Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-177. Kemunculan Naga Api Hitam


Feng Hao Chen benar-benar tidak bisa mempercayai apa yang tengah dilihat oleh matanya, ratusan monster dan Beast Spirit yang telah ia tundukkan malah nampak gemetaran dan takut, padahal seharusnya dia lah yang di takuti oleh para monster dan Beast Spirit tersebut, tingkah mereka sekarang seolah-olah menunjukkan bahwa mereka sedang bertemu dengan penguasanya.


"Ada apa ini, kenapa mereka sangat ketakutan? Bahkan selama ini mereka tidak pernah gemetaran di hadapanku, padahal aku sudah menundukkan mereka semua, sebenarnya apa yang mereka takuti?" gumam Feng Hao Chen.


"Ada apa dengan kalian semua, turuti perintahku dan habisi bocah itu sekarang juga!" ujar Feng Hao Chen.


Para monster dan Beast Spirit tersebut terlihat diam saja dan tidak merespon perkataan Feng Hao Chen, jangankan untuk menyerang Lin Feng, bahkan memandang wajah Lin Feng saja mereka tidak berani. Sebenarnya yang mereka takuti bukanlah Lin Feng, melainkan aura Huise yang keluar dari tubuh Lin Feng.


Setiap hewan, baik itu hewan biasa ataupun monster dan juga Beast Spirit, tentunya memiliki insting yang sangat kuat, meskipun sekarang Huise sedang berada di dalam tubuh Lin Feng, tapi hanya dengan merasakan auranya saja, sudah bisa membuat mereka semua tunduk dan merasa takut, tidak hanya itu saja, mereka semua tentunya juga mengetahui resiko apa yang akan mereka dapatkan, jika berani tidak tunduk di hadapan penguasanya.


Feng Hao Chen yang sangat kesal kemudian mengeluarkan pusaka Bola Kristal Jiwa dari cincin penyimpanannya, setelah itu Feng Hao Chen langsung mengalirkan energi Qi-nya kedalam bola kristal tersebut, agar dia bisa memaksa para monster dan Beast Spirit tersebut untuk menyerang Lin Feng.


"Dengarkan aku semuanya, hancurkan pemuda itu sekarang juga!" ujar Feng Hao Chen.


Bola kristal tersebut mengeluarkan cahaya yang sangat terang, dari dalam bola kristal tersebut juga keluar aura yang sangat aneh, tapi sayangnya, para monster dan Beast Spirit yang ada di sana masih saja diam dan tidak merespon perintah Feng Hao Chen, bahkan setelah Feng Hao Chen menggunakan pusaka yang bisa mengendalikan semua monster dan juga Beast Spirit.


"Yang mulia, apa yang terjadi? Kenapa mereka semua tidak melakukan apapun?" tanya ketua Organisasi Assassin.


"Aku juga tidak tahu! Padahal sebelumnya mereka semua masih mau menuruti perintahku" jawab Feng Hao Chen.


"Mereka semua tidak akan mendengarkan perkataanmu lagi, tapi mereka akan mendengarkan perkataan ku" ujar Lin Feng.


"Jangan bercanda! Memangnya kau ini siapa?" tanya Feng Hao Chen kesal.


"Kau!" ucap Lin Feng sambil mengarahkan pandangannya kepada Harimau iblis mata tiga. "Habisi mereka sekarang juga!" lanjutnya, sambil menunjuk ke arah Feng Hao Chen dan ketua Organisasi Assassin.


Harimau iblis mata tiga menundukkan kepalanya, setelah itu dia langsung menyerang Feng Hao Chen dan juga ketua Organisasi Assassin. Mereka berdua benar-benar dibuat kaget dengan hal tersebut, pasalnya mereka tidak pernah mengira bahwa harimau iblis mata tiga akan menuruti perkataan Lin Feng.


Feng Hao Chen berhasil menghindari serangan Harimau iblis mata tiga dengan sangat cepat, tapi tidak dengan ketua Organisasi Assassin, karena terlalu kaget melihat apa yang terjadi, ketua Organisasi Assassin tidak sempat menghindari serangan tersebut, hingga akhirnya serangan tersebut mengenai dirinya dan membuatnya terlempar sangat jauh.


