The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 227. Sulit Memiliki Keturunan


Duke Simons yang telah membenci Shiena dan Keluarganya karena telah membunuh bayinya pun memerintahkan Kesatrianya memata-matai Kediaman Carrole dan mencari tau keberadaan Duke Carrole dan Duchess Carrole yang diketahui tak bisa hadir di Acara Pertunangannya.


Setelah beberapa jam beralalu, Kesatria tersebut melapor jika Duke Carrole sedang dalam perjalanan kembali ke Kediamannya. Duke Carrole pun menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi Duke Carrole dan Duchess Carrole.


Sementara itu, Anastasya yang tau rencana Duke Simons memohon untuk menghabisi Duchess Carrole sebagai balasan karena Shiena telah membuatnya kehilangan Ibu Kandung dan juga Ibu Angkatnya.


Duke Simons yang melihat Anastasya yang menangis dan memohon padanya merasa iba terlebih Duke Simons yang pernah kehilangan kedua orang tuanya ketika muda masih ingat bagaimana sakitnya kehilangan orang tua. Akhirnya Duke Simons menyetujuinya dan memerintahkan Pembunuh Bayaran untuk membuat Duchess Carrole meninggal karena racun dan membuat Duke Carrole terluka.


Pada malam harinya, Pembunuh Bayaran itu pun melakukan apa yang telah diperintahkan. Merek menyerang kereta kuda milik Keluarga Carrole kemudian menembakkan panah beracun ke dada Duchess Carrole yang membuatnya seketika terjatuh. Sementara Duke Carrole yang tak fokus dipukul hingga terluka.


Lalu, ketika semua sudah sesuai rencana, Pembunuh Bayaran berusaha menghabisi semua Kesatria Keluarga Carrole tapi tak berhasil karena Duke Carrole ternyata masih memiliki kekuatan sehingga Duke Carrole menggunakan sisa tenaga Sihirnya untuk menghabisi semua Pembunuh Bayaran itu.


Duke Simons yang telah menunggu kabar tentang Pembunuh Bayarannya semalam tapi tak mendapatkan hasil apapun hingga dipagi hari, Duke Simons memutuskan untuk mengirim mata-mata ke Kediaman Carrole dan mencari tau.


Ternyata mata-mata yang menyamar sebagai pelayan tak berhasil mengumpulkan informasi karena mata-mata itu hampomir ketahuan oleh Kepala Pelayan Rumah Tangga Keluarga Carrole tapi mata-mata itu mengetahui bahwa saat ini Duchess Carrole sedang terluka parah.


Duke Simons yang baru mendapatkan informasi tersebut segera memanggil Anastasya dan menyampaikan kabar tersebut. Anastasya yang mendengarnya menjadi sangat senang dan kemudian langsung memeluk Duke Simons dan Duke Simons pun membalas pelukannya.


'Akhirnya kau bisa merasakan bagaimana perasaanku!' ucap Anastasya dalam hati.


Anastasya yang telah kehilangan reputasinya tak berani keluar dari Kediaman Duke Simons karena tak tahan dengan sindiran Nyonya dan Nona Bangsawan. Anastasya juga tak tahan mendengar bisikan-bisikan rakyat yang membicarakannya dari belakang saat kereta kudanya melintas.


Anastasya yang sadar jika waktunya untuk dapat melihat Countess Larsca tak lama lagi, Anastasya pun memutuskan untuk mengunjungi Countess Larsca dan Amy di Penjara Kekaisaran dengan bantuan Duke Simons karena sebenarnya pelakuk kejahatan yang akan segera dihukum penggal tak boleh menerima pengunjung sekarang.


Anastasya yang merindukan Countess Larsca dan Amy segera pergi menggunakan kereta kuda dan ketika sampai Penjaga Tahanan banyak yang melihatnya dengan tatapan yang buruk tapi mereka tak bisa melakukan apapun pada Anastasya karena Duke Simons telah memerintahkan dua orang Kesatria terbaik Keluarga Simons untuk mengawal kepergian Anastasya.


Setelah sampai di ruang tunggu, Anastasya meminta kedua Kesatrianya menunggu diluar sementara dirinya berbicara dengan Countess Larsca dan Amy. Kedua Kesatria itu setuju dan menjaga diluar pintu.


Countess Larsca yang melihat Anastasya segera memeluk Anastasya dengan penuh kasih sayang dan kemudian dilanjutkan dengan Amy yang juga ikut memeluk Anastasya bagaikan memeluk Putrinya sendiri.


