The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 41. Kepala Pengurus Rumah Tangga


Zee datang ke Kediaman Laurence, dia mencari keberadaan Kepala Pengurus Rumah Tangga dan setelah bertemu dia mengawasinya dan menunggu hingga dia sendiri.


Ketika Kepala Pengurus Rumah Tangga sendiri dan lengah, Zee memukul tengkuk lehernya lalu membuatnya pingsan dan membawanya ke tempat yang sepi dan aman untuk berbicara.


Zee membawa Kepala Pengurus Rumah Tanga ke sebuah gudang yang tak terpakai milik Keluarga Laurence.


Gudang itu cukup bersih meskipun sudah tak di gunakan lagi tapi tidak terlalu menyeramkan dan kotor karna hanya ada beberapa debu dan ada cahaya yang masuk dari sela-sela jendela.


Zee meletakkan Kepala Pengurua Rumah Tangga duduk di sebuah kursi dan tak lama kemudian dia pun terbangun.


"Di-dimana aku? Si-siapa kau?" tanya Kepala Pengurus Rumah Tangga gugup dan takut.


"Tenang lah. Aku tidak ada niatan jahat. Kau mengenalku." ucap Zee lalu keluar dari tempat persembunyianmya


Kepala Pengurus Rumah Tangga sangat terkejut karna dia telah di serang oleh pengawal dari Keluarga Duke Carrole.


"Ka-kau! Untuk apa kau menculikku.?" tanya Kepala Pengurus Rumah Tangga terkejut.


"Aku tidak menculikmu. Aku hanya membawamu pergi ke tempat yang aman. Nona ku, Nona Shiena Ve Carrole ingin menyampaikan surat rahasia kepadamu dan ini tidak boleh diketahui siapapun." ucap Zee.


"Apa? Jangan bercanda. Kau pasti berniat jahat dan ingin menghancurkan Keluarga Marquess Laurence!" bentak Kepala Pengurus Rumah Tangga.


Zee yang kesal karna di tuduh ingin sekali menyakiti orang itu tapi dia mengurungkan niatnya karna ini adalah tugas dari nona nya jadi dia harus menyelesaikan tugasnya.


Akhirnya Zee mengeluarkan sebuah Lambang keluarga Carrole dimana ada gambar Burung Phonex merah yang sedang mengembangkan sayapnya dengan pedang di sebelah kanannya dan perisai di sebelah kirinya.


"I-itu.!" ucapnya terkejut.


"Ini adalah lambang Keluarga Duke Carrole, nona Shiena memberikan lambang ini untuk mengatakan bahwa ini memang perintahnya dan ini adalah suratnya." ucap Zee sambil mengeluarkan surat dan lambang Keluarga Duke Carrole.


Kepala Pengurus Rumah Tangga sangat terkejut ketika mendapatkan surat itu, bukan hanya isinya tapi juga cap yang tesegel di surat itu merupakan cap asli kediaman Duke Carrole.


"Jadi benar, ini adalah surat rahasia?" tanyanya meyakinkan diri terakhir kalinya.


"Benar" jawab Zee singkat.


"Baiklah. Aku akan membacanya. Mohon maafkan ketidaksopananku." ucapnya sopan.


**Isi surat


Kediamanan Keluarga Marchioness Maria Von Laurence saat ini tidak aman. Akan terjadi pembantaian besar-besaran dan akan banyak korban yang berjatuhan.


Suruh Semua dayang dan pelayan menyelinap diam-diam ke ruang bawah tanah sebelum tengah malam agar mereka bisa berlindung.


Lalu minta semua pengawal dan kesatria berpura-pura lengah tapi tetap waspasa agar musuh tidak curiga.


Beritahukan hal ini pada Tuan Muda Roan Son Laurence dan jangan beritahukan hal ini pada Tuan Muda Alexander Van laurence karna berdasarkan penyelidikan dia lah dalang dari semua ini.


Jangan khawatir, Keluarga Duke Carrole sudah mengirimkan bantuan Kesatria terbaik untuk berjaga dan membantu. Jangan tanya darimana info ini, tapi ingat lah bahwa Nyonya mu adalah sahabat ibuku dan Nyonya mu sudah seperti ibu kedua bagiku.


Jadi percayalah**!


Kepala Pengurus Rumah Tangga pun terdiam sebentar setelah membaca surat tersebut lalu dia mengatakan sesuatu.


"Aku akan mencoba percaya, lagi pula tidak ada ruginya bahkan ini akan menguntungkan jika ini adalah kebenaran." ucapnya.


"Tentu." jawab Zee.


"Kau harus membawaku kembali secepatnya karna aku harus mengurus semuanya." ucap Kepala Pengurus Rumah Tangga.


"Baik, kita pergi sekarang!" ucap Zee


Akhirnya mereka pergi ke tempat semula dan Kepala Pengurus Rumah Tangga langsung memanggil setiap kepala bagian dari pekerja di kediaman Marquess.


#Bersambung#


Jangan lupa tekan Like, Komen, Vote dan Favorite..


Terima kasih..


❤🥰😍😘