Tidak hanya sekedar terlempar saja, bahkan ketua Organisasi Assassin langsung mati saat itu juga, dengan keadaan tubuh yang telah terpotong, karena terkena cakaran dari Harimau iblis mata tiga. Sementara Feng Hao Chen yang berhasil menghindar, langsung mencoba kembali untuk mengambil alih kendali semua monster dan Beast Spirit tersebut dengan menggunakan Bola Kristal Jiwa.


Akan tetapi, seberapa keras pun Feng Hao Chen mencoba, para monster dan Beast Spirit yang ada di sana tetap tidak merespon sama sekali, mereka semua tetap tidak dan juga tunduk di hadapan Lin Feng, bahkan Harimau iblis mata tiga terlihat sangat ingin membunuhnya dirinya, yang menandakan bahwa Harimau iblis mata tiga benar-benar tunduk dengan perintah Lin Feng.


"Sebenarnya ada apa ini? Kenapa bisa seperti ini?" gumam Feng Hao Chen kebingungan.


"Cih... kalau sudah begini, aku tidak punya pilihan lain lagi" ujar Feng Hao Chen.


BOOOOMMM!!!


Kristal kecil di tangan Feng Hao Chen tiba-tiba saja meledak dan ledakannya benar-benar sangat besar, bersamaan dengan ledakan besar tersebut, tiba-tiba saja muncul aura yang sangat mengerikan, bahkan sampai membuat para monster dan Beast Spirit kembali gemetaran karena rasa takut.


GRRROOOAARRR!!!


Dibalik asap yang beterbangan karena ledakan besar sebelumnya, terdengar suara raungan monster yang sangat keras, aura aneh yang sebelumnya juga terasa semakin bertambah besar, bahkan tubuh Lin Feng sendiri sampai sedikit bergetar hanya karena mendengar raungan keras tersebut.


"Huise, suara apa itu? Kenapa aku merasakan ada sesuatu yang aneh dari suara tersebut?" tanya Lin Feng.


"Tuan, situasi yang kita hadapi sekarang adalah situasi yang benar-benar gawat, tuan juga tidak punya pilihan lain selain mengeluarkan aku" jawab Huise.


"Apa maksudmu Huise?" tanya Lin Feng bingung.


"Suara raungan yang tuan dengar tadi adalah siaran raungan dari Naga api hitam, dia adalah salah satu penguasa Beast Spirit sama sepertiku" jawab Huise.


"Apa?! Bukankah kau adalah satu-satunya penguasa para monster dan Beast Spirit?"


"Tidak tuan, tapi masih ada beberapa penguasa lainnya, sekarang aku tidak bisa menjelaskannya secara rinci, tapi setelah semua ini selesai aku akan menjelaskannya kepada tuan" jawab Huise.


"Baiklah" ujar Lin Feng.


Setelah asap yang menutupi pandangan menghilang dibawa oleh angin, di atas langit istana kekaisaran terlihat seekor naga berwarna hitam dengan ukuran tubuh yang sangat besar, bentangan kedua sayap dari naga tersebut bahkan mencapai sepuluh meter lebih.


Lin Feng melebarkan kedua matanya saat melihat sosok naga yang sangat besar tersebut, tidak hanya ukuran tubuhnya yang sangat besar, bahkan tingkatan kekuatannya saja sama sekali tidak bisa diukur oleh Lin Feng, yang menandakan bahwa naga tersebut memanglah salah satu penguasa dari para Beast Spirit.


"Hahahaha, ada apa bocah sombong? Apa kau terkejut melihat Beast Spirit milikku?" tanya Feng Hao Chen.


"Yang kau katakan itu memang benar, aku memang terkejut saat mengetahui bahwa kau juga memiliki Beast Spirit penguasa" jawab Lin Feng.


"Apa maksudmu?" tanya Feng Hao Chen bingung mendengar jawaban Lin Feng.


"Maksudku adalah ini" jawab Lin Feng santai.