The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 204. Balik Memata-matai


Setelah menghabiskan makanannya, Shiena dan kedua pelayannya pun kembali ke Kediaman Carrole. Shiena yang merasa sangat lelah memerintahkan Marry dan Ana untuk tidak mengganggunya karena dirinya ingin beristirahat total. Marry dan Ana yang mengerti bergegas keluar dari kamar Shiena yang sudah sangat lelah langsung tertidur di atas ranjangnya dalam hitunga menit.


Didalam mimpi Shiena bermimpi buruk. Mimpi tentang dirinya dan keluarganya yang dieksekusi gantung terlihat dengan jelas. Shiena yang ingin mencegah terjadinya pemenggalan pada Duke Carrole tak bisa melakukan apapun padahal Shiena sedang terbebas. Shiena yang melihat kepala Duke Carrole terputus pun berteriak histeris dan terbangun dari tidurnya.


Marry dan Ana yang mendengar teriakan Shiena bergegas naik ke atas dan masuk ke dalam kamar Shiena. Marry yang melihat Shiena yang pucat dan berkeringat dingin segera memeluk Shiena sementara itu Ana bergegas mengambil air putih dan menyerahkannya kepada Shiena.


Shiena yang telah tenang pun terbaring kembali di atas ranjang. Shiena yang tak ingin membuat siapapun khawatir pun memasang wajah ceria dan menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja. Shiena pun memaksa Marry dan Ana meninggalkannya sendiri. Awalnya Marry dan Ana tak ingin pergi tapi setelah Shiena bilang bahwa dirinya ingin beristirahat sendiri dan tak ingin diganggu pun akhirnya setuju untuk meninggalkan Shiena sendiri di dalam kamar.


Shiena yang merasa Marry dan Ana telah pergi segera bangkit dari ranjang dan masuk ke dalam Cincin Ruang. Shiena pun mengganti pakaiannya menjadi Gadis Suci.


'Aku tidak bisa diam saja. Aku harus melakukan sesuatu agar mimpi buruk itu tidak terjadi. Aku sudah memiliki Lencana pembebasan yang artinya Keluargaku tak akan bisa dihukum oleh siapapun tapi Lencana itu hanya bisa digunakan satu kali. Lalu, aku juga memiliki Lencana Penyelidikan dan Hukuman tapi Lencana ini tak bisa digunakan olehku jika Kaisar masih hidup.' ucap Shiena dalam hati.


Akhirnya Shiena memutuskan untuk pergi ke Toko Perhiasan dan meminta penjelasan kepada Baron Fromboo, Tuan Valkrim dan Tuan Grogolia tentang yang terjadi di Istana saat mereka pergi menemui Putra Mahkota Franz.


Tak butuh waktu lama, Shiena pun sampai di Toko Perhiasan. Ketika sampai Shiena merasa ada yang mengikutinya dari belakan. Shiena pun menggunakan Sihir Gelapnya untuk menghilangkan jejak lalu tiba-tiba hilang dengan masuk ke dalam Cincin Ruang.


Didalam Cincin Ruang Shiena akhirnya tau siapa orang telah mengikutinya dan ternyata orang itu adalah Tuan Eit, tangan kanan Putra Mahkota Franz. Shiena yang penasaran pun akhirnya berbalik mengikuti Tuan Eit dan mencari tau alasan Tuan Eit mengikutinya.


Shiena yang telah mengikuti Tuan Eit hingga malam akhirnya melihat Tuan Eit kembali ke Istana dan ternyata pergi menemui Putra Mahkota Franz. Shiena yang penasaran pun akhirnya menggunakan Sihir Angin Level Surgawi yang dipelajarinya dari buku yang ada di dalam Cincin Ruan.


Sihir Angin ini dapat di ubah menjadi Sihir Udara sehingga Shiena dapat mengendalikan udara seperti yang diinginkannya termasuk membuat udara seperti alat perekam dan penyadap dimana udara yang ada di sekitar Putra Mahkota Franz dan Tuan Eit berubah fungsi tak hanya sebagai alat pernafasan tapi juga dapat mereka apa yang dikatakan oleh orang lain.


Shiena yang bersembunyi cukup jauh sekitar dua ratus meter dari ruangan Putra Mahkota menunggu dan mendengar pembicaraan Putra Mahkota Franz dan Tuan Eit karena Shiena tau jika Putra Mahkota Franz memiliki Sihir Gelap sehingga itu akan merugikan Shiena karena jika Shiena menggunakan Sihir Gelap dan menyusup masuk maka Putra Mahkota Franz akan segera mengetahuinya.


"Hamba menghadap Yang Mulia Putra Mahkota sang Cahaya Rembulan dan Matahari Kekaisaran Pearl." ucap Tuan Eit


"Katakanlah. Bagaimana hasil mata-mata mu hari ini?" tanya Putra Mahkota Franz semangat.


"Maafkan hamba Yang Mulia hamba kehilangan jejak Gadis Suci ketika datang di Toko Perhiasan. Saya yakin Gadis Suci masuk ke dalam Toko Perhiasan dan ketika saya ingin masuk. Saya tak menemukan siapapun Yang Mulia."


