
Shiena merasa tidak mampu menahan kesadarannya sehingga dia mulai memejamkan matanya tapi disaat yang sama ada sesuatu yang terjadi.
Shiena merasa tubuhnya mengahangat dan rasa sakit yang dia rasakan setelah menerima tebasan pedang dari ketua Wolf Wild perlahan menghilang.
Shiena merasa tubuhnya menjadi sehat kembali dan perlahan bisa di gerakkan kembali.
Saat membuka mata, Shiena melihat padang rumput yang sangat luas.
"Dimana aku? Kenapa aku ada disini?" tanyaku bingung.
"Kau ada di dalam fikiranmu sendiri." jawan seseorang.
Shiena menoleh ke sumber suara tapi bukan sesosok manusia yang terlihat tapi enam lingkaran cahaya.
"Si-siapa kalian?" tanyaku.
"Kami adalah kekuatanmu." jawabnya.
"Apa? Bagaimana bisa?" tanyaku.
"Tentu bisa. Bukankah kau yang menginginkan kami hadir? Kau bilang ingin punya kekuatan." ucapnya.
Shiena terdiam setelah mendengar penjelasan itu, tentu saja itu lah yang diinginkan Shiena beberapa saat lalu.
"Aku harus kembali. Aku tidak boleh ada disini. Keadaan semuanya sedang tidak baik." ucap Shiena.
"Tenang saja. Semua pasti baik-baik saja. Jika kau ingin menolong mereka biarkan kami masuk ke tubuhmu dan rasakan kekuatannya." ucap bola cahaya warna biru.
"Bagaimana aku menggunakan kekuatanku sementara aku sendiri tidak tau apa pun?" tanya Shiena frustasi.
"Kami adalah kekuatanmu, cukup kau rasakan dan fikirkan kau pasti bisa mengendalikannya. Aku adalah kekuatan cahaya. Aku dapat menyembuhkan, melepas segel, melepaskan kutukan ataupun menyucikan." ucap cahaya kuning.
"Aku dapat memberimu kekuatan api. Jika kau bisa mengendalikanku kau bisa membuat api merah, biru dan hitam." ucap cahaya merah.
"Aku dapat memberimu kekuatan air. Jika kau bisa mengendalikanku kau pasti bisa membuat tsunami yang dahsyat." ucap cahaya biru.
"Aku dapat memberimu kekuatan angin. Jika kau bisa mengendalikanku kau pasti bisa membuat angin topan ataupun tornado." ucap cahaya silver.
"Aku dapat memberimu kekuatan bumi, kekuatan tanah. Jika kau bisa mengendalikanku kau bisa membuat gempa bumi." ucap cahaya coklat.
"Aku adalah cahaya hitam. Aku bisa memberimu kekuatan kegelapan. Aku bisa membuatmu menjadi seperti mata-mata yang tidak terlihat, bahkan aku bisa memberikan kutukan atau penyegelan pada orang lain." ucap cahaya hitam.
Shiena terkejut dengan semua penjelasan yang dia terima.
"Tu-tunggu dulu. Jadi, jika kalian masuk ke tubuhku berarti aku bisa menggunakan kekuatan itu semua." tanya Shiena.
"Benar." jawab mereka semua serempak.
"Baiklah masuklah semua." kata Shiena meyakinkan.
Perlahan semua cahaya itu masuk ke dalam tubuh Shiena secara berurutan Merah, Biru, Silver, Coklat, Kuning dan Hitam.
Setelah semua masuk, Shiena merasa tubuhnya menjadi sangat ringan.
"Tenang saja, mereka akan baik-baik saja. 1 jam disini sama saja dengan 1 menit di dunia nyata." kata salah satu cahaya.
"Agh, benarkah? Syukurlah kalau begitu." kata Shiena senang.
"Lalu bagaimana aku kembali." tanya Shiena bingung.
"Pejamkan matamu dan pusatkan fikiranmu ke dunia nyata." kata salah satu cahaya.
Shiena mencoba melakukan saran dari cahaya yang ada di tubuhnya dan saat dia membuka mata, dia benar-benar telah kembali ke dunia nyata.
Shiena mencoba menggunakan kekuatan cahaya untuk menyembuhkan lukanya dan semua orang kecuali anggota Wolf Wild.
Disaat bersamaan Shiena menggunakan kekuatan kegelapan yang merayap di kekuatan cahaya untuk mengambil tenaga anggota Wolf Wild.
Saat cahaya kuning menghilang. Shiena berdiri dan mencoba melawan semuanya.
"Jangan ada yang menggangguku." kata Shiena.
"Ka-kau! Apa yang kau lakukan? Kenapa aku merasa kekuatanku menghilang?" tanya ketua Wolf Wild.
"Itu hanya permulaan. Ini semua baru dimulai." kata Shiena.
Shiena menggunakan kekuatan api dan mengarahkannya ke anggota Wolf Wild yang masih hidup dan seketika seluruh anggota itu hangus terbakar dan hanya menyisakan ketua mereka.
Karna merasa terdesak dan tidak bisa melawan, Ketua Wolf Wild mencoba kabur tapi saat dia ingin kabur tapi kakinya tidak bisa bergerak.
"Apa ini? Kau bisa menggunakan sihir. Siapa apa yang kau punya sebenarnya?" teriak Ketua Wolf Wild.
Shiena tidak menjawab dia hanya fokus untuk melawan semuanya.
Shiena menahan kaki Ketua Wolf Wild dengan kekuatan tanah lalu saat Shiena ingin menyemburkan api dari tangannya. Ketua Wolf Wild mengeluarkan bom asap.
Shiena yang terkejut langsung refleks menutup hidungnya agar tidak mencium bau asap itu.
Karna mendapatkan kesempatan untuk kabur, Ketua Wolf Wild tidak menyia-nyiakannya dan akhirnya dia kabur dengan sangat cepat.
Setelah asap hitam itu menghilang, Shiena yang telah menggunakan begitu banyak kekuatan sihir perlahan mengalami kelelahan yang cukup hebat sehingga ia tumbang dan akhirnya dia pingsan karna kehabisan tenaga.
Semua yang menyaksikan kekuatan itu tidak dapat menahan keterkejutannya.
Putra Mahkota yang melihat shiena tumbang langsung menangkap tubuh gadis itu dan memeluknya.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite.
Terima Kasih.
❤🥰😘