Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-96. Menolong empat pemuda 1


Lin Feng kemudian berjalan mendekati dahan pohon yang telah terpotong tersebut, ukurannya tidak terlalu besar dan hanya sebesar lengan orang dewasa dengan panjang satu meter lebih, namun saat Lin Feng mencoba untuk mengangkatnya, dahan pohon tersebut terasa sangat berat, Lin Feng kemudian memegang dahan pohon tersebut dengan dua tangannya lalu bersiap-siap untuk mengangkatnya lagi.


Selurur tenaga sudah Lin Feng kerahkan hanya untuk mengangkat dahan pohon tersebut, namun dahan pohon tersebut masih tidak bergeming sedikitpun, jangankan untuk terangkat, bahkan dahan pohon tersebut sama sekali tidak bergeser dari tempatnya, Lin Feng benar-benar tidak mengerti bagaimana bisa dahan pohon tersebut terasa sangat berat, bahkan Lin Feng sedang merasa seperti mencoba mengangkat baja dengan berat ribuan kilogram.


"Kenapa dahan pohon ini sangat berat?, aku bahkan tidak bisa menggesernya walaupun hanya sediki" ucap Lin Feng sedikit kesal.


"Sudah aku katakan kalau pohon ini adalah pohon roh, kau tidak akan bisa sembarangan mengangkatnya, lagi pula sebaiknya langsung kau masukkan saja kedalam cincin penyimpanan mu itu" ujar rusa tersebut.


"Baiklah" jawab Lin Feng kemudian memasukkan dahan pohon kedalam cincin penyimpanannya.


Setelah itu Lin Feng kembali berjalan mendekati rusa misterius yang mengaku sebagai jiwa dari pohon roh tersebut, namun saat Lin Feng memandangi rusa misterius tersebut Lin Feng tiba-tiba menyadari ada sesuatu yang berbeda dengan rusa itu, Lin Feng kemudian mencoba untuk mencari tahu apa yang terlihat berbeda, karena sebelumnya Lin Feng tidak terlalu memperhatikan rusa tersebut.


Setelah memperhatikan dengan seksama, Lin Feng akhirnya menemukan sesuatu yang berbeda pada rusa misterius tersebut, yang berbeda adalah tanduk rusa tersebut, sebelumnya tanduk rusa misterius tersebut sama seperti tanduk rusa pada umumnya atau rusa biasa, tapi sekarang tanduknya malah bercahaya dan memiliki banyak warna, seperti warna pelangi. Selain itu, salah satu cabang tanduk rusa tersebut juga nampak seperti terpotong.


"Kenapa tanduk mu itu bisa bercahaya?, padahal sebelumnya tidak seperti itu?, lalu kenapa salah satu cabang tanduk mu bisa terpotong?" tanya Lin Feng penasaran.


"Hahahaha tandukku memang seperti ini sejak awal, hanya saja tadi aku menyembunyikannya darimu, kalau cabang yang terpotong ini adalah cabang pohon yang sudah aku berikan kepadamu" jawab rusa tersebut.


"Benarkah?!, kalau begitu maafkan aku, aku benar-benar tidak tahu kalau ini adalah tanduk mu" ujar Lin Feng.


"Sudahlah, jangan dipikirkan lagi, kau juga tidak perlu meminta maaf kepadaku, karena aku sendiri yang memberikannya kepadamu" ucap rusa tersebut.


"Kalau begitu aku pergi dulu, semoga lain kali kita bisa bertemu lagi" lanjutnya kemudian menghilang.


"Terimakasih karena kau telah memberikan aku hadiah yang sangat luar biasa" jawab Lin Feng.


Setelah itu Lin Feng langsung kembali menuju ke gua yang sudah menjadi rumahnya di hutan para monster ini, Lin Feng nampak masih sangat penasaran dengan sosok rusa tersebut, terlebih lagi rusa misterius itu mengatakan bahwa dia mengenal Huise, hanya saja saat Lin Feng menanyakan tentang hubungan mereka, rusa tersebut hanya menjelaskan kalau dia hanya sebatas mengenal Huise saja.