'Apa jadi mereka benar-benar memata-mataiku? tapi kenapa?' tanya Shiena dalam hati pensaran.


"Lalu, apa kau tidak mencari lagi keberadaannya.?" tanya Putra Mahkota Franz marah.


"Sudah Yang Mulia tapi tetap saja saya tak menemukan apapun." ucap Tuan Eit.


"Baikah kalau begitu pergilah." usir Putra Mahkota Franz


Putra Mahkota Franz yang tak sendiri dan sedang bersama Penasehat Kekaisaran membuat Penasehat Kekaisaran menjadi khawatir dengan kesehatan Putra Mahkota Franz yang bekerja terlalu keras.


"Yang Mulia saya tau jika anda saat ini sedang banyak fikiranΒ  tapi saya mohon Yang Mulia anda harus sabar." ucap Penasehat Kekaisaran.


"Apa kau lupa dengan kondisi ayahku yang sedang sakit?" tanya Putra Mahkota Franz marah.


'Jadi Kaisar saat ini sedang sakit?' fikir Shiena.


"Semua keluar! Aku ingin sendiri." ucap Putra Mahkota Franz,


Semua orang yang ada di dalam ruang kerja Putra Mahkota Franz pun keluar dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Lalu, Putra Mahkota Franz yang marah dan kesal pun berteriak dengan kecang.Β Shiena yang sedang menguping sampai menjauhkan udara yang telah dikumpulkannya untuk menguping.


Shiena yang telah tau jika Kaisar sedang sakit berencana datang ke Istana dan melihat keadaan sebenarnya Kaisar. Shiena tak bisa mengambil resiko dengan menyelamatkan nyawa Kaisar meskipun dirinya mampu.


Shiena yang masih mengenakan pakaian Gadis Suci menggunakan Sihir Gelap dan Sihir Angin untuk menyelinap masuk ke dalam Istana. Ketika sampai di ruangan Kaisar, Shiena melihat banyak sekali penjaga yang berjaga tapi tak ada satu pun yang menggunakan Sihir Gelap.


Shiena juga mencari tau tentang keberadaan kesatria Elit milik Kaisar yang biasanya bersembunyi untuk melindungi Kaisar. Shiena merasa perlu berhati-hati agar tidak ketahuan dan menyebabkan dirinya sendiri menjadi dalam masalah.


Setelah yakin tak ada seorang pun yang akan membuatnya repot disana, Shiena pun menyelinap masui ke dalam kamar Kaisar.


Shiena yang masuk melihat banyak sekali peralatan medis yang digunakan untuk membuat Kaisar tetap bertahan hidup. Shiena juga melihat wajah Kaisar yang sangat lemah dan lesu tanpa daya.


Shiena yang sudah tau keadaan Kaisar yang tak akan bisa bertahan lebih lama lagi memutuskan untuk kembali ke Kediaman Carrole karena dirinya sudah pergi cukup lama.


Namun tiba-tiba Kaisar terbangun dan merasakan sakit yang luar biasa di perutnya tapi tak ada seorang pun di ruangan itu selain Shiena yang dapat membantu Kaisar. Kaisar yang tak tahan dengan rasa sakit yang dideritanya membuka mata dan melihat kesekeliling untuk mencari bantuan.


Kaisar yang telah menyelusuri sekeliling akhirnya melihat Shiena yang telah menjadi Gadis Suci berdiri di hadapannya dengan ekspresi wajah yang tak bisa dibaca karena tertutup cadarnya meskipun begitu tetap tak bisa menutupi kecantikan alaminya.


"Ka-kau!" ucap Kaisar terbata-bata dengan menunjukkan jarinya.


Shiena yang melihat Kaisar yang sombong yang pernah memaksa meminta miliknya beberapa hari yang lalu yang sekarang sedang terbaring lemah tak berdaya di atas ranjang sama sekali tak membuat Shiena memberikan tatapan simpati atau pun kasihan.


Shiena yang melihat Kaisar saat ini bahkan ingin sekali menghabisi nyawa Kaisar itu apalagi mengingat perbuatan Kaisar yang dengan rela mengorbankan Keluarga dan pengikutnya untuk menjadi tumbal atas rencananya untuk menangkap basah Mantan Putra Mahkota Brian.


"Jangan pernah berharap lebih dariku Yang Mulia." ucap Shiena dingin sedingin es di kutub utara.


#Bersambung#


**Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..


πŸ₯°πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜š Terima Kasih


β– ****Noteβ– 


Hai readers tersayang.. πŸ€—πŸ₯°πŸ˜


Author udah Crazy Update 5 BAB karena setelah Author lihat ternyata Likenya ngak sampai 200 jadi daripada ngak ada Crazy Update jadi 5 BAB cukup ya.. 😁😁😁


Tapi tenang malam minggu kalian akan Author kasih Crazy Update lagi tapi dengan syarat jumlah Vote minggu ini bisa sampai 100 besar ya.. 😍😘☺


Author maksa banget ngak ya??? πŸ™„πŸ€” Soalnya Author sudah sedih banget karena bulan lalu Votenya sadis banget sampe di Rank 1000.an gitu.. 😭😭πŸ₯Ί**