Anastasya melihat Countess Larsca dan Amy dalam keadaan yang sangat buruk karena tubuh mereka sangat lah kotor dan tidak terawat bahkan Amy memiliki banyak sekali luka cambukan. Anastasya yang tak tahan melihatnya pun meneteskan air matanya dan mengucapkan maaf berulang kali.


Countess Larsca yang tak ingin melihat Anastasya menangis pun memintanya untuk tidak menyerah. Anastasya yang mengerti maksud Countess Larsca pun mengangguk. Anastasya berjanji akan membuat Sheina Ve Carrole dan keluarganya membayar semua ini. Anastasya berjanji akan menghapuskan nama Keluarga Carrole ketika dirinya menjadi Permaisuri nannti. Countess Larsca pun mengangguk tanda setuju dan begitu pula dengan Amy.


Setelah selesai, Anastasya pun menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh Duke Simons untuk membantunya. Countess Larsca yang mendengarnya menjadi tersenyum senang. Countess Larsca juga berpesan agar Anastasya tidak melepaskan Duke Simons karena saat ini reputasinya telah hancur dan tak ada seorang pun pria yang mau menerimanya kecuali Duke Simons.


Anastasya yang mengerti maksud dari Countess Larsca pun mengangguk tanda setuju. Anastasya pun memutuskan untuk tetap bersama Duke Simons dan mendukungnya untuk melakukan Kudeta dan mendapatkan Takhta Kekaisaran.


Lalu, tiba-tiba Kesatria Keluarga Simons masuk dan memberi tau bahwa waktunya telah habis dan mereka harus segera berpisah. Sebelum berpisah, Anastasya berpelukan cukup lama dengan Countess Larsca dan Anastasya dan kemudian Anastasya keluar dan kembali menuju kereta kudanya.


Ketika di perjalanan tiba-tiba Anastasya merasa perutnya sangat sakit hingga pelayan yang berjaga di dekatnya segera menghentikan kereta kuda dan segera berbalik arah menuju Klinik Dokter sebelum kembali ke Kediaman Duke Simons.


Anastasya yang kesakitan dibantu turun oleh Perawat yang berjaga dan segera dibawa ke ruang perawatan. Tak butuh waktu lama dan akhirnya Dokter pun datang memeriksa keadaan Anastasya dan bertanya beberapa hal tentang apa yang dirasakan Anastasya.


Anastasya yang ingin tau penyakitnya menjelaskan semuanya dengan sangat rinci jika dirinya beberapa ini mengalami sakit perut setelah keguguran itu.


Setelah memeriksanya, Dokter pun memberi tau bahwa Anastasya tak mengalami sakit yang parah dan hanya infeksi rahim karena baru saja keguguran. Dokter pun menjelaskan bahwa Anastasya akan sulit mendapatkan keturunan karen Rahimnya telah bermasalah.


Anastasya yang mendengarnya menjadi terkejut dan bahkam hampir melayang dari kursinya karena tak bisa menerima kenyataan itu lebih cepat hingga Akhirnya Anastasya harus dibantu oleh Pelayannya. Anastasya kemudian menyuap Dokter itu untuk tidak membocorkan rahasianya dan sebagai imbalannya Anastasya memberikan sebuah Perhiasan Gelang yang sangat indah dan juga mahal. Tak hanya menyuap Dokter, Anastasya juga menyuap Pelayan dan Kesatrianya untuk tak mengatakan apapun pada Duke Simons.


'Val, tak boleh tau jika aku akan sulit mendapatkan anak karena aku tak ingin Val meninggalkanku. Jika Val meninggalkanku maka hancurlah masa depanku!' fikir Anastasya.


Anastasya pun kembali ke Kediaman Duke Simons bersama Kesatria dan Pelayannya. Anastasya yang tak selera makan memilih untu berdiam diri dikamarnya. Anastasya melarang siapapun untuk masuk kedalam kamarnya karena dirinya ingin sendiri.


Anastasya yang masih memikirkan nasibnya yang sangat malang karena akan sulit mendapatkan anak serta harus mencari cara sendiri untuk terlepas dari masalah ini akhirnya Anastasya memutuskan untuk merawat seorang Pelayan yang setia dan juga royal kepadanya untuk dijadikan orang yang akan mengandung anaknya dan Duke Simona agar Duke Simons tidak curiga setelah mereka menikah nanti.


Anastasya tau jika yang dilakukannya adalah salah tapi Anastasya tau jika dirinya tak memiliki cara lain jika tak ingin kehilangan Duke Simons serta semua harta kekayaannya.


Anastasya yang lelah berfikir pun memilih untuk berbaring di ranjangnya hingga tertidur dengan memasih memakai gaun yang sama saat dirinya berencana pergi tadi pagi.


#Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..


🥰😍😘😚 Terima Kasih