**


Saat Lin Feng sedang melesat diantara pepohonan, tiba-tiba saja Lin Feng seperti mendengarkan suara seseorang yang sedang berteriak minta tolong, meskipun terdengar sangat samar, namun Lin Feng sangat yakin kalau itu adalah suara manusia dan bukan monster, dengan sigap Lin Feng langsung melesat ke arah sumber suara tersebut.


Lin Feng mau menuju ke sumber suara tersebut karena Lin Feng mengetahui, bahwa siapapun yang sedang berteriak minta tolong tersebut, tentunya dia sedang mengalami kesulitan dan tidak sedang berbohong, jika tempat ini bukanlah hutan para monster, mungkin saja Lin Feng tidak akan menghiraukannya, tapi hutan ini adalah hutan yang sangat berbahaya, tentunya alasan orang berteriak meminta tolong hanya ada satu, yaitu sedang kesulitan.


Apa yang Lin Feng pikirkan memang benar adanya, sebab setelah sampai di sumber suara yang berteriak meminta tolong, Lin Feng menemukan beberapa orang pemuda sedang berhadapan dengan tiga ekor monster harimau hitam, kelompok pemuda tersebut terdiri dari dua orang perempuan dan dua orang laki-laki, salah satu laki-laki nampak sedang terluka, sementara yang lainnya sedang berusaha menghadang ketiga monster harimau tersebut.


"Siapa mereka ini, apa mereka benar-benar bodoh sampai bisa berada di hutan yang sangat berbahaya ini" gumam Lin Feng.


"Hahh, sudahlah, sebaiknya aku bantu saja!" ucap Lin Feng kemudian melesat ke arah monster harimau.


Kemunculan Lin Feng yang tiba-tiba membuat ketiga harimau hitam tersebut sangat terkejut, bahkan pemuda yang sedang mencoba menghadang ketiga harimau tersebut juga sama kagetnya, pasalnya dia benar-benar tidak pernah menyangka akan ada orang lain di hutan tersebut selain dia dan teman-temannya.


Lin Feng sama sekali tidak menghiraukan keterkejutan pemuda yang ada di belakangnya ataupun ketiga monster harimau hitam yang ada di hadapannya, Lin Feng kemudian melesat ke arah salah satu monster harimau dan mendaratkan pukulan keras di kepala monster harimau hitam tersebut, pukulan Lin Feng yang sangat keras berhasil membuat harimau tersebut terlempar cukup jauh sampai menabrak pohon yang ada di belakangnya.


Tidak terima temannya terlempar karena serangan Lin Feng, dua monster harimau hitam lainnya kemudian menyerang Lin Feng dengan sangat cepat, namun saat serangan mereka hampir mengenai tubuh Lin Feng, tiba-tiba saja Lin Feng menghilang dan membuat serangan kedua monster harimau tersebut hanya mengenai udara kosong.


Lin Feng nampak kembali muncul di belakang kedua monster harimau tersebut, dengan sigap Lin Feng menangkap ekor keduanya dan kemudian menariknya hingga melemparkan kedua monster harimau hitam tersebut, saat kedua monster harimau sedang melayang di udara, Lin Feng meraih ranting kecil yang ada di samping kakinya, setelah itu Lin Feng langsung menghilang dan muncul lagi diantara kedua monster harimau yang sedang melayang di udara.


Dengan gerakan yang sangat cepat Lin Feng menebaskan ranting kecil tersebut ke arah leher kedua monster harimau dan membuat kepala mereka terpenggal saat itu juga, setelah itu Lin Feng kembali menghilang dan muncul lagi di dekat monster harimau yang sebelumnya terlempar ke pohon, Lin Feng kemudian melakukan hal yang sama kepada monster harimau tersebut dan akhirnya hanya dalam hitungan detik Lin Feng berhasil membunuh ketiga monster harimau tersebut.


"Ke-kekuatan yang sangat luar biasa" ucap pemuda yang sebelumnya menghadang monster harimau.


Pemuda tersebut nampak masih tercengang dengan tindakan yang dilakukan oleh Lin Feng, pemuda tersebut juga nampak sangat kagum dengan kehebatan Lin Feng, padahal mereka masih nampak seumuran tapi kekuatan Lin Feng sudah sangat jelas berada jauh di atasnya.


"Kau kenapa?" tanya Lin Feng.