun memutuskan untuk mendapatkan pengawal yang hanya setia dan tunduk padanya saja. Shiena lalu memerintahkan Zee untuk pergi.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